Thursday, June 25, 2026
19.5 C
Indonesia

Politikus Demokrat Sentil Deddy Sitorus PDIP soal Pernyataan AHY

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Politikus Demokrat Sentil Deddy Sitorus PDIP soal Pernyataan AHY yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Politikus Partai Demokrat Yan Harahap menyentil Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus yang dinilai terusik oleh pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Yan mengatakan AHY sebelumnya memberi pernyataan yang bertujuan untuk mengajak semua elemen mengutamakan kepentingan bangsa di atas partai politik.

Ia mempertanyakan mengapa Deddy terusik dengan pernyataan AHY itu.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kalau ajakan untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan partai saja dianggap hasutan, maka jangan-jangan yang terusik bukan isi pernyataannya, melainkan karena pesannya terlalu benar untuk dibantah,” kata Yan dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6).





Yan malah mengaku mencurigai kemampuan Deddy dalam mencerna pernyataan AHY.

“Jangan-jangan ini malah bentuk ketidakmampuannya dalam mencerna narasi yang disampaikan Mas AHY,” ucap Yan.

Yan mengaku mendengar secara langsung pernyataan AHY yang dimaksud Deddy.

Menurutnya, pernyataan AHY sangat jelas bahwa tugas partai politik di dalam koalisi pemerintah adalah mendukung dan menyukseskan program pemerintah.

Sementara itu, lanjut dia, tugas partai politik di luar pemerintahan adalah menyampaikan kritik secara konstruktif dan disertai solusi. Menurutnya, itu adalah prinsip demokrasi yang sehat.

Selain itu, kata dia, AHY juga menegaskan kepentingan nasional harus ditempatkan di atas kepentingan partisan.

Ia mengatakan AHY bahkan mengingatkan agar tidak memecah belah bangsa, tidak mendiskreditkan seolah-olah semuanya salah, dan tetap membuka ruang evaluasi terhadap aspirasi masyarakat.

“Sulit mencari kalimat yang lebih moderat dan lebih menyejukkan dari pada itu, ya kan?” kata Yan.

Yan mempertanyakan cara Deddy memahami pernyataan AHY yang justru mengajak semua pihak mengedepankan kepentingan bangsa, menjaga persatuan, serta membangun kritik yang konstruktif.

Ia heran Deddy menganggap pernyataan AHY itu sebagai hasutan.

“Maka yang perlu dipertanyakan adalah cara memahami pernyataan tersebut, bukan isi pernyataannya,” katanya.

AHY sebelumnya merespons soal sikap PDIP yang dinilai abu-abu. AHY mengatakan ketika menjadi oposisi, partai harus memberi kritik konstruktif dan bukan untuk memecah belah bangsa.

“Ketika jadi oposisi, tentu punya kepentingan memberikan pandangan-pandangan, bahkan kritik, tapi ya tentunya harus konstruktif, harus juga dengan solusi, tidak boleh kemudian memecah belah bangsa, tidak boleh juga mendiskreditkan seolah-olah semuanya salah,” kata AHY beberapa waktu lalu.

Deddy lalu menyinggung pernyataan AHY itu. Deddy mengatakan sejak 2025 lalu, PDIP selalu dituding sebagai dalang demo. PDIP kembali dituding dalam demo beberapa waktu belakangan.

Deddy mengatakan tudingan itu tidak terbukti karena tidak ada satu pun kader PDIP atau terkait PDIP diproses hukum karena ricuh demo.

“Sekarang sama saja. Eh dituduh-tuduh Andi Widjajanto. Bahkan seorang Menko seperti AHY ngomong, ya jangan menghasut. Nah, ini lagi-lagi membuktikan bahwa memang berada di luar pemerintahan itu selalu mudah menjadi kambing hitam,” ujar Deddy.

(yoa/fra)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Pekerja Angkutan Ingin Potongan Komisi 8 Persen Tak Hanya untuk Ojol

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pekerja Angkutan...

Jaksa Agung Singgung Wacana Penyatuan Pidum dan Pidsus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jaksa Agung...

Kementerian HAM Siapkan 200 Penggerak HAM di Desa-desa RI, Ini Fungsinya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kementerian HAM...

Eks Hotel Sultan Mau Dirobohkan, Barang-Barang Mulai Diangkut-Dipindah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Eks Hotel...

Bak Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Klaim AS Lagi-Lagi Dibantah Iran – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bak Cinta...

Topik Terbaru

Pekerja Angkutan Ingin Potongan Komisi 8 Persen Tak Hanya untuk Ojol

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pekerja Angkutan...

Jaksa Agung Singgung Wacana Penyatuan Pidum dan Pidsus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jaksa Agung...

Kementerian HAM Siapkan 200 Penggerak HAM di Desa-desa RI, Ini Fungsinya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kementerian HAM...

Eks Hotel Sultan Mau Dirobohkan, Barang-Barang Mulai Diangkut-Dipindah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Eks Hotel...

Bak Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Klaim AS Lagi-Lagi Dibantah Iran – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bak Cinta...

Pupuk Indonesia Ekspor ke Australia, Perkuat Posisi RI di Pasar Global

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pupuk Indonesia...

Peserta SPPI Kopdes-KNPM Meninggal Saat Latihan Militer Jadi 3 Orang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Peserta SPPI...

Siaga Perang 2 Raksasa Asia, China Ngamuk ke Jepang – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Siaga Perang...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories