Wednesday, April 15, 2026
23 C
Indonesia

Prediksi Kemarau Panjang, 410 Ribu KK di Jatim Terancam Kekeringan

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prediksi Kemarau Panjang, 410 Ribu KK di Jatim Terancam Kekeringan yang sedang hangat diperbincangkan.


Surabaya,

Kemarau panjang diprediksi akan melanda Provinsi Jawa Timur (Jatim) tahun ini. Diperkirakan, sebanyak lebih dari 410 ribu kepala keluarga (KK) bakal terdampak kekeringan.

Hal tersebut didapat dari hasil pemetaan dampak kekeringan dan krisis air bersih yang mengancam oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan perkiraan BPBD, wilayah yang terancam kekeringan itu mencakup 222 kecamatan dan 815 desa di 26 kecamatan di Jatim. Sebanyak 410.514 Kepala Keluarga (KK) bakal terdampak.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto mengatakan, wilayah Pulau Madura menjadi titik paling rawan. Kabupaten Sampang mencatatkan potensi dampak terbesar dengan 109.446 KK di 14 kecamatan, disusul Pamekasan dengan 63.171 KK.

“Bojonegoro tercatat memiliki 36.585 KK terdampak di 11 kecamatan dan 89 desa, sedangkan Bangkalan mencapai 36.950 KK di 10 kecamatan dan 59 desa,” ujar Gatot saat dikonfirmasi, Jumat (3/4).

Gatot menjelaskan, langkah jangka pendek yang diambil pihaknya saat ini adalah distribusi air bersih secara masif serta pembagian tandon air di titik-titik kritis. Salah satunya, Kabupaten Tuban yang dilaporkan sudah mulai mengalami kekeringan lebih awal dibandingkan wilayah lain.

“Saat ini masih dilakukan oleh BPBD kabupaten apabila membutuhkan droping seperti yang terjadi di Tuban,” kata dia.

Selain krisis air, BPBD Jatim juga menyiagakan personel untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap menyertai fenomena kemarau panjang.

BPBD Jatim memastikan akan menyokong penuh kebutuhan logistik di tingkat daerah. Jika anggaran darurat di level kabupaten/kota mulai menipis, Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap memberikan bantuan tambahan melalui dana tak terduga.

“Kami support bila kabupaten tidak memiliki anggaran ataupun anggarannya telah menipis. Menyesuaikan dengan kebutuhan mereka mengajukan dan kami akan ajukan ke gubernur sesuai kebutuhan tersebut,” kata Gatot.

(frd/asr)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Hot this week

20 Komodo NTT Diselundupkan ke Thailand, Nilai Jual Capai Rp10 Miliar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 20 Komodo...

KPK Periksa Pengusaha Rokok Buntut Kasus Dugaan Korupsi di Bea Cukai – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Periksa...

Laba Bersih Inalum Naik 15% di 2025, Tembus Rp2,44 Triliun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Laba Bersih...

Horor Detik-detik Penembak Masuk ke Sekolah Turki dan Lukai 16 Orang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Horor Detik-detik...

Topics

20 Komodo NTT Diselundupkan ke Thailand, Nilai Jual Capai Rp10 Miliar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 20 Komodo...

KPK Periksa Pengusaha Rokok Buntut Kasus Dugaan Korupsi di Bea Cukai – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Periksa...

Laba Bersih Inalum Naik 15% di 2025, Tembus Rp2,44 Triliun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Laba Bersih...

Horor Detik-detik Penembak Masuk ke Sekolah Turki dan Lukai 16 Orang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Horor Detik-detik...

Bangun Megaproyek Hilirisasi Miliaran Dolar, Inalum Beberkan 2 Isu Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bangun Megaproyek...

Menko Airlangga Buka Suara Soal KEK Ganja Medis di RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menko Airlangga...

Negara Ini Jadi Korban Perang AS-Israel Vs Iran, Kondisi Babak Belur

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Negara Ini...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img