Sunday, May 3, 2026
26.4 C
Indonesia

Gagal Bayar Bunga Obligasi, BEI Perpanjang Suspensi Saham WIKA

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gagal Bayar Bunga Obligasi, BEI Perpanjang Suspensi Saham WIKA yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk melanjutkan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) di seluruh pasar. Kebijakan ini diambil menyusul persoalan gagal bayar bunga obligasi yang dihadapi perseroan.

Dalam pengumuman di keterbukaan informasi, disebutkan suspensi terhadap saham WIKA dilanjutkan mulai Rabu (25/3) sejak sesi I perdagangan di seluruh pasar.

BEI menjelaskan langkah ini berkaitan dengan kegagalan perusahaan dalam memenuhi pembayaran kupon bunga obligasi, yang menjadi salah satu kewajiban kepada investor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam dokumen resmi BEI disebutkan bahwa perseroan menunda pembayaran bunga obligasi dan imbal hasil sukuk yang jatuh tempo pada 25 Maret 2026. Penundaan tersebut mencakup beberapa seri obligasi dan sukuk berkelanjutan yang diterbitkan WIKA.

“Perseroan telah menunda pembayaran bunga Obligasi dan pendapatan bagi hasil Sukuk Mudharabah yang dijadwalkan pada 25 Maret 2026,” tulis BEI dalam pengumuman resminya.

BEI menilai kondisi tersebut mengindikasikan adanya permasalahan pada kelangsungan usaha perseroan. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, bursa memutuskan untuk tetap menghentikan perdagangan saham WIKA hingga terdapat pengumuman lebih lanjut.

“Dengan mempertimbangkan hal tersebut, Bursa Efek Indonesia memutuskan untuk melanjutkan penghentian sementara (suspensi) perdagangan efek PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) di seluruh pasar hingga pengumuman bursa lebih lanjut,” tulis BEI.

Di sisi lain, manajemen WIKA sebelumnya menyatakan keputusan suspensi merupakan kewenangan BEI dan perseroan menghormati langkah tersebut. Perusahaan sempat menjalankan proses restrukturisasi secara bertahap untuk menyelesaikan kewajiban yang ada.

Corporate Secretary WIKA Mahendra Vijaya menyebutkan proses tersebut menunjukkan perkembangan, antara lain dari sisi efisiensi operasional, arus kas operasi yang mulai positif, serta perbaikan rasio keuangan dibandingkan periode sebelumnya.

WIKA juga telah melakukan pembayaran pokok obligasi dan sukuk sebesar Rp1,27 triliun sepanjang 2024, baik yang telah jatuh tempo maupun melalui mekanisme pelunasan dipercepat (call option).

Namun demikian, perseroan masih membutuhkan waktu dan dukungan dari para pemegang obligasi, sukuk, serta pemangku kepentingan lainnya. WIKA juga telah mengajukan skema pembayaran sebagian pokok utang yang jatuh tempo serta perpanjangan sisa kewajiban, meski usulan tersebut belum mencapai kuorum dalam pengambilan keputusan.

Pihak WIKA sebelumnya menyatakan akan terus berkomunikasi dengan para kreditur dan berupaya mendapatkan kontrak baru guna menjaga arus kas dan keberlangsungan usaha.

(del/inn)











Add

as a preferred
source on Google





Sumber

Hot this week

Pakai EV di Operasi Tambang, Penambang Minta Bebas Pajak Impor

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pakai EV...

2 Warga Asing Jatuh dari Balkon Bandara Malaysia hingga Meninggal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 2 Warga...

Video:Pemangkasan Produksi Ancam Nasib Investasi EV Tambang Batu Bara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Video:Pemangkasan Produksi...

Refleksi Hari Buruh: Toto Widyanto, S.H. Dorong Kepastian Hukum dan Kemandirian Ekonomi untuk Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Publikpos.com - MEDAN – Peringatan Hari Buruh Internasional (May...

Topics

Pakai EV di Operasi Tambang, Penambang Minta Bebas Pajak Impor

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pakai EV...

2 Warga Asing Jatuh dari Balkon Bandara Malaysia hingga Meninggal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 2 Warga...

Video:Pemangkasan Produksi Ancam Nasib Investasi EV Tambang Batu Bara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Video:Pemangkasan Produksi...

Kontraktor Tambang Mau Pakai EV Asal Menguntungkan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kontraktor Tambang...

Ramai-Ramai Buruh Naik Motor Hadiri Peringatan May Day 2026 di Monas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ramai-Ramai Buruh...

Gak Usah Takut, Bos BULOG Ungkap Stok Minyakita Aman

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gak Usah...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img