Thursday, October 1, 2026
18.3 C
Indonesia

Jaksa KPK Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan di Sidang Kuota Haji Besok

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jaksa KPK Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan di Sidang Kuota Haji Besok yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) bakal menghadirkan Direktur Utama PT Makassar Toraja (Maktour) Fuad Hasan Masyhur dan tujuh orang lainnya dalam persidangan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024, Kamis (1/10).

Jaksa KPK Greafik Lasorte mengatakan pemeriksaan para saksi dari unsur Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) untuk mendalami mekanisme pengisian kuota haji tambahan, termasuk dugaan fee yang berkaitan dengan kuota tersebut.

“Besok kami akan menghadirkan saksi dari unsur Kesthuri, HIMPUH, AMPHURI, serta sejumlah PIHK untuk mendalami informasi terkait kuota tambahan haji, termasuk dugaan fee dan proses pengisian kuota,” kata Greafik saat dikonfirmasi, Rabu (30/9).



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tujuh saksi lainnya ialah Muhamad Al Fatih, Sekretaris Eksekutif Kesatuan Tour Travel Haji dan Umrah (Kesthuri), yang akan didalami keterangannya terkait informasi fee kuota tambahan kepada anggota Kesthuri.

Kemudian Juahir dari Kesthuri dan Budi Darmawan dari Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH).





Jaksa juga menjadwalkan pemeriksaan Artha Hanif, Sekjen Kesthuri sekaligus dari PT Thayyiba Tora, serta Muhammad Firman Taufik dari PT Turisina Buana/HIMPUH.

Saksi berikutnya adalah Ahmad Taufiq dari PT Anugerah Citra Mulia atau PT Lantabur. Pemeriksaannya berkaitan dengan sejumlah barang bukti, yakni BB 1577 dan BB 1660.

Selanjutnya, jaksa akan memeriksa Muhammad Farid Al-Jawi dari PT Tur Silaturrahmi Nabi/AMPHURI.

Pemeriksaan terhadap para saksi tersebut menjadi bagian dari pembuktian jaksa untuk mengungkap proses pengelolaan dan pengisian kuota haji tambahan, termasuk aliran fee serta keterlibatan asosiasi dan PIHK dalam mekanisme tersebut.

Mereka akan bersaksi untuk empat orang terdakwa yang diproses hukum dalam kasus dugaan korupsi dengan kerugian negara mencapai Rp622.090.207.166,41 (Rp622 miliar).

Para terdakwa tersebut ialah mantan Menteri Agama RI periode 2019-2024, Yaqut Cholil Qoumas; mantan Staf Khusus Yaqut yang bernama Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex; Direktur Operasional Maktour, Ismail Adham; dan Ketua Umum Asosiasi Kesthuri yang juga Komisaris PT Raudah Eksati Utama, Asrul Azis Taba.

(ryn/isn)

Sumber

Sedang Hangat

Kronologi Skandal Manchester City hingga Peran Pangeran Arab – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kronologi Skandal...

Gus Kikin Sudah Perkenalkan Pengurus Baru PBNU ke Prabowo

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Kikin...

Tito soal Anggaran Transfer ke Daerah 2027 Rp735 T: Saya Yakin Cukup

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tito soal...

Masjid Mau Dibongkar, Warga Muslim Melawan-Bentrok dengan Polisi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Masjid Mau...

Daftar Harga LPG 3 Kg, 5,5 Kg & 12 Kg, Berlaku 30 September 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Daftar Harga...

Topik Terbaru

Kronologi Skandal Manchester City hingga Peran Pangeran Arab – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kronologi Skandal...

Gus Kikin Sudah Perkenalkan Pengurus Baru PBNU ke Prabowo

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Kikin...

Tito soal Anggaran Transfer ke Daerah 2027 Rp735 T: Saya Yakin Cukup

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tito soal...

Masjid Mau Dibongkar, Warga Muslim Melawan-Bentrok dengan Polisi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Masjid Mau...

Daftar Harga LPG 3 Kg, 5,5 Kg & 12 Kg, Berlaku 30 September 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Daftar Harga...

Gus Baha Jadi Wakil Rais Aam PBNU 2026-2031

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Baha...

Prabowo Instruksikan Insentif Ekonomi-Program Magang Dilanjutkan pada 2027

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Instruksikan...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories