Tuesday, September 8, 2026
18.9 C
Indonesia

Bea Cukai Tindak 20.643 Kasus, Barang Sitaan Tembus Rp11,25 T – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bea Cukai Tindak 20.643 Kasus, Barang Sitaan Tembus Rp11,25 T yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mencatat telah melakukan 20.643 penindakan hingga Agustus 2026 dengan total nilai barang yang diamankan mencapai Rp11,25 triliun. Mayoritas penindakan masih didominasi kasus peredaran rokok ilegal.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama mengatakan capaian tersebut merupakan hasil pengawasan intensif yang dilakukan DJBC bersama aparat penegak hukum lainnya.

“Hingga Agustus 2026, DJBC telah melakukan 20.643 penindakan dengan total nilai barang sebesar Rp11,25 triliun,” kata Djaka dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Dari total penindakan tersebut, sektor rokok ilegal menjadi penyumbang terbesar. Sepanjang Januari-Agustus 2026, Bea Cukai telah melakukan 12.617 penindakan dan mengamankan 1,123 miliar batang rokok ilegal.

Jumlah tersebut mendekati capaian sepanjang tahun 2025 yang mencapai 20.102 penindakan dengan barang bukti sebanyak 1,404 miliar batang rokok ilegal.

Selain memberantas peredaran rokok ilegal, DJBC juga memperketat pengawasan di sektor ekspor dan impor.

Pada sektor ekspor, tercatat 325 kasus penindakan dengan nilai barang mencapai Rp1,82 triliun hingga Agustus 2026. Sementara pada sektor impor, DJBC melakukan 6.309 penindakan dengan nilai barang yang diamankan mencapai Rp6,93 triliun.

Tak hanya itu, pengawasan terhadap peredaran narkotika juga terus diperkuat. Hingga Agustus 2026, Bea Cukai berhasil mengamankan barang bukti narkotika seberat 11,43 ton.

“Sementara itu, pada penindakan narkotika hingga Agustus 2026, DJBC telah mengamankan 11,43 ton barang bukti,” ujar Djaka.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi yang erat antara DJBC dengan berbagai aparat penegak hukum dalam melakukan pengawasan dan penindakan di lapangan.

(haa/haa)

Sumber

Sedang Hangat

Mobil Listrik Udah Biasa-Perusahaan Otomotif China Ini Garap Humanoid

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mobil Listrik...

Kejagung Ambil Alih Kasus Penyerobotan Lahan Inhutani di Lampung

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kejagung Ambil...

Baleg Setuju RUU Reforma Agraria Jadi Usul Inisiatif DPR, Dibawa ke Paripurna

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Baleg Setuju...

Penumpang KAI ke Jakarta Melonjak 88 Persen saat Erupsi Anak Krakatau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penumpang KAI...

Virus Mematikan Menyebar, Tim Pemakaman Jadi Sasaran Kemarahan Warga – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Virus Mematikan...

Topik Terbaru

Mobil Listrik Udah Biasa-Perusahaan Otomotif China Ini Garap Humanoid

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mobil Listrik...

Kejagung Ambil Alih Kasus Penyerobotan Lahan Inhutani di Lampung

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kejagung Ambil...

Baleg Setuju RUU Reforma Agraria Jadi Usul Inisiatif DPR, Dibawa ke Paripurna

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Baleg Setuju...

Penumpang KAI ke Jakarta Melonjak 88 Persen saat Erupsi Anak Krakatau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penumpang KAI...

Virus Mematikan Menyebar, Tim Pemakaman Jadi Sasaran Kemarahan Warga – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Virus Mematikan...

Kasus Cuci Uang Raksasa Rp42 T, Barang Mewah Rp2,5-54 M Dilelang – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kasus Cuci...

Belum Ada Rencana Insentif Ekonomi Efek Erupsi Anak Krakatau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Belum Ada...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories