Tuesday, June 2, 2026
20.2 C
Indonesia

Nestapa Warga Kemayoran, Harta Benda Sekejap Jadi Jelaga

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Nestapa Warga Kemayoran, Harta Benda Sekejap Jadi Jelaga yang sedang hangat diperbincangkan.

Jakarta

Kebakaran hebat permukiman padat di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran. Kebakaran ini kini menyisakan nestapa para warga yang menjadi korban.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 250 rumah warga dilaporkan hangus terbakar. Dilaporkan 350 keluarga terdampak. Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau mulai kembali normal

Kebakaran sendiri telah padam setelah 7 jam. Petugas damkar menerima informasi awal kebakaran pada Senin (1/6/2026), sekitar pukul 20.55 WIB, operasi pemadaman dimulai pukul 21.05 WIB. Sementara waktu selesai operasi pemadaman pada pukul 04.15 WIB.

Sebanyak 3 orang mengalami luka-luka akibat kebakaran ini. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

Kronologi Kebakaran

Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiyansyah menerangkan pihaknya menerima informasi kebakaran terjadi pukul 21.10 WIB Senin (1/6) malam. Kebakaran terjadi di RT 02 RW 04 belakang Pasar Jiung.

“Pada hari Senin tanggal 01 Juni 2026 sekira pukul 21.10 WIB, Polsek Kemayoran mendapatkan informasi telah terjadi kebakaran di Kemayoran Gempol belakang Pasar Jiung, RT 002 atau Gabungan RW. 04 Kel. Kebon Kosong Kemayoran Jakpus,” kata Agung kepada wartawan, Selasa (2/6).

Api semula muncul dari 2 rumah warga diduga akibat korsleting listrik. Agung menyebut api tiba-tiba langsung membesar.

“Menurut keterangan dari Saksi 1 sekitar Pukul 21.00 WIB, tiba-tiba Api muncul dari 2 rumah di belakang saksi, diketahui rumah Bapak Darmansyah (dugaan awal) korsleting listrik dan tiba tiba langsung membesar,” ungkap Agung.

Agung mengungkap beberapa warga berusaha untuk memadamkan api. Namun api masih terus menyala bahkan membesar.

“Lalu oleh beberapa warga sekitar langsung berupaya memadamkan menggunakan 3 Buah APAR milik Sekretariat RW. 04, namun api sudah menyala membesar,” katanya.

Sebanyak 3 orang mengalami luka-luka akibat kebakaran ini. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit.

“Korban luka, 3 orang dengan perincian 2 orang di RS Hermina Kemayoran & 1 orang dirujuk ke RSCM,” kata Agung.

Penampakan Sisa Puing-puing

Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (2/6/2026) pukul 08.50 WIB, petugas pemadam kebakaran masih bersiaga di sekitar lokasi. Asap masih tampak keluar dari tumpukan material rumah yang hangus terbakar.

Warga yang rumahnya hangus terbakar juga mulai membersihkan sisa puing. Beberapa dari mereka juga tampak menggali puing, berharap masih ada sisa yang bisa diselamatkan.

Rumah-rumah warga tampak porak-poranda. Garis polisi juga telah terpasang di lokasi.

Kebakaran besar yang melanda permukiman padat di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, tidak hanya meninggalkan puing-puing bangunan, tetapi juga menghadirkan tantangan besar terkait pemulihan hunian bagi ratusan keluarga terdampak. Sedikitnya 250 rumah dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa yang berlangsung selama berjam-jam pada Senin (1/6) malam. Sekitar 350 kepala keluarga terdampak akibat musibah tersebut. Foto: Pradita Utama / detikfoto

Nestapa Korban

Sejumlah warga kehilangan harta bendanya akibat kebakaran besar ini. Salah satunya, Lilis (46), rumahnya hangus terbakar bersama seluruh tabungan yang disiapkan untuk wisuda anaknya di Solo.

Saat ditemui di Kawasan Kemayoran, Pasar Jiung, Jakarta Pusat , Selasa (2/6), Lilis menceritakan api muncul begitu cepat hingga dirinya tak sempat menyelamatkan barang-barang berharga di rumahnya.

“Ada kebakaran, ada kebakaran gitu lah. Saya kan tinggalnya di atas dekat tanaman dia. Saya langsung turun. Api itu udah warga sudah ada yang nyiramin, saya aja ikut nyiramin sama suami saya,” kata Lilis.

Malam itu warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan air dari penampungan rumah masing-masing. Namun, kobaran api justru semakin besar.

“Pakai air dari keran aja. Kita penampungan seember guyurin, eh habis diguyur malah tambah gede. Itu kan kabel-kabel semua, tiang listrik. Cepat banget kejadiannya,” ujarnya.

Rumah Lilis berada tepat di samping titik awal kebakaran. Bangunan semipermanen dari tripleks membuat api dengan cepat menjalar ke rumah-rumah lain.

“Saya nggak mikirin barang saya sendiri. Pas api membesar, saya langsung keluar. Sempat narik mukena sama sajadah terus dilemparin ke bawah, habis itu kabur,” tuturnya.

Kebakaran Sisakan Tangis

Saodah tak kuasa menahan tangis saat menceritakan detik-detik kebakaran. Saodah tengah beristirahat di rumah saat kebakaran terjadi. Dia mendengar ada teriakan api sekitar pukul 22.00 WIB.

“Aku lagi tiduran, udah jam 10 malam. Kok rame-rame ada apa, api… api… lari saja,” kata Saodah.

Rumah Saodah berada tidak jauh dari titik kebakaran. Saat mengetahui api semakin mendekat, ia memutuskan segera menyelamatkan diri.

“Api udah di pojok, udah dekat saya di pojokan. Jadi saya lari aja, kabur,” ujarnya.

Saodah lari menggunakan tongkat untuk menjauh dari kobaran api yang semakin mendekat. Sementara itu, anak-anaknya lebih dulu menyelamatkan diri.

“Anaknya pada lari sendiri-sendiri, kabur sendiri-sendiri. Jadi saya sendirian lari di jalan pakai tongkat,” tuturnya.

Saodah berjalan menjauh dari rumah hingga akhirnya berhenti di dekat sebuah bajaj. Di lokasi itulah ia menunggu keluarganya yang terpisah saat kebakaran terjadi.

“Sampai sini, dekat bajaj, aku duduk di bajaj sendirian. Punggung sakit, gemeteran. Terus aku duduk di bajaj, anak saya pada nyari,” katanya.

Ia mengaku baru kembali bertemu keluarganya dua jam kemudian. “Lama, dari jam 10 sampai jam 12,” lanjutnya.

Dugaan Penyebab Kebakaran

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno menyebut mayoritas kasus kebakaran di Jakarta disebabkan korsleting atau hubungan pendek arus listrik. Rano meminta masyarakat lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah untuk mencegah kebakaran.

“Pemprov DKI prihatin dengan kejadian ini. Sekali lagi, yang bisa kita lakukan adalah mengulangi, me-warning kepada masyarakat, yang harus pertama kali dijaga adalah listrik,” kata Rano saat meninjau lokasi kebakaran permukiman padat di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus).

Menurutnya, berdasarkan hasil survei dan evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, sebagian besar kebakaran di Ibu Kota berawal dari masalah instalasi listrik.

“Karena di Jakarta ini hampir rata-rata kebakaran terjadi karena korsleting listrik. Itu berdasarkan survei kita hampir 95 persen,” ujarnya.

Ia menjelaskan penggunaan listrik yang berlebihan dalam satu titik stopkontak menjadi salah satu temuan yang kerap dijumpai di permukiman padat penduduk.

“Saya minta maaf, teman-teman tahu bagaimana situasinya. Kadang-kadang dalam rumah seperti ini ada satu stopkontak dicolok 10 charger HP, kemudian belum buat kompor segala macam. Akibatnya inilah, terjadi panas,” tuturnya.

Rano mengatakan kondisi tersebut berisiko memicu hubungan pendek arus, yang kemudian dapat menyebabkan kebakaran. Karena itu, ia mengimbau warga menggunakan instalasi listrik sesuai kapasitas dan standar keamanan.

Di sisi lain, dia mengaku sebenarnya ingin datang sejak malam kejadian, namun kunjungannya ditunda agar proses penanganan darurat tidak terganggu.

“Sebetulnya dari semalam saya ingin ke sini, cuma dari Pak Wali menyarankan jangan dulu karena akan terjadi kekacauan. Kadang-kadang, kalau saya hadir, bukan menjadi enak, tapi menjadi ribet,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Rano juga menyampaikan salam dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang saat ini masih berada di Madinah, Arab Saudi.

“Sebelum berangkat beliau menelepon saya dari Madinah, kirim salam kepada masyarakat, mudah-mudahan sabar menghadapi musibah ini,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara Pemprov DKI Jakarta, kebakaran di Kebon Kosong berdampak terhadap 304 bangunan dan 354 keluarga dengan total 679 jiwa terdampak. Saat ini para korban masih mendapat penanganan di posko pengungsian yang disiapkan pemerintah daerah.

Lihat juga Video ‘Kebakaran di Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan, 679 Warga Terdampak!’:

Halaman 2 dari 5

(rdp/rdp)





Sumber

Sedang Hangat

Malam-Malam Prabowo Rombak Pejabat Tinggi BGN, Gimana Efeknya ke MBG? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Malam-Malam Prabowo...

Jalan Tol Trans-Sumatra Belum Bisa Tersambung Penuh, Ini Penyebabnya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jalan Tol...

Chaos, Demo Guru Berujung Bentrok dengan Polisi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Chaos, Demo...

Produksi Beras dan Gabah RI Tiba-Tiba Turun, Ada Apa?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Produksi Beras...

Walkot Muslim New York Boikot Pawai Hari Israel di Amerika – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Walkot Muslim...

Topik Terbaru

Malam-Malam Prabowo Rombak Pejabat Tinggi BGN, Gimana Efeknya ke MBG? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Malam-Malam Prabowo...

Jalan Tol Trans-Sumatra Belum Bisa Tersambung Penuh, Ini Penyebabnya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jalan Tol...

Chaos, Demo Guru Berujung Bentrok dengan Polisi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Chaos, Demo...

Produksi Beras dan Gabah RI Tiba-Tiba Turun, Ada Apa?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Produksi Beras...

Walkot Muslim New York Boikot Pawai Hari Israel di Amerika – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Walkot Muslim...

Gokil! Lima Tahun Berkembang, MIXUE Jadi Jaringan Minuman Terbesar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gokil! Lima...

Demokrat soal AHY Urus Kereta Cepat: Amanah yang Harus Dijalankan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Demokrat soal...

Anak Muda Bergerak, Muncul Partai Kecoa-Protes Ekonomi hingga BBM – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Anak Muda...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories