Saturday, July 11, 2026
19.1 C
Indonesia

Logam di Kasus Bupati Langkat Bertuliskan ‘Platinium’, Keaslian Masih Dicek

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Logam di Kasus Bupati Langkat Bertuliskan ‘Platinium’, Keaslian Masih Dicek yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta

KPK masih melakukan pengecekan terhadap temuan logam diduga platinum di kasus Bupati Langkat nonaktif, Syah Afandin (SA) atau Ondim. Terbaru, KPK mengatakan pada logam tersebut ditemukan tulisan ‘Platinium’ alias bukan Platinum.

“Ada BB yang kita temukan terkait logam tertulis ‘platinium’ sebetulnya. Tertulisnya di fisik barangnya itu ‘platinium’. Itu juga baru diketahui di akhir-akhir proses juga,” ungkap Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein saat jumpa pers di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Taufik tak menyangkal bahwa penyidik sempat mengira logam tersebut bertuliskan platinum yang tentunya memiliki harga fantastis. Apalagi dengan jumlah yang ditemukan mencapai 55 keping.

Dia pun menyampaikan bahwa sampai saat ini, pihaknya masih meminta kepada ahli, baik dari Antam maupun Pegadaian, untuk pengecekan keaslian dari barang tersebut.

“Untuk keasliannya sampai saat ini kita masih berkoordinasi dengan beberapa ahli yang kemarin juga kami sudah sampaikan itu ada ada dari Antam, dari Pegadaian,” ujar Taufik.

Platinum sendiri termasuk logam yang jarang ditemukan dalam kasus korupsi. KPK lebih sering menemukan emas dalam kasus yang ditangani.

Diketahui, KPK telah menetapkan Ondim sebagai tersangka kasus suap fee proyek di lingkungan Pemkab Langkat dari operasi tangkap tangan (OTT). Ondim terjaring OTT KPK pada Kamis (2/7).

Ondim terjaring OTT bersama Yaqub Abdhal Al Mu’arif (YQB), tim sukses Ondim pada Pilkada 2024. Keduanya kemudian ditetapkan tersangka oleh KPK.

KPK menduga Ondim telah menerima Rp 800 juta dari Yaqub hingga April 2026. Pada Juni 2026, Ondim meminta Rp 300 juta, namun Yaqub diduga hanya sanggup memberi Rp 100 juta.

Selain suap, Ondim diduga menerima gratifikasi. Jumlahnya mencapai Rp 3,5 miliar.

(kuf/fca)

Sumber

Sedang Hangat

Iran Balas Trump Usai Diancam 1.000 Rudal Pasca Gencatan Senjata – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Iran Balas...

Bakal Tak Lagi Gratis, Segini Tarif Tol Sinasak-Simpang Panei

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bakal Tak...

Mojtaba Khamenei Janji Balas Dendam Atas Kematian Ali Khamenei – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mojtaba Khamenei...

Penyaluran Biodiesel B50 di SPBU Sumut Sudah 73,2 persen

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penyaluran Biodiesel...

Topik Terbaru

Iran Balas Trump Usai Diancam 1.000 Rudal Pasca Gencatan Senjata – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Iran Balas...

Bakal Tak Lagi Gratis, Segini Tarif Tol Sinasak-Simpang Panei

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bakal Tak...

Mojtaba Khamenei Janji Balas Dendam Atas Kematian Ali Khamenei – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mojtaba Khamenei...

Penyaluran Biodiesel B50 di SPBU Sumut Sudah 73,2 persen

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penyaluran Biodiesel...

Polisi Tangerang Tangkap Pria Viral Pelaku Penusukan Random

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Tangerang...

Kawal Kasus Febrie Adriansyah, DPR Turun Tangan Bentuk Timwas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kawal Kasus...

Sari Yuliati Puji Implementasi Biodiesel B50 Wujudkan Kemandirian Energi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sari Yuliati...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories