Wednesday, August 26, 2026
28.3 C
Indonesia

Chaos Pemadaman Listrik Massal di Seluruh Negeri, Warga Turun ke Jalan – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Chaos Pemadaman Listrik Massal di Seluruh Negeri, Warga Turun ke Jalan yang sedang hangat diperbincangkan.



Daftar Isi



  • Blokade AS Picu Krisis Energi
  • Warga Turun ke Jalan

Jakarta, – Gelombang protes pecah di sejumlah wilayah ibu kota Kuba, Havana, pada Selasa (7/7/2026) malam waktu setempat ketika jutaan warga masih hidup tanpa aliran listrik di tengah blokade pasokan bahan bakar dari Amerika Serikat (AS) yang telah berlangsung selama enam bulan.

Warga turun ke jalan sambil memukul panci, membunyikan klakson kendaraan, hingga meneriakkan tuntutan agar pemerintah segera mengembalikan pasokan listrik. Aksi tersebut terjadi sehari setelah Kuba mengalami pemadaman listrik nasional pada Senin, yang menjadi insiden ketiga sepanjang tahun ini.

Meski pemerintah menyatakan sebagian besar wilayah Kuba telah kembali terhubung ke jaringan listrik nasional hingga Selasa malam, banyak daerah masih tetap gelap gulita karena negara itu kekurangan bahan bakar untuk mengoperasikan pembangkit listrik.

Operator jaringan listrik nasional Kuba, Unión Eléctrica (UNE), mengatakan jaringan listrik telah berhasil dipulihkan dari Provinsi Pinar del Rio di ujung barat hingga Holguin di bagian timur pulau.

Namun, Kota Santiago de Cuba yang merupakan kota terbesar kedua di negara tersebut masih belum tersambung ke jaringan listrik dan tetap mengalami pemadaman total, menurut keterangan pemerintah.

Blokade AS Picu Krisis Energi

Krisis listrik yang terus berlangsung tidak lepas dari kebijakan AS. Sejak Januari lalu, Washington menghentikan pasokan bahan bakar ke Kuba, kemudian memperketat sanksi ekonomi yang memicu hengkangnya banyak perusahaan asing serta hampir melumpuhkan sektor pariwisata negara tersebut.

Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan pemerintah Kuba agar bersedia kembali ke meja perundingan.

Pemerintah AS secara terbuka menyatakan ingin mengakhiri pemerintahan komunis di Kuba serta mendorong penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan pembebasan para tahanan yang mereka sebut sebagai tahanan politik.

Di sisi lain, pemerintah Kuba bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menilai sanksi yang dijatuhkan Presiden Donald Trump melanggar hukum internasional serta hak asasi manusia warga Kuba.

Warga Turun ke Jalan

Di sejumlah kawasan pinggiran Havana seperti Jaimanitas dan Santa Fe, ratusan warga yang kelelahan akibat pemadaman listrik berkepanjangan turun ke jalan pada malam hari.

Sebagian warga lainnya memilih duduk di depan rumah atau di trotoar sambil bermain domino dan berbincang dengan tetangga sembari menunggu listrik kembali menyala di tengah cuaca malam musim panas yang panas.

Banyak warga mengaku sudah terbiasa menghadapi pemadaman listrik yang berlangsung lebih dari 30 jam, sehingga mereka pasrah harus kembali menghabiskan malam tanpa listrik, dikelilingi nyamuk dan dengan waktu tidur yang sangat terbatas.

“Saya tidak melihat ada solusi cepat untuk masalah ini,” kata Amauri Gonzalez, seorang warga setempat yang keluar rumah untuk mencari udara segar, dilansir Reuters.

“Pembangkit listrik kami sudah usang dan tidak ada bahan bakar,” ujarnya.

Di beberapa wilayah Santa Fe, aliran listrik kembali menyala tidak lama setelah aksi memukul panci dimulai.

Hal itu membuat para pengunjuk rasa segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing untuk memanfaatkan listrik yang baru pulih.

Perundingan Kuba-AS Mandek

Baik pejabat Kuba maupun Amerika Serikat mengakui bahwa pembicaraan antara kedua negara kini mengalami kebuntuan.

Dalam sidang Majelis Umum PBB yang membahas sanksi Amerika Serikat pada Selasa, Duta Besar AS untuk PBB Michael Waltz menyalahkan pemerintah Kuba atas krisis listrik yang melanda negara tersebut.

“Ubahlah cara Anda memerintah dan nyalakan kembali listrik bagi rakyat Anda,” kata Waltz.

Namun, sebagian besar negara yang berbicara dalam sidang tersebut justru meminta Washington mengakhiri blokade terhadap Kuba dan mencabut sanksi ekonomi yang dinilai telah melumpuhkan perekonomian negara pulau tersebut.

 

(luc/luc)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

TV Iran Tayangkan Ancaman Bunuh Putra Trump Barron, Hadiahnya Rp177 M – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai TV Iran...

3 Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Belum Ditahan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3 Tersangka...

Tiba di Nagekeo NTT, Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Pascagempa di Tenda

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tiba di...

Tak Cuma Kripto, Bappenas Sebut Manfaat Blockchain Buat Petani

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tak Cuma...

Gambaran Awal Asumsi Makro RAPBN 2027 – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gambaran Awal...

Topik Terbaru

TV Iran Tayangkan Ancaman Bunuh Putra Trump Barron, Hadiahnya Rp177 M – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai TV Iran...

3 Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Belum Ditahan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3 Tersangka...

Tiba di Nagekeo NTT, Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Pascagempa di Tenda

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tiba di...

Tak Cuma Kripto, Bappenas Sebut Manfaat Blockchain Buat Petani

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tak Cuma...

Gambaran Awal Asumsi Makro RAPBN 2027 – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gambaran Awal...

4.770 Formasi Dibuka di IPDN-STAN – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 4.770 Formasi...

Penyebab Pesawat Cassa Milik TNI Tergelincir di Bandara Hasanuddin

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penyebab Pesawat...

KPK Panggil Kadis PUPR Bengkulu soal Temuan Duit Rp 4 M di Rumahnya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Panggil...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories