Saturday, July 11, 2026
23.7 C
Indonesia

Rusia Ancam AS Imbas ‘Ganggu’ Venezuela: Jangan Bikin Kesalahan Fatal!


Jakarta,

Rusia mewanti-wanti Amerika Serikat agar tak membuat kesalahan fatal menyusul operasi militer yang dilakukan Washington terhadap Venezuela belakangan ini.

Dalam pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri Rusia memantau ketat ketegangan pemerintahan Presiden Donald Trump dan Presiden Nicolas Maduro.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami mencatat upaya terus-menerus dan disengaja untuk meningkatkan ketegangan dengan sekutu kami, Venezuela. Keputusan sepihak yang menimbulkan ancaman terhadap pelayaran internasional sangat mengkhawatirkan,” demikian pernyataan Kemlu pada Kamis (18/12), dikutip TASS.

Mereka lalu berujar, “Semoga pemerintahan Trump, yang dikenal karena mengejar kebijakan rasional dan praktis, akan berhenti sebelum melakukan kesalahan fatal dan menahan diri meningkatkan ketegangan ke arah yang bisa menyebabkan konsekuensi tak terduga bagi seluruh Belahan Barat.”

Rusia lalu meminta kedua pihak melakukan dialog politik untuk menyelesaikan ketegangan yang berlangsung.

“Kami yakin bahwa langkah-langkah meredakan situasi dan menemukan solusi untuk masalah dan perbedaan yang ada, dengan menghormati norma-norma hukum internasional, diperlukan,” lanjut pernyataan itu.

Kemlu Rusia juga menegaskan Amerika Latin dan Karibia harus tetap menjadi zona perdamaian yang menjamin pembangunan yang stabil dan independen bagi negara-negara di kawasan ini.

Rusia lantas menunjukkan solidaritas mereka untuk rakyat Venezuela yang sedang berjuang, dan mendukung pemerintahan Maduro dalam melindungi kepentingan nasional dan kedaulatan negara tersebut.

Belakangan ini, Amerika Serikat dan Venezuela tegang. AS bahkan mengerahkan pasukan ke Ekuador untuk bekerja sama melawan narkoba.

Ekuador dan Venezuela merupakan negara tetangga yang dipisahkan Kolombia.

Sejak September, AS gencar melancarkan operasi melawan narkoba. Mereka bahkan menembak kapal di laut lepas Venezuela dan perairan Karibia dengan dalih operasi tersebut.

Kapal-kapal itu padahal mengangkut warga sipil. Penembakan juga dilakukan tanpa proses pengadilan.

Venezuela memandang upaya Trump memberantas narkoba di kawasan itu hanya dalih, niat sebenarnya adalah menggulingkan pemerintahan Maduro.

(isa/rds)


Sumber

Sedang Hangat

Sari Yuliati Puji Implementasi Biodiesel B50 Wujudkan Kemandirian Energi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sari Yuliati...

Pasar Saham Bergejolak, Bagaimana Strategi Investasi Tepat Pemula?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pasar Saham...

Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU di Tiga Kasus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Febrie Adriansyah...

Dapat Rp2,9 M Hasil Peras Anak Buah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dapat Rp2,9...

Penggrebekan Kerajaan Tipu-Tipu Kamboja, 1.100 WNI Ditahan di Imigrasi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penggrebekan Kerajaan...

Topik Terbaru

Sari Yuliati Puji Implementasi Biodiesel B50 Wujudkan Kemandirian Energi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sari Yuliati...

Pasar Saham Bergejolak, Bagaimana Strategi Investasi Tepat Pemula?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pasar Saham...

Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU di Tiga Kasus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Febrie Adriansyah...

Dapat Rp2,9 M Hasil Peras Anak Buah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dapat Rp2,9...

Penggrebekan Kerajaan Tipu-Tipu Kamboja, 1.100 WNI Ditahan di Imigrasi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penggrebekan Kerajaan...

KPK Sita Emas 2,5 Kg dan Uang dari Bupati Sukoharjo, Total Capai Rp 21,2 M

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Sita...

Sinergi BULOG dan Komisi IV DPR Dukung Kesejahteraan Petani

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sinergi BULOG...

Dua Nama Deputi Hilang saat Konpers Polda Metro, Ini Penjelasan KPK

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dua Nama...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories