Friday, May 1, 2026
19.6 C
Indonesia

IWIP Buka Suara soal Dugaan WNA Selundupkan Serbuk Nikel di Bandara


Jakarta,

PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) angkat bicara terkait penyelundupan serbuk nikel oleh warga negara asing (WNA) China melalui bandara khusus milik mereka di Maluku Utara.

WNA China berinisial MY tersebut ditangkap langsung di Bandara Khusus IWIP pada Jumat (5/12), usai kedapatan membawa 5 bungkus serbuk nikel campuran dan 4 bungkus serbuk nikel murni ke dalam pesawat Super Air Jet menuju Manado.

Terkait hal ini, manajemen mengatakan sudah mengetahui mengenai dugaan pengangkutan material tanpa izin di Bandara Khusus Weda Bay.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“IWIP senantiasa mematuhi seluruh ketentuan operasional serta prosedur keamanan yang berlaku, termasuk aturan yang ditetapkan oleh pihak berwenang,” ujar Manajemen dalam keterangan tertulis, Senin (8/12).

Namun, perusahaan membantah narasi yang beredar karena dinilai tidak tepat. Pasalnya, barang yang diangkut legal.

“IWIP menyampaikan bahwa informasi yang beredar di publik tidak akurat. Material yang dimaksud bukan merupakan nikel, bukan barang ilegal, dan bukan bagian dari aktivitas yang tidak sah,” jelasnya.

Manajemen menyebutkan material tersebut merupakan sampel mineral berupa alumina dari industri aluminium milik salah satu tenant dalam Kawasan IWIP.

Pengangkutan dilakukan untuk keperluan internal dan telah memiliki izin administratif, dan dijadwalkan dikirim ke Jakarta untuk pengujian laboratorium.

“Pada saat pemeriksaan, dokumen pendukung untuk pengangkutan belum sepenuhnya lengkap, sehingga proses pengiriman dihentikan sementara,” tegasnya.

Disebutkan penahanan material dilakukan oleh petugas Aviation Security (AvSec), setelah terdeteksi melalui pemeriksaan X-Ray sebelum proses boarding.

Selain itu, manajemen menekankan tidak terdapat penyitaan, pemeriksaan hukum, penahanan individu, maupun investigasi oleh pihak di luar otoritas bandara. Saat ini sampel tersebut berada dalam pengawasan AvSec dan akan diproses lebih lanjut setelah kelengkapan dokumen selesai diverifikasi.

“IWIP berkomitmen untuk menjalankan operasional sesuai dengan peraturan penerbangan, standar keamanan kawasan, serta pedoman otoritas terkait,” pungkas IWIP dalam siaran persnya.

(fby/sfr)


Sumber

Hot this week

Kim Jong Un Puji Aksi Bunuh Diri Tentara Korut di Perang Rusia-Ukraina

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kim Jong...

Komisi VIII DPR Desak 3 WNI Diduga Tawarkan Haji Ilegal Ditindak Tegas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi VIII...

PAM Jaya Kejar Cakupan Air Bersih Jakarta 90 Persen Tahun Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PAM Jaya...

Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 T

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Lakukan...

Topics

Kim Jong Un Puji Aksi Bunuh Diri Tentara Korut di Perang Rusia-Ukraina

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kim Jong...

Komisi VIII DPR Desak 3 WNI Diduga Tawarkan Haji Ilegal Ditindak Tegas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi VIII...

PAM Jaya Kejar Cakupan Air Bersih Jakarta 90 Persen Tahun Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PAM Jaya...

Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 T

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Lakukan...

Kisah Korban KRL Maut Sempat Lompat Jendela, Gemetar Pulang Naik Ojol

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kisah Korban...

Media Asing Tiba-Tiba Sorot Bali, Sebut Sampah sampai Tikus – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Media Asing...

Bangun 2 Kilang Bensin Baru, Produksi BBM RI Bisa Nambah 2 Juta KL

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bangun 2...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img