Wednesday, July 8, 2026
23 C
Indonesia

Kopi Instan Mau Dihukum Trump, Warga AS Bisa Ketar-ketir – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kopi Instan Mau Dihukum Trump, Warga AS Bisa Ketar-ketir yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Kopi instan asal Brasil dihukum Amerika Serikat (AS). Tarif baru diusulkan pemerintahan Presiden Donald Trump.

Namun ini diperkirakan akan berdampak langsung pada pelaku usaha hingga konsumen di Negeri Paman Sam sendiri. Industri kopi memperingatkan tarif tersebut berpotensi menaikkan harga karena mengganggu pasokan impor dari Brasil.

Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Kopi Instan Brasil (Abics), Aguinaldo José de Lima, misalnya. Ia mengatakan beban tarif pada akhirnya akan ditanggung oleh konsumen AS.

“Dengan memberlakukan tarif tambahan, dampak pertama akan dirasakan oleh perusahaan dan lapangan kerja, dan biaya yang lebih tinggi tersebut pada akhirnya akan dibebankan kepada konsumen Amerika,” ujarnya saat menghadiri sidang publik Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) di Washington, seperti dikutip Reuters, Rabu (8/7/2026).

Secara rinci, USTR mengusulkan tarif sebesar 25% terhadap kopi instan Brasil melalui investigasi Pasal 301. Ini merujuk pada Section 301 of the U.S. Trade Act of 1974, yaitu ketentuan dalam undang-undang perdagangan AS yang memberi wewenang kepada pemerintah untuk mengambil tindakan terhadap praktik perdagangan yang dianggap tidak adil oleh negara lain.

Lebih lanjut menurut Lima lebih dari 90% ekspor kopi instan Brasil dikirim ke pasar AS. Volume tersebut mencakup lebih dari seperlima total impor kopi instan AS atau sekitar 15.500 metrik ton setiap tahun.

“Sehingga kebijakan tarif dinilai berpotensi mengganggu rantai pasok secara signifikan,” katanya.

“AS bergantung pada impor, dan saat ini tidak ada pemasok yang mampu menggantikan volume Brasil dengan harga yang sebanding,” tegasnya.

Sebenarnya, popularitas kopi instan terus meningkat di AS. Data Asosiasi Kopi Nasional menunjukkan sebanyak 11% peminum kopi harian di AS kini mengonsumsi kopi instan, naik dari 6% pada 2021.

“Semua produk kopi lainnya dikecualikan. Hanya kopi instan yang tidak termasuk,” katanya mempertanyakan.

“Bahkan kopi instan beraroma pun dikecualikan, jadi tidak ada justifikasi teknis untuk memperlakukan kopi instan secara berbeda,” tambah Lima.

Selain Abics, Asosiasi Eksportir Kopi Brasil Cecafe, serta Asosiasi Kopi Nasional AS (NCA) dalam sidang USTR kompak juga menyampaikan keberatan terhadap kebijakan tersebut. Mereka menilai tarif baru akan meningkatkan harga bagi konsumen, menekan margin keuntungan perusahaan, dan memberikan dampak paling besar kepada rumah tangga berpendapatan rendah yang mengandalkan kopi dengan harga terjangkau.

(tfa/sef)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

AS Cabut Izin Ekspor Minyak Iran Buntut Serangan di Selat Hormuz

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai AS Cabut...

Kejagung Sita 390 Ton Tanah Bermuatan Logam Tanah Jarang Milik PT PMM

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kejagung Sita...

PNS Bea Cukai Meninggal Saat Tugas, Purbaya Sampaikan Ucapan Duka

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PNS Bea...

Keyakinan Konsumen Optimistis di Juni 2026, IKK Bertahan di 117,8

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Keyakinan Konsumen...

Rumah Eks Wamen Irak Digerebek – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rumah Eks...

Topik Terbaru

AS Cabut Izin Ekspor Minyak Iran Buntut Serangan di Selat Hormuz

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai AS Cabut...

Kejagung Sita 390 Ton Tanah Bermuatan Logam Tanah Jarang Milik PT PMM

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kejagung Sita...

PNS Bea Cukai Meninggal Saat Tugas, Purbaya Sampaikan Ucapan Duka

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PNS Bea...

Keyakinan Konsumen Optimistis di Juni 2026, IKK Bertahan di 117,8

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Keyakinan Konsumen...

Rumah Eks Wamen Irak Digerebek – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rumah Eks...

191 Kepala Sekolah Rakyat Ikut Pembekalan, Wamensos Tekankan Pesan Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 191 Kepala...

Status Emerging Market Terancam Turun Kelas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Status Emerging...

PPPK di Tidore Demo Menolak Dirumahkan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PPPK di...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories