Tuesday, August 18, 2026
26 C
Indonesia

Kayu Gelondongan Banjir Sumatera Libatkan Manusia

Dia menggambarkan bahwa hutan yang masih sehat memiliki struktur tajuk yang rapat dan bertingkat, sehingga mampu memecah dan menahan laju air hujan.

“Walaupun ada air, dia tidak langsung ke permukaan. Dia jatuh di tajuk, pecah, kemudian sebagian mengalir melalui batang atau stem flow,” katanya menjelaskan.

Prof Bambang menambahkan keberadaan tumbuhan bawah dan serasah berperan penting dalam menyerap air serta menjaga kestabilan ekosistem hutan.

Lapisan vegetasi yang berjenjang, mulai dari tajuk atas hingga vegetasi bawah, merupakan sistem penyangga alami yang menjaga keseimbangan lingkungan.

“Tuhan menciptakan ini tentu saja untuk kebaikan manusia dan lingkungannya,” kata Prof Bambang.

Prof Bambang mengatakan tumbangnya satu atau dua pohon dalam kondisi alami bukan merupakan ancaman bagi ekosistem.

“Pohon ini, ya, kalaupun tumbang, itu tidak banyak. Paling hanya satu, dua, dan itu alami,” katanya.

Prof Bambang menerangkan sistem pengakaran pohon tua yang kuat membuat hutan tetap stabil, dan ketika satu pohon tumbang, ruang kosong tersebut segera diisi oleh regenerasi spesies baru.

Menurut Prof Bambang, masalah muncul ketika aktivitas pembalakan liar memasuki kawasan hutan. Gangguan pada vegetasi menghilangkan kerapatan tajuk dan membuka celah yang memicu perubahan drastis dalam aliran air serta kestabilan tanah.

“Pada kondisi seperti ini, ketika pembalakan liar masuk, maka celah antara tajuk semakin terbuka,” katanya.

Menurut Prof Bambang, hilangnya fungsi tajuk menyebabkan air hujan jatuh langsung ke permukaan tanah tanpa proses pemecahan alami, sehingga erosi berlangsung lebih cepat dan risiko longsor meningkat.

“Kayu-kayu besar yang ditemukan pasca-bencana merupakan konsekuensi dari kerusakan lapisan-lapisan vegetasi akibat aktivitas manusia tersebut,” katanya.

(antara/gil)



Sumber

Sedang Hangat

Kesehatan Warga Pulau Sebesi Terdampak Debu Vulkanik Anak Krakatau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kesehatan Warga...

Mendagri Tinjau Dampak Gempa di Ende, Cek Infrastruktur & Layanan Dasar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mendagri Tinjau...

Puan Ungkap Nama Calon Kepala Bursa Mineral yang Diusulkan Prabowo

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Puan Ungkap...

Emosi Sudaryono Meledak Lihat Ulah SPPG di Kabupaten Karo-Makan Korban

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Emosi Sudaryono...

Petaka Timpa Korea Selatan, Mulai Makan Korban Jiwa – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Petaka Timpa...

Topik Terbaru

Kesehatan Warga Pulau Sebesi Terdampak Debu Vulkanik Anak Krakatau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kesehatan Warga...

Mendagri Tinjau Dampak Gempa di Ende, Cek Infrastruktur & Layanan Dasar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mendagri Tinjau...

Puan Ungkap Nama Calon Kepala Bursa Mineral yang Diusulkan Prabowo

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Puan Ungkap...

Emosi Sudaryono Meledak Lihat Ulah SPPG di Kabupaten Karo-Makan Korban

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Emosi Sudaryono...

Petaka Timpa Korea Selatan, Mulai Makan Korban Jiwa – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Petaka Timpa...

Plt Bupati Pati Salah Baca Pancasila saat Pimpin Upacara HUT RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Plt Bupati...

Rapat Paripurna Sepakati RUU Minyak dan Gas Bumi Jadi Usul Inisiatif DPR

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rapat Paripurna...

Bandara di NTT Beroperasi Normal Meski Terimbas Gempa, Ini Rinciannya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bandara di...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories