Friday, July 3, 2026
18.9 C
Indonesia

Rupiah Terancam Jebol Rp18 Ribu, Pengamat Wanti-wanti Jadi Level Baru

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rupiah Terancam Jebol Rp18 Ribu, Pengamat Wanti-wanti Jadi Level Baru yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Pengamat pasar keuangan memandang peluang penguatan ilai tukar rupiah terhadap dolar AS cenderung terbatas imbas dinamika sentimen eksternal.

Mengacu data perdagangan Kamis (2/7), rupiah terpantau melemah 43 poin atau 0,24 persen ke level Rp17.995 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Kondisi itu terjadi di tengah meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) dan menjelang rilis data ketenagakerjaan nonfarm payrolls (NFP) AS.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Analis DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan sentimen eksternal tersebut membuat peluang penguatan rupiah masih terbatas. Bahkan, menurutnya, rupiah berpotensi menyentuh level psikologis Rp18 ribu per dolar AS.

“Saya kira Rp18 ribu mungkin saja. Hari-hari ini pasar sangat padat dengan data ekonomi. Investor masih mengantisipasi data NFP AS malam ini sehingga masih enggan masuk ke aset-aset berisiko,” ujar Lukman di Kantor DOO Financial Futures, Jakarta, Kamis (2/7).



Menurut Lukman, konsensus pasar memang memperkirakan penambahan tenaga kerja AS sekitar 110 ribu pada Juni. Namun, justru ekspektasi yang relatif rendah membuat pasar khawatir data aktual bisa lebih kuat dari perkiraan sehingga memperbesar peluang The Fed mempertahankan sikap hawkish.

[Gambas:Youtube]

Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga kembali menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Meski demikian, Lukman menilai Bank Indonesia (BI) harus mencegah rupiah bertahan terlalu lama di atas level Rp18 ribu per dolar AS.

“Itu level yang sangat penting. Rupiah boleh melewati Rp18 ribu, tetapi jangan sampai bertahan terlalu lama di sana. Kalau terlalu lama, nanti bisa menjadi level baru,” katanya.

Untuk itu, ia menilai BI masih memiliki ruang untuk kembali menaikkan suku bunga acuan demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

“Menurut saya masih ada ruang minimal 50 basis poin sampai 6,25 persen. Pelemahan rupiah beberapa waktu terakhir juga sejalan dengan kebijakan BI yang memangkas suku bunga,” ujarnya.

Lukman mengakui kenaikan suku bunga memang berpotensi menahan laju pertumbuhan ekonomi. Namun, menurutnya, stabilitas nilai tukar tetap perlu menjadi prioritas.

“Kalau rupiah terus tertekan, mana yang lebih penting? Menurut saya, mengorbankan sedikit ekonomi tidak masalah selama rupiah bisa stabil,” katanya.

(lau/ins)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

WNA ‘Camping’ di Trotoar Kantor UNHCR Jaksel Ditertibkan, Bakal Direlokasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai WNA 'Camping'...

Pertamina Ajak Masyarakat Ikut Awasi Penyaluran Energi di Lapangan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Ajak...

Viral Ruko di Bekasi Curi Listrik Diduga untuk Tambang Bitcoin

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Viral Ruko...

Apartemen Kebakaran, 5 Orang Tewas-Ratusan Dievakuasi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Apartemen Kebakaran,...

Xi Jinping Sahkan UU Baru, Minoritas Terancam – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Xi Jinping...

Topik Terbaru

WNA ‘Camping’ di Trotoar Kantor UNHCR Jaksel Ditertibkan, Bakal Direlokasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai WNA 'Camping'...

Pertamina Ajak Masyarakat Ikut Awasi Penyaluran Energi di Lapangan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Ajak...

Viral Ruko di Bekasi Curi Listrik Diduga untuk Tambang Bitcoin

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Viral Ruko...

Apartemen Kebakaran, 5 Orang Tewas-Ratusan Dievakuasi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Apartemen Kebakaran,...

Xi Jinping Sahkan UU Baru, Minoritas Terancam – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Xi Jinping...

DPR Respons Pendapatan Driver Turun Meski Tarif Ojol Dipangkas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai DPR Respons...

Siskeudes Dapat Penghargaan dari PBB, Kemendagri Ungkap Akuntabilitas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Siskeudes Dapat...

Evakuasi Pilot Pesawat AMA Korban KKB di Yahukimo Terkendala Cuaca

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Evakuasi Pilot...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories