Wednesday, August 26, 2026
26.7 C
Indonesia

Prediksi Kemarau Panjang, 410 Ribu KK di Jatim Terancam Kekeringan

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prediksi Kemarau Panjang, 410 Ribu KK di Jatim Terancam Kekeringan yang sedang hangat diperbincangkan.


Surabaya,

Kemarau panjang diprediksi akan melanda Provinsi Jawa Timur (Jatim) tahun ini. Diperkirakan, sebanyak lebih dari 410 ribu kepala keluarga (KK) bakal terdampak kekeringan.

Hal tersebut didapat dari hasil pemetaan dampak kekeringan dan krisis air bersih yang mengancam oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan perkiraan BPBD, wilayah yang terancam kekeringan itu mencakup 222 kecamatan dan 815 desa di 26 kecamatan di Jatim. Sebanyak 410.514 Kepala Keluarga (KK) bakal terdampak.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto mengatakan, wilayah Pulau Madura menjadi titik paling rawan. Kabupaten Sampang mencatatkan potensi dampak terbesar dengan 109.446 KK di 14 kecamatan, disusul Pamekasan dengan 63.171 KK.

“Bojonegoro tercatat memiliki 36.585 KK terdampak di 11 kecamatan dan 89 desa, sedangkan Bangkalan mencapai 36.950 KK di 10 kecamatan dan 59 desa,” ujar Gatot saat dikonfirmasi, Jumat (3/4).

Gatot menjelaskan, langkah jangka pendek yang diambil pihaknya saat ini adalah distribusi air bersih secara masif serta pembagian tandon air di titik-titik kritis. Salah satunya, Kabupaten Tuban yang dilaporkan sudah mulai mengalami kekeringan lebih awal dibandingkan wilayah lain.

“Saat ini masih dilakukan oleh BPBD kabupaten apabila membutuhkan droping seperti yang terjadi di Tuban,” kata dia.

Selain krisis air, BPBD Jatim juga menyiagakan personel untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap menyertai fenomena kemarau panjang.

BPBD Jatim memastikan akan menyokong penuh kebutuhan logistik di tingkat daerah. Jika anggaran darurat di level kabupaten/kota mulai menipis, Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap memberikan bantuan tambahan melalui dana tak terduga.

“Kami support bila kabupaten tidak memiliki anggaran ataupun anggarannya telah menipis. Menyesuaikan dengan kebutuhan mereka mengajukan dan kami akan ajukan ke gubernur sesuai kebutuhan tersebut,” kata Gatot.

(frd/asr)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

3 Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Belum Ditahan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3 Tersangka...

Tiba di Nagekeo NTT, Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Pascagempa di Tenda

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tiba di...

Tak Cuma Kripto, Bappenas Sebut Manfaat Blockchain Buat Petani

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tak Cuma...

Gambaran Awal Asumsi Makro RAPBN 2027 – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gambaran Awal...

4.770 Formasi Dibuka di IPDN-STAN – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 4.770 Formasi...

Topik Terbaru

3 Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Belum Ditahan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3 Tersangka...

Tiba di Nagekeo NTT, Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Pascagempa di Tenda

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tiba di...

Tak Cuma Kripto, Bappenas Sebut Manfaat Blockchain Buat Petani

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tak Cuma...

Gambaran Awal Asumsi Makro RAPBN 2027 – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gambaran Awal...

4.770 Formasi Dibuka di IPDN-STAN – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 4.770 Formasi...

Penyebab Pesawat Cassa Milik TNI Tergelincir di Bandara Hasanuddin

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penyebab Pesawat...

KPK Panggil Kadis PUPR Bengkulu soal Temuan Duit Rp 4 M di Rumahnya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Panggil...

Rupiah Menanjak ke Level Rp17.695 per Dolar AS Hari Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rupiah Menanjak...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories