Tuesday, July 7, 2026
18.1 C
Indonesia

Prabowo Teken PP Pengupahan, Tetapkan Formula Baru Kenaikan Upah 2026


Jakarta,

Menteri Ketenagakerjaan (Manaker) Yassierli mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pengupahan untuk tahun 2026 pada hari ini, Selasa (16/12).

“Alhamdullah, PP Pengupahan telah ditandatangani oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto pada hari ini, Selasa, 16 Desember 2025,” kata Yassierli dalam keterangan tertulis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yassierli menyebut penyusunan PP Pengupahan ini telah melalui kajian dan pembahasan yang cukup panjang. Ia mengungkapkan Prabowo menetapkan formula baru dalam menetapkan upah tahun 2026.

“Setelah memperhatikan masukan dan aspirasi dari berbagai pihak, khususnya dari Serikat Pekerja/Serikat Buruh, akhirnya Bapak Presiden memutuskan formula kenaikan upah sebesar Inflasi + (Pertumbuhan Ekonomi x Alfa) dengan rentang Alfa 0,5-0,9,” ujarnya.

“Tentunya, kebijakan Bapak Presiden ini sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan putusan MK Nomor 168/ 2023,” kata politikus PKS tersebut menambahkan.

Yassierli menjelaskan bahwa Perhitungan kenaikan upah minimum 2026 akan dilakukan oleh Dewan Pengupahan Daerah untuk disampaikan sebagai rekomendasi kepada Gubernur.

Menurutnya, PP Pengupahan tersebut juga mengatur terkait penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK)

Selain itu juga, ada ketentuan bahwa Gubernur wajib menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) dan juga dapat menetapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK).

“Khusus untuk tahun 2026, Gubernur menetapkan besaran kenaikan upah selambat- lambatnya tanggal 24 Desember 2025,” ujarnya.

Pada tahun 2025, formula penghitungan UMP ditetapkan dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025.

Dalam Pasal 2 ayat (2) Permenaker 16/2024, menetapkan bahwa UMP 2025 = UMP 2024 + Nilai Kenaikan UMP.

Nilai kenaikan UMP 2025 yang ditetapkan adalah sebesar 6,5 persen.

(fra/ldy/fra)


Sumber

Sedang Hangat

KemenPU Pastikan Tak Ada Penggunaan APBN Biayai Menteri & Keluarga ke AS

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KemenPU Pastikan...

Sekjen Kementerian PU Soal Istri-Anak Menteri ke AS: Tak Pakai APBN

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sekjen Kementerian...

Kasatgas Tinjau Jalan Werlah di Bener Meriah, Siapkan Jalur Alternatif

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kasatgas Tinjau...

Purbaya Respons Soal Risiko Praktik ‘Capital Round Tripping’ di PFII – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Respons...

Topik Terbaru

KemenPU Pastikan Tak Ada Penggunaan APBN Biayai Menteri & Keluarga ke AS

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KemenPU Pastikan...

Sekjen Kementerian PU Soal Istri-Anak Menteri ke AS: Tak Pakai APBN

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sekjen Kementerian...

Kasatgas Tinjau Jalan Werlah di Bener Meriah, Siapkan Jalur Alternatif

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kasatgas Tinjau...

Purbaya Respons Soal Risiko Praktik ‘Capital Round Tripping’ di PFII – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Respons...

Rumah Eks Wamen Digerebek, Rp 430 M Disembunyikan di Botol Air Mineral – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rumah Eks...

Pemerintah Sepakat Kebut Pemulihan Akses Jalan-Jembatan di Bener Meriah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Sepakat...

Swadharma Bhakti Nagara, 80 Tahun BNI Bersama Negeri

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Swadharma Bhakti...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories