Sunday, November 1, 2026
31.5 C
Indonesia

Viral Bangunan Baru di Kawasan Istana, Fadli Zon Jamin Tak Ubah Cagar Budaya

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Viral Bangunan Baru di Kawasan Istana, Fadli Zon Jamin Tak Ubah Cagar Budaya yang sedang hangat diperbincangkan.

Jakarta –

Menteri Kebudayaan Fadli Zon buka suara soal viral bangunan baru di dalam area kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Dia menyebut bangunan baru itu tidak menjadi masalah karena tidak mengubah cagar budaya.

“Tidak ada masalah saya kira. Ya, kita kan ada bangunan-bangunan yang merupakan cagar budaya, (bangunan baru) itu kan bukan di bangunan cagar budaya. Jadi tidak ada masalah,” kata Fadli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Fadli mengatakan bangunan baru akan menjadi masalah jika mengubah bangunan yang berstatus cagar budaya. Dia memastikan bangunan baru berdiri di lahan kosong.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



“Yang ada masalah itu kalau dia sudah ditetapkan sebagai cagar budaya, nah itu dibongkar. Nah seperti yang terjadi di Gorontalo. Nah itu tidak boleh. Ya, itu ada aturannya,” ujarnya.

“Karena dia di tanah yang juga kosong dan memang untuk keperluan ini kan bagian yang, bagian dari living heritage, tidak mengubah yang lain,” lanjut Fadli.

Dia juga bicara soal bagian belakang Istana Merdeka yang mengalami perubahan. Dia menyebut perubahan bersifat mendukung konstruksi bangunan dan sudah melewati kajian matang.

“Ya nggak ada masalah. Pada dasarnya yang mendukung termasuk konstruksi, tampilan aslinya itu semuanya itu sudah melalui satu kajian juga,” ujarnya.

Fungsi Bangunan Baru

Fadli Zon menjelaskan bangunan baru di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta diperuntukan sebagai ruang pertemuan skala besar. Dia menyebut fungsinya seperti gedung serbaguna.

“Ya kita ini kan di sini kekurangan tempat ya, untuk misalnya melakukan pertemuan-pertemuan yang besar, ya makanya kan berapa kali ini selalu pakai tenda ya. Ya mungkin gedung semacam serbaguna gitu ya,” ujarnya.

Fadli tidak menjelaskan rinci terkait pembangunan gedung tersebut karena menurutnya ranah Kemensetneg. Dia hanya mengatakan Istana kekurangan ruang-ruang pertemuan.

“Nanti kalau itu kan Setneg dan Setkab yang ngatur, tapi memang kita kekurangan. Untuk ruangan-ruangan lihat saja sangat sempit, kecil ya, dan memang kita harapkan harus ada tempat-tempat baru yang bisa digunakan,” ujarnya.

Halaman 2 dari 2

(eva/haf)





Sumber

Sedang Hangat

KPU Respons Putusan MA soal Suket SMA Gibran, Ungkit Tahapan Pemilu

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPU Respons...

Oncology Center RSUD Pasar Minggu Perkuat Layanan Kanker

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Oncology Center...

Transisi Energi di ASEAN Butuh Dana Jumbo US$400 Miliar per Tahun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Transisi Energi...

Anwar Abbas Desak Houthi-Arab Saudi Damai: Perang Ganggu Jemaah Umrah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Anwar Abbas...

Gerindra, PDIP & PKB Respons Putusan MA soal Suket Gibran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gerindra, PDIP...

Topik Terbaru

KPU Respons Putusan MA soal Suket SMA Gibran, Ungkit Tahapan Pemilu

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPU Respons...

Oncology Center RSUD Pasar Minggu Perkuat Layanan Kanker

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Oncology Center...

Transisi Energi di ASEAN Butuh Dana Jumbo US$400 Miliar per Tahun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Transisi Energi...

Anwar Abbas Desak Houthi-Arab Saudi Damai: Perang Ganggu Jemaah Umrah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Anwar Abbas...

Gerindra, PDIP & PKB Respons Putusan MA soal Suket Gibran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gerindra, PDIP...

Siap-siap, Hari Ini Transmart Full Day Sale Hujan Diskon 50% + 20%

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Siap-siap, Hari...

Jerman Chaos! Demo Gen Z bak Medan Perang, Toko-Toko Dijarah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jerman Chaos!...

HNW Dorong Revisi UU Pemilu Pisahkan Jadwal Pileg, Piplres, dan Pilkada

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai HNW Dorong...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories