Thursday, August 27, 2026
14.7 C
Indonesia

Mendagri Tito Karnavian Tiba-Tiba Minta Maaf ke DPR, Ada Apa?

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mendagri Tito Karnavian Tiba-Tiba Minta Maaf ke DPR, Ada Apa? yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta maaf kepada Komisi II DPR RI saat membuka paparan rapat kerja (raker), Senin (30/3/2026), di mana hal ini berkaitan dengan undangan raker Komisi II DPR.

Tito mengungkapkan dirinya tidak hadir lima kali dalam raker Komisi II DPR, karena kerap berbarengan dengan agenda kunjungan bersama Presiden Prabowo Subianto dan kunjungannya ke Sumatra untuk memantau kondisi dampak dari banjir bandang Sumatra, sehingga dirinya tidak bisa menghadiri raker DPR RI.

“Kami mohon maaf kalau ada hal-hal yang kurang berkenan, khusus yang tidak berkenan, yang mungkin ada undangan dari Komisi II DPR berhubungan dengan saya, karena saya memang pernah tidak hadir, saya sama sekali tidak bermaksud untuk tidak menghormati atau tidak menghargai Komisi II DPR,” kata Tito dalam raker bersama Komisi II DPR RI, Senin (30/3/2026).

Tito menambahkan, alasan pernah tidak menghadiri raker bersama Komisi II DPR dan terpaksa diwakili karena bersamaan dengan kunjungan kerja Presiden Prabowo, seperti pengecekan Sekolah Rakyat (SR).

“Acara (raker) Komisi II DPR juga bersamaan dengan acara Presiden yang saya harus hadir, misalnya pengecekan Sekolah Rakyat di Bekasi, di mana peran Kementerian Dalam Negeri sangat penting, dan yang diundang hanya beberapa Menteri, karena Kementerian Dalam Negeri juga berperan dalam sekolah rakyat,” lanjutnya.

Selain itu, agenda dengan Komisi II DPR juga berbarengan agenda peninjauan Kemendagri ke daerah terdampak bencana banjir di Sumatra.

“Bapak-Ibu Komisi II DPR, saya kira paham betul mengenai kondisi Aceh, Medan, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Oleh karena itulah saya tetap menyampaikan permohonan maaf ke pimpinan apakah bisa rapat diundur beberapa hari, kalau tidak bisa diundur, saya mohon izin, saya tidak bisa hadir karena waktunya sangat pendek, dan saya wakilkan ke Wakil Menteri (Wamen), karena kadang berbarengan dengan agenda saya untuk meninjau ke sana. Jadi bukan berarti saya tidak menghargai, tidak menghormati, apalagi untuk menghindar, tidak,” jelasnya.

Selain itu, Tito menyebut undangan rapat dari DPR sering kali tidak dikirimkan sejak jauh-jauh hari.

“Saya terima hari Sabtu untuk rapat di hari Senin, padahal saat itu saya lagi di tengah hutan,” ujarnya.

Ia pun memohon untuk undangan agenda rapat dengan Komisi II DPR bisa disampaikan secara informal, agar pihaknya bisa mengatur jadwal rapat bersama Komisi II DPR.

“Saya mengajukan permohonan kepada pimpinan Komisi II DPR, supaya tolonglah kalau bisa undangan yang diberikan kepada kami, kalaupun belum ditandatangani oleh pimpinan DPR, tapi begitu ada rencana, disampaikan secara informal kepada kami, supaya kami bisa mengatur jadwal waktu pada acara itu. Sehingga kami sudah siap semuanya di Jakarta. Kira-kira demikian,” katanya.

“Jadi sekali lagi kami mohon maaf kepada Bapak Pimpinan, saya sama sekali tidak bermaksud untuk tidak menghargai, tapi itulah yang kami sampaikan yang terjadi,” ucap Tito.

Foto: Mendagri Tito Karnavian dan Kepala OIKN Basuki Hadimuljono saat raker bersama Komisi II DPR RI, Senin (30/3/2026). (/Chandra Dwi Pranata)
Mendagri Tito Karnavian dan Kepala OIKN Basuki Hadimuljono saat raker bersama Komisi II DPR RI, Senin (30/3/2026). (/Chandra Dwi Pranata)

(dce)












Add



as a preferred

source on Google





Sumber

Sedang Hangat

Penerima Perhutanan Sosial Diminta Jaga Kawasan Kelola dari Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penerima Perhutanan...

Gubernur NTT Ngadu Korban Gempa Dikejar Rentenir, Prabowo: Suruh Hadap Saya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gubernur NTT...

Pertamina Eco RunFest 2026 Usung Tujuh Inisiatif Keberlanjutan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Eco...

Gawat! Pesawat Rusia Terobos Zona Korsel, Jet Tempur Dikerahkan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gawat! Pesawat...

Karhutla di Berau Kaltim Diklaim Tak Ancam Habitat Orangutan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Karhutla di...

Topik Terbaru

Penerima Perhutanan Sosial Diminta Jaga Kawasan Kelola dari Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penerima Perhutanan...

Gubernur NTT Ngadu Korban Gempa Dikejar Rentenir, Prabowo: Suruh Hadap Saya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gubernur NTT...

Pertamina Eco RunFest 2026 Usung Tujuh Inisiatif Keberlanjutan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Eco...

Gawat! Pesawat Rusia Terobos Zona Korsel, Jet Tempur Dikerahkan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gawat! Pesawat...

Karhutla di Berau Kaltim Diklaim Tak Ancam Habitat Orangutan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Karhutla di...

3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka Kasus Intimidasi dr Icha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3 Anggota...

BNI wondrX 2026 Dikunjungi 100 Ribu Orang, Transaksi Capai Rp2,73 T

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BNI wondrX...

Ini Video TV Iran yang Ancam Bunuh Putra Trump Baron-Imbalan Rp 177 M – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ini Video...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories