Tuesday, October 6, 2026
18.9 C
Indonesia

Trump Murka, Suruh AS Selidiki Pembunuhan Komandan Hamas oleh Israel


Jakarta, —

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan murka hingga memerintahkan Washington menyelidiki pembunuhan seorang komandan senior Hamas Raad Saad oleh Israel pada Sabtu (13/12).

Raad Saad tewas bersama tiga orang lainnya setelah mobil yang mereka tumpangi menjadi sasaran serangan udara di dekat Lapangan Al Nabulsi, barat Kota Gaza, Jalur Gaza, Palestina.

Serangan drone Israel saat gencatan senjata berlangsung ini menewaskan empat orang dan melukai sedikitnya 25 orang lainnya.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip Hurriyet Daily dan Middle East Eye, Trump mengatakan Washington “sedang menyelidiki” apakah Israel melanggar perjanjian gencatan senjata dengan Hamas atas pembunuhan tersebut.

Saad merupakan anggota senior Brigade Al Qassam, sayap militer Hamas. Menurut Reuters, ia disebut sebagai tokoh nomor dua setelah kepala militer terbaru kelompok tersebut, Izz Al Din Al Haddad.

Israel disebut telah berulang kali melanggar gencatan senjata yang ditandatangani pada 10 Oktober dan dijamin oleh Mesir, Qatar, serta Amerika Serikat.

Kantor Media Pemerintah Gaza mencatat lebih dari 350 warga Palestina tewas akibat tindakan Israel, yang menurut mereka mencakup sedikitnya 738 pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata tersebut.

Kepala negosiator Hamas mengatakan pembunuhan Saad mengancam keberlangsungan gencatan senjata di Gaza.

Ia bahkan menyerukan Trump agar menuntut Israel mematuhi perjanjian gencatan senjata, salah satunya menghentikan penyerangan dan bombardir di Gaza.

Sementara itu, Trump dilaporkan murka mengetahui penyerangan Israel yang menewaskan komandan Hamas ini.

Gedung Putih bahkan dilaporkan menyampaikan pesan keras kepada Benjamin Netanyahu, menyebut pembunuhan itu melanggar kesepakatan perdamaian

(rds)


Sumber

Sedang Hangat

Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Bantah soal Pemberian Uang Rp30 Juta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pejabat Bea...

Prabowo Gembira Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Tak Kenal Menyerah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Gembira...

Indonesia Kehilangan 25 Persen Sumber Impor BBM Gegara Konflik Timteng

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Indonesia Kehilangan...

Laut China Selatan Memanas, RI Ambil Jurus Ini untuk Redam Konflik – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Laut China...

Negara Paling Tertutup Ini Dirayu Dunia Gegara Perang Iran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Negara Paling...

Topik Terbaru

Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Bantah soal Pemberian Uang Rp30 Juta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pejabat Bea...

Prabowo Gembira Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Tak Kenal Menyerah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Gembira...

Indonesia Kehilangan 25 Persen Sumber Impor BBM Gegara Konflik Timteng

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Indonesia Kehilangan...

Laut China Selatan Memanas, RI Ambil Jurus Ini untuk Redam Konflik – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Laut China...

Negara Paling Tertutup Ini Dirayu Dunia Gegara Perang Iran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Negara Paling...

Anggota BEM UI Diduga Dikeroyok OTK di Tebet Jaksel

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Anggota BEM...

Tim Ekspedisi Patriot Dampingi Warga Segun Belajar Bikin Kapal Fiberglass

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tim Ekspedisi...

Bos Danantara Ungkap 354 BUMN Dipangkas Demi Tekan Beban Negara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bos Danantara...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories