Friday, May 1, 2026
19.8 C
Indonesia

Begini Cara Licik Israel Dukung Kelompok Bersenjata Anti-Hamas

Jakarta,

Pimpinan geng bersenjata anti-Hamas, Yasser Abu Shahab, tewas di Jalur Gaza saat menengahi pertikaian keluarga.

Yasser Abu Shahab merupakan pemimpin kelompok bersenjata Popular Forces (Pasukan Rakyat Gaza), yang berbasis di Rafah yang dikuasai Israel di wilayah Gaza selatan.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelompok ini secara terang-terangan menentang keberadaan Hamas, sebagai otoritas yang berkuasa di Palestina. Mereka menyatakan diri sebagai “Kelompok Nasionalis”.

Israel pun menggunakan cara-cara licik untuk membekingi kelompok bersenjata anti-Hamas seperti geng Abu Shahab.

Laporan dari The Associated Press (AP) menyatakan bahwa Perdana Menteri Benyamin Netanyahu secara terus terang memang mendukung kelompok perlawanan ini.

“Israel mendukung kelompok-kelompok bersenjata Palestina di Gaza dalam apa yang disebutnya sebagai langkah untuk melawan Hamas. Namun, para pejabat PBB dan organisasi-organisasi bantuan mengatakan militer membiarkan mereka menjarah makanan dan pasokan lainnya dari truk-truk mereka,” demikian AP menuliskan Juni lalu saat kelompok ini menjarah banyak bantuan yang masuk ke Jalur Gaza.

Didukung Israel

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan dalam sebuah video media sosial bahwa Israel telah “mengaktifkan” klan-klan di Gaza untuk melawan Hamas.

Ia tidak menjelaskan bagaimana Israel mendukung mereka atau peran apa yang Israel inginkan dari mereka. Komentar Netanyahu merupakan tanggapan atas tuduhan lawan politiknya yang mempersenjatai “keluarga kriminal” di Gaza.

Namun, salah satu cara yang dibangun oleh Israel adalah dengan mendekati klan atau suku, dan keluarga besar memiliki pengaruh yang kuat di Gaza.

Dari sini, para pemimpin mereka sering membantu memediasi perselisihan. Beberapa telah lama bersenjata untuk melindungi kepentingan kelompok mereka, dan beberapa telah berubah menjadi geng yang terlibat dalam penyelundupan narkoba atau menjalankan bisnis pemerasan.

Bersambung ke halaman berikutnya…



Sumber

Hot this week

Kim Jong Un Puji Aksi Bunuh Diri Tentara Korut di Perang Rusia-Ukraina

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kim Jong...

Komisi VIII DPR Desak 3 WNI Diduga Tawarkan Haji Ilegal Ditindak Tegas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi VIII...

PAM Jaya Kejar Cakupan Air Bersih Jakarta 90 Persen Tahun Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PAM Jaya...

Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 T

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Lakukan...

Topics

Kim Jong Un Puji Aksi Bunuh Diri Tentara Korut di Perang Rusia-Ukraina

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kim Jong...

Komisi VIII DPR Desak 3 WNI Diduga Tawarkan Haji Ilegal Ditindak Tegas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi VIII...

PAM Jaya Kejar Cakupan Air Bersih Jakarta 90 Persen Tahun Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PAM Jaya...

Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 T

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Lakukan...

Kisah Korban KRL Maut Sempat Lompat Jendela, Gemetar Pulang Naik Ojol

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kisah Korban...

Media Asing Tiba-Tiba Sorot Bali, Sebut Sampah sampai Tikus – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Media Asing...

Bangun 2 Kilang Bensin Baru, Produksi BBM RI Bisa Nambah 2 Juta KL

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bangun 2...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img