Thursday, August 27, 2026
14.7 C
Indonesia

Drama 48 Jam KTT NATO di Rumah Erdogan, Trump Menang Telak

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Drama 48 Jam KTT NATO di Rumah Erdogan, Trump Menang Telak yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Pertemuan puncak (KTT) NATO yang berlangsung selama 48 jam di Turki menjadi panggung yang memperlihatkan besarnya pengaruh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap dinamika diplomasi global.

Di tengah ketegangan akibat perang Ukraina, konflik Iran, hingga perdebatan soal belanja militer, suasana KTT berubah drastis dari penuh konfrontasi menjadi jauh lebih bersahabat.

Awalnya, banyak pemimpin NATO datang dengan kekhawatiran menghadapi Trump yang sebelumnya kembali mengkritik negara-negara anggota karena dinilai belum memenuhi komitmen belanja pertahanan. Namun, suasana berubah setelah pertemuan tertutup antar pemimpin berlangsung. Trump bahkan mengungkapkan atmosfer diskusi jauh lebih positif dari yang diperkirakan.

“Persatuan itu luar biasa. Kasih sayang di ruangan itu sangat luar biasa,” kata Trump dalam konferensi pers penutupan KTT, seperti dikutip CNBC International, Jumat (10/7/2026).

Perubahan sikap tersebut mengejutkan banyak pihak. Beberapa pemimpin dunia yang mengikuti pertemuan secara tertutup menyebut Trump mendengarkan seluruh pandangan para pemimpin NATO dan meninggalkan forum dengan suasana hati yang baik. Hal itu berbanding terbalik dengan kritik keras yang ia lontarkan kepada sejumlah sekutu hanya beberapa jam sebelumnya.

Selama KTT, berbagai isu besar bertumpuk dalam satu forum, mulai dari perang Rusia-Ukraina, ancaman Iran, sengketa Greenland dengan Denmark, hingga penolakan Spanyol memenuhi target belanja pertahanan NATO. Trump dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth kembali menekan anggota NATO agar meningkatkan anggaran pertahanan serta menegaskan komitmen terhadap keamanan bersama.

Di tengah rangkaian agenda tersebut, Trump juga membuat pasar keuangan sempat bergejolak setelah menyatakan dirinya telah selesai membahas nota kesepahaman maupun gencatan senjata dengan Iran. Pernyataan itu sempat memicu kekhawatiran investor, mendorong harga minyak naik dan menekan pasar saham sebelum akhirnya perhatian kembali tertuju pada hasil KTT.

KTT ini juga menjadi momentum positif bagi Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Hubungannya dengan Trump dinilai membaik setelah Ukraina mampu mempertahankan posisi di medan perang. Zelenskyy bahkan disebut berpeluang memperoleh dukungan lebih besar, termasuk peluang kerja sama produksi sistem rudal Patriot yang selama ini menjadi kebutuhan utama Kyiv.

Di sisi lain, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan keluar sebagai salah satu pemenang setelah sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan KTT. Posisi Ankara dinilai semakin kuat, termasuk peluang memperoleh restu Washington terkait pengadaan jet tempur F-35. Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte juga dipandang berhasil menjaga hubungan baik antara aliansi dengan pemerintahan Trump.

Sebaliknya, Rusia diperkirakan menjadi pihak yang paling dirugikan. Demonstrasi persatuan NATO, komitmen peningkatan belanja pertahanan, serta membaiknya hubungan Trump dengan Ukraina menjadi perkembangan yang tidak menguntungkan bagi Presiden Vladimir Putin. Sementara itu, masa depan hubungan AS dengan Iran masih menyisakan tanda tanya besar.

Ketika ditanya mengenai langkah Washington selanjutnya terhadap Iran apabila benar-benar meninggalkan jalur gencatan senjata, Trump tidak memberikan jawaban rinci. Ia hanya menegaskan bahwa Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir selama dirinya memimpin AS.

(tfa/tfa)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Penerima Perhutanan Sosial Diminta Jaga Kawasan Kelola dari Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penerima Perhutanan...

Gubernur NTT Ngadu Korban Gempa Dikejar Rentenir, Prabowo: Suruh Hadap Saya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gubernur NTT...

Pertamina Eco RunFest 2026 Usung Tujuh Inisiatif Keberlanjutan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Eco...

Gawat! Pesawat Rusia Terobos Zona Korsel, Jet Tempur Dikerahkan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gawat! Pesawat...

Karhutla di Berau Kaltim Diklaim Tak Ancam Habitat Orangutan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Karhutla di...

Topik Terbaru

Penerima Perhutanan Sosial Diminta Jaga Kawasan Kelola dari Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penerima Perhutanan...

Gubernur NTT Ngadu Korban Gempa Dikejar Rentenir, Prabowo: Suruh Hadap Saya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gubernur NTT...

Pertamina Eco RunFest 2026 Usung Tujuh Inisiatif Keberlanjutan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Eco...

Gawat! Pesawat Rusia Terobos Zona Korsel, Jet Tempur Dikerahkan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gawat! Pesawat...

Karhutla di Berau Kaltim Diklaim Tak Ancam Habitat Orangutan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Karhutla di...

3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka Kasus Intimidasi dr Icha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3 Anggota...

BNI wondrX 2026 Dikunjungi 100 Ribu Orang, Transaksi Capai Rp2,73 T

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BNI wondrX...

Ini Video TV Iran yang Ancam Bunuh Putra Trump Baron-Imbalan Rp 177 M – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ini Video...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories