Friday, August 28, 2026
21.9 C
Indonesia

Ledakan Hantam Konvoi Pasukan UNIFIL Indonesia di Lebanon, 2 Tewas

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ledakan Hantam Konvoi Pasukan UNIFIL Indonesia di Lebanon, 2 Tewas yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Dua personel pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tewas setelah konvoi kendaraan yang mereka tumpangi terkena ledakan di Lebanon selatan pada Senin (30/3).

Insiden tersebut juga menyebabkan sejumlah personel lainnya mengalami luka-luka.

Dikutip The New York Times, sumber ledakan belum dapat dipastikan. Peristiwa ini terjadi hanya sehari setelah Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam tewasnya seorang anggota pasukan perdamaian asal Indonesia di wilayah yang sama.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ledakan terjadi saat konvoi PBB bergerak dari satu pangkalan UNIFIL ke pangkalan lainnya. Kendaraan terdepan dalam konvoi hancur akibat ledakan, menewaskan dua personel dan melukai beberapa lainnya, termasuk satu korban dengan luka serius.

Menurut Laporan, insiden ini kembali melibatkan batalion Indonesia yang tergabung dalam UNIFIL. Ledakan terjadi di dekat Kota Bani Haiyyan, Lebanon selatan.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa pihak PBB belum mengetahui pihak yang bertanggung jawab atas ledakan terbaru tersebut. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Israel, Hizbullah, maupun UNIFIL terkait insiden tersebut. Penyelidikan masih terus dilakukan.

Wilayah Lebanon selatan saat ini menjadi titik konflik antara Israel dan kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran. Ketegangan meningkat seiring meluasnya operasi darat militer Israel di kawasan tersebut.

Sekitar 10.000 pasukan penjaga perdamaian PBB ditempatkan di wilayah itu dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), yang telah beroperasi sejak 1978 saat perang saudara Lebanon.

Dalam 24 jam terakhir, tercatat tiga personel pasukan perdamaian tewas. Ini merupakan korban pertama dalam insiden tempur sejak konflik terbaru yang dipicu oleh serangan roket Hizbullah ke wilayah Israel pada 2023, sebagai bentuk dukungan terhadap kelompok Hamas di Gaza.

Konflik tersebut sempat mereda melalui gencatan senjata yang rapuh, namun kembali memanas setelah Hizbullah meluncurkan serangan roket ke Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap Iran.

Israel kemudian merespons dengan serangan udara besar-besaran dan operasi darat di Lebanon. Menurut otoritas Lebanon, lebih dari 1.200 orang tewas dan lebih dari satu juta lainnya mengungsi akibat konflik tersebut.

Sementara itu, Hizbullah terus melakukan perlawanan dengan menyerang pasukan Israel yang bergerak di Lebanon selatan serta meluncurkan roket ke wilayah Israel. Hingga kini, konflik di kawasan tersebut belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

(isn/isn)


Add

as a preferred
source on Google




Sumber

Sedang Hangat

RI Bisa Tumbuh 6-7%, Asal Mesin Baru Ini Ngebut – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai RI Bisa...

Resmi! Daftar Harga LPG 3 Kg, 5,5 Kg-12 Kg di RI per 28 Agustus 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Resmi! Daftar...

Pemerintah Tak Terlibat Pembekuan Rekening Aktivis Pati

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Tak...

PKB Dorong Hujan Buatan dan Perbanyak Water Bombing untuk Atasi Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PKB Dorong...

Aturan Bagasi Garuda Indonesia Berubah per 1 September, Ini Rinciannya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Aturan Bagasi...

Topik Terbaru

RI Bisa Tumbuh 6-7%, Asal Mesin Baru Ini Ngebut – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai RI Bisa...

Resmi! Daftar Harga LPG 3 Kg, 5,5 Kg-12 Kg di RI per 28 Agustus 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Resmi! Daftar...

Pemerintah Tak Terlibat Pembekuan Rekening Aktivis Pati

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Tak...

PKB Dorong Hujan Buatan dan Perbanyak Water Bombing untuk Atasi Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PKB Dorong...

Aturan Bagasi Garuda Indonesia Berubah per 1 September, Ini Rinciannya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Aturan Bagasi...

Gangster Tiba-Tiba Mendadak Serang Ibu Kota, 47 Orang Tewas-50 Diculik – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gangster Tiba-Tiba...

Stafsus Yaqut Disebut Rangkap Jabatan Sebagai Anggota Dewas BPKH

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Stafsus Yaqut...

Massa Masih Berkumpul di Flyover Slipi 28 Agustus Dini Hari

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Massa Masih...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories