Monday, October 5, 2026
21.3 C
Indonesia

Tim Ekspedisi Patriot Dampingi Warga Segun Belajar Bikin Kapal Fiberglass

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tim Ekspedisi Patriot Dampingi Warga Segun Belajar Bikin Kapal Fiberglass yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta –

Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 8 Universitas Brawijaya (Unibraw) mendampingi warga dari empat kampung di Distrik Segun, Sorong, Papua Barat Daya, yakni Klasin, Klasegun, Waimlabat, dan Majemau, untuk belajar mengganti kapal kayu tua dengan perahu berbahan serat kaca (fiberglass). Antusiasme warga terlihat dari banyaknya warga yang datang mengikuti kegiatan tersebut.

Selain lebih awet, bahan serat kaca ini membuat perahu lebih ringan sehingga tetap bisa dipakai saat sungai surut. Selama ini, perahu kayu tidak bisa bergerak saat air surut, karena berat. Ini menyebabkan hasil panen tidak bisa dibawa, dan orang sakit tidak tertolong.

“Kami ucap terima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah membawa program ini masuk ke kami yang ada di desa-desa. Harapan kami, kiranya ilmu yang kami dapat di sini membawa nilai yang terbaik bagi kami, bahkan meningkatkan taraf ekonomi kami. Setelah kapal fiber ini diluncurkan ke laut, kami bisa menikmati dengan sukacita,” ucap nelayan setempat, Max dalam keterangan tertulis, Senin (5/10/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut ia katakan saat mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan kapal fiber di Balai Kampung Klasin, Sabtu (26/9).

Selama ini untuk masuk ke Segun saja, warga harus membayar Rp3-3,5 juta pulang-pergi lewat jalur sungai dan laut dari Sorong.

“Kapal fiber ini merupakan solusi. Kapal kayu itu berat, susah bergerak kalau kondisi dangkal, harus menunggu air pasang. Dengan kapal fiber yang lebih ringan, itu bisa membuat transportasi lebih lancar, lebih mudah,” ujar Ketua Tim 8 Ekspedisi Patriot Unibraw, Sunardi.

Sampai saat ini, tim tengah mengerjakan cetakan kapal ketiga, menyusul dua kapal yang telah lebih dulu dirampungkan. Target akhir program adalah 4 kapal berukuran panjang 7 meter, lebar 1,3 meter, dan kedalaman 0,6 meter, dengan penyerahan resmi direncanakan bulan depan.

Selain membuat 4 kapal tersebut, tim juga mendirikan galangan kapal kecil di lokasi agar warga bisa memproduksi kapal fiber secara mandiri ke depannya. Sebanyak 40 orang dilibatkan dalam proses pembuatan cetakan, dengan 10 orang perwakilan dari 4 kampung ikut serta dalam pelatihan langsung.

Langkah ini sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan nelayan dan pemerataan akses transportasi hingga ke pelosok.

“Kita ingin semua nelayan di Indonesia kehidupannya tambah baik. Penghasilannya harus tambah,” kata Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya saat mengunjungi Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5) lalu.

Senada dengan itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pentingnya konektivitas antarwilayah bagi masyarakat di daerah terpencil.

“Keterhubungan antar wilayah diyakini dapat membuka akses ekonomi, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat,” kata AHY dalam kunjungan kerjanya di Sentani, Papua, Kamis (17/9) lalu.

Sementara itu, Menteri Transmigrasi (Mentrans), M. Iftitah Sulaiman Suryanagara turut menyoroti pentingnya bantuan sarana seperti kapal bagi warga pesisir.

“Sebanyak 16 kapal nelayan sudah kami berikan kepada masyarakat. Harapannya, ini menjadi sarana bagi mereka untuk tetap bekerja dan meningkatkan pendapatan,” ujar Iftitah usai menghadiri Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Batam, Senin (16/2) lalu.

(akn/ega)

Sumber

Sedang Hangat

Anggota BEM UI Diduga Dikeroyok OTK di Tebet Jaksel

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Anggota BEM...

Bos Danantara Ungkap 354 BUMN Dipangkas Demi Tekan Beban Negara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bos Danantara...

Sewa Rumah Mahal Buat Pemerintah Goyang, Pemilu Dipercepat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sewa Rumah...

Heboh Ramai Tambang Emas Ilegal di Sulawesi Utara, ESDM Buka Suara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Heboh Ramai...

Mahasiswa Geruduk Gubernur Sumsel Herman Deru, Beri Kartu Merah! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mahasiswa Geruduk...

Topik Terbaru

Anggota BEM UI Diduga Dikeroyok OTK di Tebet Jaksel

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Anggota BEM...

Bos Danantara Ungkap 354 BUMN Dipangkas Demi Tekan Beban Negara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bos Danantara...

Sewa Rumah Mahal Buat Pemerintah Goyang, Pemilu Dipercepat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sewa Rumah...

Heboh Ramai Tambang Emas Ilegal di Sulawesi Utara, ESDM Buka Suara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Heboh Ramai...

Mahasiswa Geruduk Gubernur Sumsel Herman Deru, Beri Kartu Merah! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mahasiswa Geruduk...

Aktivitas Ekonomi Masyarakat Terus Bangkit Pascabencana Sumatera

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Aktivitas Ekonomi...

FOTO: Festival Literasi Menjamur, Kenapa Skor Baca RI Cuma 54,80?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai FOTO: Festival...

Komisi IX DPR Targetkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan Besok

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi IX...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories