Thursday, October 8, 2026
18.6 C
Indonesia

Purbaya Beri Kredit Rp2 T untuk Industri Furnitur hingga Tekstil


Jakarta, —

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menambah alokasi kredit untuk industri furnitur hingga tekstil, dari semula Rp200 miliar menjadi Rp2 triliun.

Itu menyusul aduan dari para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). Menurutnya, para pelaku usaha sekarang bisa mengajukan kredit ke Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

“Ternyata kalau kita lihat dari LPEI Rp200 miliar. Sekarang kita siapkan (kredit) Rp2 triliun untuk perusahaan tekstil maupun furnitur,” ungkap Purbaya dalam Konferensi Pers di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (23/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Jadi, mereka bisa datang ke LPEI, bunganya 6 persen. Itu yang saya janjikan ke mereka (pengusaha), sudah bisa mereka datangi LPEI,” tegasnya.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kredit tersebut disalurkan untuk mendukung aktivitas ekspor para pengusaha lokal.

Sebelumnya, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie dan jajaran menyambangi kantor Menkeu Purbaya untuk membahas industri furnitur hingga elektronik. Ia menilai perlu ada deregulasi atau insentif yang diberikan pemerintah agar surplus perdagangan di sektor tersebut tidak semakin tipis.

Pria yang akrab disapa Anin itu juga menyoroti tekanan tarif impor yang diberlakukan Amerika Serikat (AS) sebesar 19 persen. Terlebih, pasar Negeri Paman Sam menyerap sekitar 54 persen dari total ekspor mebel dan kerajinan Indonesia.

“Industri ini (furnitur) tumbuh cukup sehat, akan tetapi surplus perdagangannya mengecil. Kenapa? Karena juga ada impor yang masuk ke dalam domestik. Nah, jadi di sini kita tadi mendiskusikan kira-kira deregulasi atau insentif apa yang bisa dilakukan,” tutur Anin usai bertemu Purbaya di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat (19/12).

Akhirnya, para pengusaha mengklaim aktif melakukan diversifikasi ekspor ke pasar non-tradisional. Pengiriman barang-barang furnitur itu sekarang menyasar wilayah lain, seperti Uni Eropa dan Kanada.

(skt/pta)


Sumber

Sedang Hangat

Pakar Soroti Pihak yang Paling Bertanggung Jawab soal Ijazah Gibran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pakar Soroti...

PKS Terima Draft RUU Pencegahan LGBTQ dari MUI, Siap Perjuangkan di DPR

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PKS Terima...

Luhut Sebut Subsidi Barang Bakal Diganti Tunai Bertahap

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Luhut Sebut...

5 Fakta Singapura Sita Aset Anak Taipan Sawit RI Surya Darmadi Rp1,9 T – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 5 Fakta...

FOTO: Penampakan Kawasan Kompleks Legislatif dan Yudikatif IKN

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai FOTO: Penampakan...

Topik Terbaru

Pakar Soroti Pihak yang Paling Bertanggung Jawab soal Ijazah Gibran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pakar Soroti...

PKS Terima Draft RUU Pencegahan LGBTQ dari MUI, Siap Perjuangkan di DPR

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PKS Terima...

Luhut Sebut Subsidi Barang Bakal Diganti Tunai Bertahap

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Luhut Sebut...

5 Fakta Singapura Sita Aset Anak Taipan Sawit RI Surya Darmadi Rp1,9 T – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 5 Fakta...

FOTO: Penampakan Kawasan Kompleks Legislatif dan Yudikatif IKN

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai FOTO: Penampakan...

Wapres Anak Mantan Presiden Diselidiki, Terkait Dana China-Hong Kong – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wapres Anak...

Momen Menko PMK Sugiono Santap MBG Bareng Siswa SDN di Cibinong

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Momen Menko...

PLN dan The Climate Group Teken MoU Kembangkan Produk Energi Hijau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PLN dan...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories