Sunday, August 30, 2026
23.6 C
Indonesia

Rupiah Terancam Jebol Rp18 Ribu, Pengamat Wanti-wanti Jadi Level Baru

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rupiah Terancam Jebol Rp18 Ribu, Pengamat Wanti-wanti Jadi Level Baru yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Pengamat pasar keuangan memandang peluang penguatan ilai tukar rupiah terhadap dolar AS cenderung terbatas imbas dinamika sentimen eksternal.

Mengacu data perdagangan Kamis (2/7), rupiah terpantau melemah 43 poin atau 0,24 persen ke level Rp17.995 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Kondisi itu terjadi di tengah meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) dan menjelang rilis data ketenagakerjaan nonfarm payrolls (NFP) AS.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Analis DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan sentimen eksternal tersebut membuat peluang penguatan rupiah masih terbatas. Bahkan, menurutnya, rupiah berpotensi menyentuh level psikologis Rp18 ribu per dolar AS.

“Saya kira Rp18 ribu mungkin saja. Hari-hari ini pasar sangat padat dengan data ekonomi. Investor masih mengantisipasi data NFP AS malam ini sehingga masih enggan masuk ke aset-aset berisiko,” ujar Lukman di Kantor DOO Financial Futures, Jakarta, Kamis (2/7).



Menurut Lukman, konsensus pasar memang memperkirakan penambahan tenaga kerja AS sekitar 110 ribu pada Juni. Namun, justru ekspektasi yang relatif rendah membuat pasar khawatir data aktual bisa lebih kuat dari perkiraan sehingga memperbesar peluang The Fed mempertahankan sikap hawkish.

[Gambas:Youtube]

Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga kembali menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Meski demikian, Lukman menilai Bank Indonesia (BI) harus mencegah rupiah bertahan terlalu lama di atas level Rp18 ribu per dolar AS.

“Itu level yang sangat penting. Rupiah boleh melewati Rp18 ribu, tetapi jangan sampai bertahan terlalu lama di sana. Kalau terlalu lama, nanti bisa menjadi level baru,” katanya.

Untuk itu, ia menilai BI masih memiliki ruang untuk kembali menaikkan suku bunga acuan demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

“Menurut saya masih ada ruang minimal 50 basis poin sampai 6,25 persen. Pelemahan rupiah beberapa waktu terakhir juga sejalan dengan kebijakan BI yang memangkas suku bunga,” ujarnya.

Lukman mengakui kenaikan suku bunga memang berpotensi menahan laju pertumbuhan ekonomi. Namun, menurutnya, stabilitas nilai tukar tetap perlu menjadi prioritas.

“Kalau rupiah terus tertekan, mana yang lebih penting? Menurut saya, mengorbankan sedikit ekonomi tidak masalah selama rupiah bisa stabil,” katanya.

(lau/ins)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

13 Tindak Pidana Ini Masuk RUU Perampasan Aset, Ini Daftar Lengkapnya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 13 Tindak...

13 Tindak Pidana yang bisa Dikenai Perampasan Aset

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 13 Tindak...

Komisi IX DPR Minta Kemenkes Turun Tangani ISPA Imbas Karhutla di Kalbar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi IX...

Sudah Gajian, Yuk Belanja di Transmart Full Day Sale Diskon 50% + 20%

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sudah Gajian,...

Korban Tewas Capai 682 Orang, Nepal-Tibet Masih Dihantui Banjir Besar – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Korban Tewas...

Topik Terbaru

13 Tindak Pidana Ini Masuk RUU Perampasan Aset, Ini Daftar Lengkapnya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 13 Tindak...

13 Tindak Pidana yang bisa Dikenai Perampasan Aset

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 13 Tindak...

Komisi IX DPR Minta Kemenkes Turun Tangani ISPA Imbas Karhutla di Kalbar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi IX...

Sudah Gajian, Yuk Belanja di Transmart Full Day Sale Diskon 50% + 20%

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sudah Gajian,...

Korban Tewas Capai 682 Orang, Nepal-Tibet Masih Dihantui Banjir Besar – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Korban Tewas...

Pelaku Perusakan Hutan Dihukum Mati – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pelaku Perusakan...

GRIB Jaya Buka Suara soal Hercules Ada di Lokasi Kericuhan 27 Agustus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai GRIB Jaya...

Ancam Balas Dendam, China Siap Lawan Tarif Impor AS

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ancam Balas...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories