Friday, August 28, 2026
21.9 C
Indonesia

Pemerintah Tak Terlibat Pembekuan Rekening Aktivis Pati

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Tak Terlibat Pembekuan Rekening Aktivis Pati yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Menko Hukum, HAM, dan Imipas Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak pernah menginstruksikan pembekuan ataupun penundaan sementara transaksi pada rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok.

Yusril selaku Ketua Satgas Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) menyebut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga tidak melakukan tindakan apa pun dalam perkara tersebut.

Meski begitu, ia mengaku sudah meminta penjelasan ihwal pembekuan rekening Botok di Bank Mandiri itu ke Kepala Bareskrim Polri Komjen Syahardiantono dan Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri dan Kapolda Metro Jaya untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut,” kata Yusril, Jakarta, Rabu (26/8).

Ia berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Berdasarkan UU TPPU, ia menyebut kepolisian memang memiliki kewenangan melakukan penundaan sementara transaksi rekening apabila terdapat dugaan tindak pidana.





Namun, lanjut dia, kewenangan tersebut bersifat terbatas, yakni paling lama 5 hari sebelum diputuskan apakah dihentikan atau dilanjutkan sesuai ketentuan hukum.

Yusril menekankan pemerintah akan terus menjalankan setiap proses berdasarkan koridor hukum dan menghormati kewenangan masing-masing institusi negara.

“Pemerintah tidak akan melakukan hal-hal yang berada di luar kewenangan yang diberikan oleh hukum itu sendiri,” ungkapnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya dan Bank Mandiri telah mengaktifkan kembali rekening milik Supriyono alias Botok yang sebelumnya sempat diberlakukan pembekuan atau penundaan transaksi.

Hal itu disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin dan Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Riduan dalam konferensi pers yang digelar Komisi III DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu kemarin.

Iman menjelaskan kepolisian telah rampung melakukan penelusuran terhadap rekening yang berisi dana hasil penggalangan untuk unjuk rasa masyarakat Pati itu.

“Kami sudah memperoleh fakta hukum dari pihak-pihak terkait sehubungan dengan donasi dan rekening yang bersangkutan. Selanjutnya terhadap penundaan rekening tersebut dapat dijalankan kembali dan kembali menjadi kewenangan dari Bank Mandiri,” ucap dia.

Dia mengatakan penundaan rekening dilakukan untuk memastikan dana donasi yang dikumpulkan berasal dari sumber yang tidak melanggar hukum. Langkah tersebut ditempuh guna melindungi para donatur maupun penerima donasi.

(tfq/kid)


Sumber

Sedang Hangat

PKB Dorong Hujan Buatan dan Perbanyak Water Bombing untuk Atasi Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PKB Dorong...

Aturan Bagasi Garuda Indonesia Berubah per 1 September, Ini Rinciannya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Aturan Bagasi...

Gangster Tiba-Tiba Mendadak Serang Ibu Kota, 47 Orang Tewas-50 Diculik – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gangster Tiba-Tiba...

Stafsus Yaqut Disebut Rangkap Jabatan Sebagai Anggota Dewas BPKH

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Stafsus Yaqut...

Massa Masih Berkumpul di Flyover Slipi 28 Agustus Dini Hari

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Massa Masih...

Topik Terbaru

PKB Dorong Hujan Buatan dan Perbanyak Water Bombing untuk Atasi Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PKB Dorong...

Aturan Bagasi Garuda Indonesia Berubah per 1 September, Ini Rinciannya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Aturan Bagasi...

Gangster Tiba-Tiba Mendadak Serang Ibu Kota, 47 Orang Tewas-50 Diculik – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gangster Tiba-Tiba...

Stafsus Yaqut Disebut Rangkap Jabatan Sebagai Anggota Dewas BPKH

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Stafsus Yaqut...

Massa Masih Berkumpul di Flyover Slipi 28 Agustus Dini Hari

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Massa Masih...

Airlangga Ungkap Jualan Live Laris hingga Tembus 2,6 M Transaksi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Airlangga Ungkap...

Bima Arya Ungkap Fakta Banyak Daerah Bergantung Transfer Dana Pusat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bima Arya...

Pengakuan WNA Australia Usai Aksi Mesum di Halaman Rumah Warga Bali

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pengakuan WNA...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories