Thursday, September 3, 2026
19.6 C
Indonesia

BGN Minta Kepala SPPG Dipecat Usai 500 Santri Keracunan di Sidoarjo

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai BGN Minta Kepala SPPG Dipecat Usai 500 Santri Keracunan di Sidoarjo yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana meminta Kepala SPPG Talang Angin dipecat buntut keracunan massal di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggul Angin, Sidoarjo.

Lebih dari 500 orang keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami mengusulkan kepada kepala SPPG tersebut untuk dilakukan suatu pencopotan sekaligus melakukan pergantian,” kata Ketut, Rabu (2/9).



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya pemecatan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Talang Angin juga telah di-suspend dengan kategori berat.

“Yang pertama adalah melakukan tindakan investigasi dengan Dinas Kesehatan terkait dan hasilnya nanti kita akan umumkan apa yang menyebabkan terjadinya keracunan,” ujarnya.





“Kemudian kami juga melakukan suspend dengan kategori berat selama 30 hari terhadap SPPG Sidoarjo, Talang Angin,” imbuhnya.

BGN, kata Ketut, saat ini juga memfokuskan pengobatan para korban keracunan yang saat ini masih di rawat di sejumlah rumas sakit.

“Kita akan fokus dengan penyelamatan kesehatan anak-anak kita ini di beberapa rumah sakit,” tuturnya.

Berdasarkan investigasi terkait peristiwa tersebut, ia bilang ada lebih 500 orang yang terdampak.

Data terbaru, dari total sebanyak 380 orang menjalani penanganan di RSUD RT Notopuro Sidoarjo masih ada 5 pasien yang menjalani perawatan dan 22 orang masih dalam observasi.

Humas RSUD Notopuro Sidoarjo Rizqi Maulana mengatakan data itu merupakan kondisi terakhir hingga pukul 15.30 WIB. Dari total 380 pasien, sebanyak 353 orang telah diperbolehkan pulang.

“Pukul 15.30 WIB total ada 380. Yang sudah pulang 353. Yang kita rawat ada 5. Masih observasi 22,” kata Rizqi, Rabu.

Rizqi menyebut kondisi para pasien yang masih menjalani observasi berangsur membaik. Sebagian masih mengeluhkan diare dan sakit perut.

“Kondisi mereka sudah membaik. Memang masih jalan observasi tadi tadi itu diare. Masih sakit perut,” ujarnya.

Lima pasien yang masih dirawat juga tidak ditempatkan di ruang ICU. Mereka menjalani perawatan di ruang biasa.

“Di ruangan biasa,” katanya.

Baca selengkapnya di sini.

(tim/isn)


Sumber

Sedang Hangat

Pakar Sebut RUU Perampasan Aset Harus Punya ‘Roh’ Pemberantasan Korupsi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pakar Sebut...

Kapal Tongkang Tersangkut di Kapuas, ESDM: Air Surut, Bukan Produksi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapal Tongkang...

Tanah Negara Disiapkan Jadi Hunian Masyarakat, Begini Konsep Besarnya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tanah Negara...

Modus Baja China Kuasai RI Diselidiki-Ternyata Ada yang Tak Diatur WTO – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Modus Baja...

Korlantas Gelar Anev Turjawali, Optimalkan Aplikasi Tekan Kecelakaan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Korlantas Gelar...

Topik Terbaru

Pakar Sebut RUU Perampasan Aset Harus Punya ‘Roh’ Pemberantasan Korupsi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pakar Sebut...

Kapal Tongkang Tersangkut di Kapuas, ESDM: Air Surut, Bukan Produksi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapal Tongkang...

Tanah Negara Disiapkan Jadi Hunian Masyarakat, Begini Konsep Besarnya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tanah Negara...

Modus Baja China Kuasai RI Diselidiki-Ternyata Ada yang Tak Diatur WTO – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Modus Baja...

Korlantas Gelar Anev Turjawali, Optimalkan Aplikasi Tekan Kecelakaan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Korlantas Gelar...

34 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG Masih Dirawat di RS

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 34 Santri...

BPS Catat Rekor 8,98 Juta Turis Asing ke RI per Juli 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BPS Catat...

Baru Mau Bebas, Aktivis Demokrasi Ini Malah Terancam Bui Lagi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Baru Mau...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories