Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rupiah Melemah ke Rp17.795 per Dolar AS Pagi Ini yang sedang hangat diperbincangkan.
Jakarta, —
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.795 per dolar AS pada perdagangan Selasa (11/8) pagi. Mata uang Garuda melemah 40 poin atau 0,23 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan rupiah berlangsung di tengah pergerakan mata uang Asia yang variatif terhadap dolar AS. Yuan China naik 0,01 persen, dolar Singapura menguat 0,02 persen, yen Jepang naik 0,09 persen, dan won Korea Selatan terapresiasi 0,19 persen.
Sementara itu, sejumlah mata uang Asia lainnya melemah. Peso Filipina turun 0,40 persen, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,03 persen, dan dolar Hong Kong terkoreksi 0,01 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, mayoritas mata uang utama negara maju yang dipantau kompak menguat terhadap dolar AS. Euro Eropa naik 0,05 persen, poundsterling Inggris menguat 0,04 persen, dolar Australia dan dolar Kanada masing-masing naik 0,06 persen, sedangkan franc Swiss menguat 0,07 persen.
Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah berpotensi kembali melemah terhadap dolar AS hari ini.
“Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS di tengah ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang kembali mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia,” ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Selasa (11/8).
[Gambas:Youtube]
Dari dalam negeri, menurut Lukman, pelaku pasar juga masih mencermati data penjualan ritel yang akan dirilis. Data tersebut diperkirakan tumbuh 1,8 persen.
“Dari domestik, investor menantikan data penjualan ritel yang diperkirakan akan tumbuh 1,8 persen,” jelasnya.
Ia memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS pada perdagangan hari ini.
(lau/ins)




