Monday, June 8, 2026
18.9 C
Indonesia

Bus Mogok di Gurun Sahara, 49 Meninggal usai Rayakan Idul Adha – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bus Mogok di Gurun Sahara, 49 Meninggal usai Rayakan Idul Adha yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Setidaknya 49 orang meninggal karena kehausan di gurun Sahara yang terpencil di Niger utara. Kepolisian setempat menyebut truk yang mereka tumpangi mogok sehingga puluhan penumpang terdampar selama berhari-hari di tengah gurun terpencil. 

Pemerintah Provinsi Agadez mengatakan para korban tewas termasuk dalam rombongan yang kembali dari Mali untuk merayakan Idul Adha bersama keluarga mereka di Niger.

“Sebanyak 49 orang meninggal karena kehausan di daerah terpencil lebih dari 80 km sebelah barat Assamaka. Disebabkan kekurangan air dan tidak mampu memperbaiki kendaraan meskipun pengemudi, asistennya, dan para penumpang telah berusaha, para pelancong tersebut terjebak di tengah kondisi alam yang tidak bersahabat di mana suhu ekstrem dan ketiadaan titik perbekalan membuat kelangsungan hidup sangat sulit,” kata pemerintah dikutip dari Aljazeera, Sabtu (7/6/2026).

Namun, menurut pemerintah provinsi, dua orang berhasil selamat setelah berjalan kaki lebih dari 50 km (31 mil) menuju sumber air dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Assamaka dan berhasil memberi tahu pihak berwenang.

Delegasi yang dikirim ke lokasi kejadian oleh Gubernur Jenderal Wilayah Agadez, Ibra Boulama Issa, mengetahui bahwa truk tersebut telah melakukan perjalanan selama beberapa hari dari kota Talhandek di Mali, sekitar 300 km dari perbatasan Niger.

Belum jelas apa yang menyebabkan kerusakan truk tersebut atau berapa hari penumpang menunggu. Upaya pengemudi, asistennya, dan para penumpang untuk memperbaiki truk tersebut gagal.

“Di tempat kejadian, temuan-temuan tersebut sangat mengerikan. Puluhan mayat ditemukan di bawah truk yang tidak bergerak dan di sekitarnya,” kata pemerintah provinsi Agadez.

Zona gurun merupakan titik transit yang dikenal bagi pengungsi dan imigran yang ingin pergi dari negara-negara Afrika ke Eropa. Di sana, banyak yang meninggal karena kehausan atau kelaparan di tengah teriknya pasir.

(hsy/hsy)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Menteri Punya 6 Istri Terbukti Korupsi, Hakim Beri Vonis Mati – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menteri Punya...

Upaya Mediasi Iran-AS, Menteri Pakistan Kunjungi Teheran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Upaya Mediasi...

Heboh Gerakan Partai Kecoa di India, Punya 22 Juta Pengikut – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Heboh Gerakan...

Prabowo Mau Bangun 50 Jalan Tol Baru di Seluruh Indonesia

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Mau...

Topik Terbaru

Menteri Punya 6 Istri Terbukti Korupsi, Hakim Beri Vonis Mati – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menteri Punya...

Upaya Mediasi Iran-AS, Menteri Pakistan Kunjungi Teheran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Upaya Mediasi...

Heboh Gerakan Partai Kecoa di India, Punya 22 Juta Pengikut – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Heboh Gerakan...

Prabowo Mau Bangun 50 Jalan Tol Baru di Seluruh Indonesia

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Mau...

Iran Bisa Lolos dari Perang, tapi Ambruk Sendiri dari Dalam – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Iran Bisa...

Awas Pecah Perang Asia, China Terjunkan Pasukan ke Gerbang Taiwan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Awas Pecah...

Sah! PSK Resmi Jadi Pekerja Formal, Dapat Asuransi hingga Pesangon – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sah! PSK...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories