Wednesday, July 8, 2026
23 C
Indonesia

IHSG Diproyeksi Berotot Awali Pekan Ini


Jakarta,

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Senin (15/12).

Founder WH-Project William Hartanto mengatakan indeks saham masih menunjukkan tren penguatan dan berhasil bertahan di atas area demand zone pada level 8.612.

Menurutnya, selama level tersebut mampu dipertahankan, peluang buy on weakness masih terbuka bagi investor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“IHSG masih dalam posisi menguat berhasil bertahan di atas demand zone 8.612. Potensi buy on weakness terbuka selama demand zone masih mampu dipertahankan,” ujar William dalam riset hariannya.

Dengan sentimen tersebut, William memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 8.600 dan resistance 8.700 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni JPFA, PGAS, dan KLBF.

Sementara itu, Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan indeks saham rawan terkoreksi setelah berada di fase akhir penguatan.

Ia melihat koreksi awal berpotensi menguji area 8.464-8.560, sementara pada skenario terburuk penurunan dapat berlanjut hingga kisaran 8.000.

“Kami memperkirakan IHSG berada di akhir wave [iii] dari wave 5 sehingga rawan terkoreksi ke 8.464-8.560, dengan potensi penurunan ke area 8.000-an pada skenario terburuk,” ujar Herditya dalam riset hariannya.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 8.553, 8.493 dan resistance 8.714, 8.821 hari ini. Herditya pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ELSA, CBDK, HRUM, dan RATU.

IHSG ditutup di level 8.660 pada Jumat (12/12) sore. Indeks saham menguat 40,01 poin atau naik 0,46 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp29,84 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 52,12 miliar saham.

Pada penutupan pekan lalu, 275 saham menguat, 377 terkoreksi, dan 148 stagnan.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

(del/sfr)


Sumber

Sedang Hangat

AS Cabut Izin Ekspor Minyak Iran Buntut Serangan di Selat Hormuz

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai AS Cabut...

Kejagung Sita 390 Ton Tanah Bermuatan Logam Tanah Jarang Milik PT PMM

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kejagung Sita...

PNS Bea Cukai Meninggal Saat Tugas, Purbaya Sampaikan Ucapan Duka

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PNS Bea...

Kopi Instan Mau Dihukum Trump, Warga AS Bisa Ketar-ketir – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kopi Instan...

Keyakinan Konsumen Optimistis di Juni 2026, IKK Bertahan di 117,8

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Keyakinan Konsumen...

Topik Terbaru

AS Cabut Izin Ekspor Minyak Iran Buntut Serangan di Selat Hormuz

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai AS Cabut...

Kejagung Sita 390 Ton Tanah Bermuatan Logam Tanah Jarang Milik PT PMM

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kejagung Sita...

PNS Bea Cukai Meninggal Saat Tugas, Purbaya Sampaikan Ucapan Duka

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PNS Bea...

Kopi Instan Mau Dihukum Trump, Warga AS Bisa Ketar-ketir – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kopi Instan...

Keyakinan Konsumen Optimistis di Juni 2026, IKK Bertahan di 117,8

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Keyakinan Konsumen...

Rumah Eks Wamen Irak Digerebek – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rumah Eks...

191 Kepala Sekolah Rakyat Ikut Pembekalan, Wamensos Tekankan Pesan Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 191 Kepala...

Status Emerging Market Terancam Turun Kelas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Status Emerging...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories