Saturday, July 11, 2026
17.6 C
Indonesia

Komisi III DPR Gelar Audiensi Bareng Korban Hanania Travel

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi III DPR Gelar Audiensi Bareng Korban Hanania Travel yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Komisi III DPR menggelar audiensi terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menyeret PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group, Kamis (18/6).

Audiensi dihadiri perwakilan korban, pengacara, dan pihak Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

“Kami minta mungkin dari perwakilan korban dulu ceritanya. Dari dua tim ini, inti masalahnya apa, secara lengkap, detail, tapi tidak bertele-tele, biar kami tahu gambarannya,” kata Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman selaku pemimpin rapat.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kesempatan itu, salah satu korban, Uli Amelia Septriani menegaskan dirinya hadir mewakili 1.200 korban lain dalam kasus tersebut. Dia bercerita bahwa dirinya masuk dalam kloter umrah pada Syawal lalu yang perjalanannya kemudian mendadak dibatalkan.

Kala itu, kata Uli, pembatalan keberangkatan dilakukan karena alasan force meajure akibat kondisi atau eskalasi konflik di Timur Tengah.





“Di situ jemaah marah. Itu awal mula kami, masalah kami jemaah khususnya Syawal bermula dengan Hannania tanggal 25 Maret. Begitu banyak jemaah yang datang ke kantor mereka, kami menuntut pertemuan, menuntut solusi,” ujarnya.

Namun, hingga saat ini, kata Uli, tak ada langkah mitigasi atau solusi yang dilakukan Hanania. Bahkan, tak pernah ada permintaan maaf yang disampaikan pihak Hanania.

“Itikad baik sekecil apa pun kami tidak menerima dan baru kami dapatkan setelah kami meminta pertolongan kepada Kemenhaj pada 7 April,” katanya.

Menurut dia, solusi baru disampaikan setelah mereka bertemu Kementerian Haji. Pada 17 April, mereka berjanji akan memberikan dana pengembalian yang akan dilakukan dalam tiga termin. Pertama, 29 Mei sebesar 30 persen, termin kedua 40 persen di tanggal 31 Juli, dan termin ketiga itu pelunasan di 30 persen pada akhir Agustus.

Sementara, opsi kedua reschedule pemberangkatan yang akan dilakukan pada Juni hingga Juli. Opsi tersebut diberikan pada calon jemaah yang masih ingin berangkat bersama Hanania.

Uli mengatakan, pihaknya berharap agar opsi tersebut direalisasikan. Meski hingga saat ini, belum ada kabar baik, sebab masih ada sebagian calon jemaat yang mendatangi Kemenhaj.

“Mohon izin sampai saat ini kami belum melihat ada tindakan tersebut dilakukan karena beberapa jemaah pagi ini pun juga bergerak ke Kemenhaj,” katanya.

Polisi telah menetapkan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah pada Jumat (29/5).

Farhan pun kini telah ditahan. Dalam perkara ini, Farhan dijerat Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 486 KUHP dan/atau Pasal 607 KUHP.

Dari penyidikan sementara, terungkap bahwa uang yang disetor calon jemaah digunakan untuk kepentingan di luar proses pemberangkatan jemaah.

Selain itu, uang tersebut juga digunakan tersangka untuk membayar sejumlah influencer dalam rangka promosi paket umrah.

(thr/isn)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

5.300 Perusahaan Jepang Bangkrut, Rekor Tertinggi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 5.300 Perusahaan...

Menlu RI Bertemu Menlu Iran Saat Hadiri Upacara Pemakaman Ali Khamenei

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menlu RI...

Agrinas Palma Perkuat Pengelolaan Perkebunan, Kelola Aset 4,11 Juta Ha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Agrinas Palma...

Pemkab Belum Cabut Status Darurat Pascakebakaran TPA Jatiwaringin

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemkab Belum...

Putin Tolak Nego Damai dengan Ukraina, Rencanakan Eskalasi Besar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Putin Tolak...

Topik Terbaru

5.300 Perusahaan Jepang Bangkrut, Rekor Tertinggi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 5.300 Perusahaan...

Menlu RI Bertemu Menlu Iran Saat Hadiri Upacara Pemakaman Ali Khamenei

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menlu RI...

Agrinas Palma Perkuat Pengelolaan Perkebunan, Kelola Aset 4,11 Juta Ha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Agrinas Palma...

Pemkab Belum Cabut Status Darurat Pascakebakaran TPA Jatiwaringin

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemkab Belum...

Putin Tolak Nego Damai dengan Ukraina, Rencanakan Eskalasi Besar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Putin Tolak...

TASPEN Salurkan Manfaat JKK & JKM Rp1,08 M ke Keluarga ASN di Riau – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai TASPEN Salurkan...

Tak Akan Aman dari Kami

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tak Akan...

Pramono Tepati Janji Kampanye, 5 Mobil Klinik Hewan Keliling Resmi Beroperasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pramono Tepati...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories