Sunday, May 31, 2026
19.7 C
Indonesia

RI dan Negara D-8 Tunda Rapat di Jakarta Buntut Perang Timur Tengah

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai RI dan Negara D-8 Tunda Rapat di Jakarta Buntut Perang Timur Tengah yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 (Developing-8) yang dijadwalkan berlangsung pada 15 April di Jakarta, diputuskan untuk ditunda penyelenggaraannya.

Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri Indonesia Tri Tharyat mengatakan Menteri Luar Negeri Sugiono sudah menandatangani surat penundaan KTT D-8.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Tadi malam Bapak Menteri Luar Negeri menandatangani surat dari Pak Menlu kepada mitra-mitranya yang berisikan penundaan pelaksanaan KTT D-8 dan juga seluruh rangkaian kegiatannya,” kata Tri saat konferensi pers di gedung Palapa Kemlu pada Jumat (13/3).

KTT D-8 mulanya dijadwalkan pada 15 April, Komisi Tingkat Menteri Luar Negeri (KTM) pada 14 April, dan Tingkat Komisioner pada 12-13 Maret.

Anggota negara-negara D-8 yakni Indonesia, Bangladesh, Mesir Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, Turki, dan Azerbaijan.

Indonesia, lanjut Tri, juga sudah berkomunikasi dengan Sekjen D-8, komisioner, dan duta besar RI di negara-negara anggota organisasi tersebut.

“Jadi info ini sudah diterima oleh semua negara-negara dan mereka memahami karena ini memang jalan yang terbaik yang harus kita putuskan,” ungkap Tri.

Namun, Tri tak mengungkapkan jadwal pengganti KTT D-8 di masa depan.

“Mengenai penetapan tanggal selanjutnya tentunya kita akan bicarakan sana lebih detail pada saatnya. Saat ini mungkin belum waktunya karena perkembangan yang masih terus berlangsung di wilayah Timur Tengah khususnya,” imbuh dia.

Penundaan KTT ini berlangsung saat Timur Tengah bergejolak. Kawasan ini membara usai Amerika Serikat dan Israel menggempur habis-habisan Iran sejak 28 Februari.

Iran lalu meluncurkan serangan balasan ke Israel dan aset militer AS ke Timur Tengah. Hingga kini, pertempuran di antara pihak-pihak itu terus terjadi.

(rnp/isa/dna)


Add

as a preferred
source on Google




Sumber

Sedang Hangat

Muncul Bukti Potong Misterius Setelah Lapor SPT, Segera Lakukan Ini! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Muncul Bukti...

Amerika Kacau Balau, Bandara Lumpuh-Ribuan Orang Jadi Korban – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Amerika Kacau...

PM Malaysia Anwar Ibrahim Terancam, Anak Didiknya Justru Membelot – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PM Malaysia...

36 Negara Sepakat Bikin Pengadilan Khusus Hukum Presiden Rusia Putin – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 36 Negara...

Topik Terbaru

Muncul Bukti Potong Misterius Setelah Lapor SPT, Segera Lakukan Ini! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Muncul Bukti...

Amerika Kacau Balau, Bandara Lumpuh-Ribuan Orang Jadi Korban – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Amerika Kacau...

PM Malaysia Anwar Ibrahim Terancam, Anak Didiknya Justru Membelot – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PM Malaysia...

36 Negara Sepakat Bikin Pengadilan Khusus Hukum Presiden Rusia Putin – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 36 Negara...

Prabowo-Macron Luncurkan Dewan Bisnis RI-Prancis, Kantongi Rp62,3 T

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo-Macron Luncurkan...

PBB Masukkan Israel dan Rusia ke Daftar Hitam, Ini Dosa Terbarunya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PBB Masukkan...

Dua Mahasiswa Jadi Tersangka Pembakaran Fakultas Pertanian USK Aceh

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dua Mahasiswa...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories