Friday, August 28, 2026
21.9 C
Indonesia

Terus Kejar 200 Penunggak Pajak, DJP Sudah Kumpulkan Rp26 T – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Terus Kejar 200 Penunggak Pajak, DJP Sudah Kumpulkan Rp26 T yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengungkapkan, proses penagihan tunggakan 200 pengemplang pajak kini sudah mampu terkumpul Rp26 triliun.

Ia mengatakan, nilai itu merupakan akumulasi dari nilai yang sudah terkumpul sebesar Rp 8 triliun pada akhir tahun lalu, ditambah dengan setoran dari hasil penindakan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) Rp 17,9 triliun.

“Jadi per angka terakhir yang sudah kita sampaikan kan sekitar Rp 8 triliun koma sekian ya, hampir Rp 9 triliun. Lalu, ada tambahan sehingga sampai hampir 26 triliun. Nanti akan diumumkan pada saat penyerahan,” katanya saat ditemui di komplek gedung parlemen, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Bimo mengklaim tambahan penerimaan pajak sekitar Rp17,9 triliun dari Satgas PKH itu termasuk tunggakan 200 pengemplang pajak yang memiliki utang sekitar Rp60 triliun ke negara.

Sebelumnya, keberadaan tunggakan 200 pengemplang pajak itu diungkapkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada tahun lalu. Ia mengaku memiliki daftar nama 200 penunggak pajak besar yang kasus sengketa pajaknya sudah inkrah di pengadilan.

“Kita punya list 200 penunggak pajak besar yang sudah inkrah, kita mau kejar nilainya Rp 50 triliun-Rp 60 triliun. Dalam waktu dekat akan kita tagih, mereka tidak akan bisa lari,” ujar Purbaya.

Waktu itu, Purbaya mengatakan bahwa Kemenkeu juga akan bekerja sama dengan penegak hukum seperti Kejaksaan, Kepolisian, PPATK untuk mengejar wajib pajak yang non-compliance.

Selain itu, juga ada kerja sama pertukaran data dengan kementerian/lembaga untuk menarik pajak.

(arj/arj)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Pemerintah Tak Terlibat Pembekuan Rekening Aktivis Pati

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Tak...

PKB Dorong Hujan Buatan dan Perbanyak Water Bombing untuk Atasi Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PKB Dorong...

Aturan Bagasi Garuda Indonesia Berubah per 1 September, Ini Rinciannya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Aturan Bagasi...

Gangster Tiba-Tiba Mendadak Serang Ibu Kota, 47 Orang Tewas-50 Diculik – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gangster Tiba-Tiba...

Stafsus Yaqut Disebut Rangkap Jabatan Sebagai Anggota Dewas BPKH

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Stafsus Yaqut...

Topik Terbaru

Pemerintah Tak Terlibat Pembekuan Rekening Aktivis Pati

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Tak...

PKB Dorong Hujan Buatan dan Perbanyak Water Bombing untuk Atasi Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PKB Dorong...

Aturan Bagasi Garuda Indonesia Berubah per 1 September, Ini Rinciannya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Aturan Bagasi...

Gangster Tiba-Tiba Mendadak Serang Ibu Kota, 47 Orang Tewas-50 Diculik – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gangster Tiba-Tiba...

Stafsus Yaqut Disebut Rangkap Jabatan Sebagai Anggota Dewas BPKH

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Stafsus Yaqut...

Massa Masih Berkumpul di Flyover Slipi 28 Agustus Dini Hari

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Massa Masih...

Airlangga Ungkap Jualan Live Laris hingga Tembus 2,6 M Transaksi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Airlangga Ungkap...

Bima Arya Ungkap Fakta Banyak Daerah Bergantung Transfer Dana Pusat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bima Arya...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories