Thursday, August 6, 2026
19.9 C
Indonesia

Zulhas dan Sudaryono Kerahkan 1.700 Dapur MBG di 3T, Ini Tujuannya

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Zulhas dan Sudaryono Kerahkan 1.700 Dapur MBG di 3T, Ini Tujuannya yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Pemerintah mempercepat penyelesaian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Jika sebelumnya ditargetkan rampung dalam satu bulan, kini pemerintah optimistis penyelesaiannya bisa tuntas pada pekan ini.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau akrab disapa Zulhas mengatakan, percepatan dilakukan karena seluruh data pendukung untuk wilayah 3T telah hampir seluruhnya selesai diverifikasi. Wilayah prioritas tersebut meliputi Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku yang memiliki angka stunting tinggi.

“Target jangka pendek kita itu SPPG yang di daerah 3T yaitu Papua, NTT, dan Maluku, yang paling banyak stunting dan seterusnya. Rapat hari ini memutuskan yang 3T akan selesai dalam minggu ini, karena minggu lalu kita rapat satu bulan, ternyata dalam satu minggu ini insyaallah bisa kita selesaikan yang 3T,” kata Zulhas dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, proses sinkronisasi data lintas kementerian juga hampir rampung. Data dari Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Kementerian Pendidikan, hingga Badan Gizi Nasional (BGN) kini telah terhubung sehingga memudahkan penetapan sasaran penerima manfaat.

Di luar wilayah 3T, pemerintah masih membutuhkan waktu sekitar satu hingga satu setengah bulan lagi untuk merapikan penambahan sekitar 13.000 titik SPPG di Pulau Jawa, Sumatra, dan wilayah lainnya.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meluruskan informasi yang sempat beredar mengenai pembukaan 13.000 dapur MBG baru secara serentak. Menurutnya, jumlah tersebut merupakan total data dapur yang telah terpetakan dengan berbagai status pembangunan.

“Jadi sempat ramai, ada pernyataan seolah-olah kita membuka segera 13.000 dapur, bukan. Jadi sudah ada di data kita sekitar 13.000 lebih dapur yang statusnya ada semua. Ada yang baru titik, ada juga yang sudah selesai gitu,” kata Sudaryono dalam kesempatan yang sama.

“Maka dari data ini kita overlay dengan datanya Kementerian Kesehatan mana yang prioritas. Yang stunting-nya tinggi dan tinggi sekali itu kemudian kita petakan, kita overlay dengan data dapur yang sudah siap,” sambungnya.

Dari hasil pemetaan tersebut, BGN mencatat sekitar 1.700 dapur sudah siap beroperasi di wilayah dengan kategori stunting tinggi dan sangat tinggi.

“Dari data overlay tadi, ada sekitar 1.700 data atau dapur yang sudah siap, sudah jadi, tinggal operasional, yang berada di daerah dengan stunting tinggi dan tinggi sekali. Nah nanti ini kita bertahap kita bereskan. Insyaallah mungkin minggu depan ada sekitar 300-an kita aktivasi, minggu depannya lagi, sehingga 13.000 ini kemudian yang memang belum perlu yang ini kita sisir semua,” jelas dia.

Sudaryono menegaskan, prioritas aktivasi dapur MBG akan difokuskan ke daerah yang paling membutuhkan, seperti Papua, NTT, Nias, serta wilayah kepulauan di Maluku dan Maluku Utara.

“Keputusan-keputusan sudah diambil, yang jelas.. yang ada sekarang ini ada 27.000 sekian kita lagi sisir, termasuk penerima manfaat di sekolah mana kita sisir semua. Beres, kemudian minggu depan mana yang kurang itu prioritas kita. Daerah Papua, NTT, Nias, daerah-daerah yang jauh di Kepulauan Maluku Utara, Maluku itu jauh-jauh dan mereka sangat membutuhkan,” pungkasnya.

(wur)

Sumber

Sedang Hangat

MPR Ungkap Poin-poin Penting PPHN, Opsi Amendemen UUD 1945 Menguat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai MPR Ungkap...

Sudaryono Copot Pengelola Dapur MBG di Jayapura Usai Keracunan Massal – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sudaryono Copot...

Legislator Desak Usut Akar Masalah Terkait Nakes Diduga Hina Pasien BPJS

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Legislator Desak...

Investasi Sosial Gagal Jika Hanya Ikuti Siklus Anggaran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Investasi Sosial...

Kebakaran SDN 04 Srengseng Sawah Jaksel, Api Berasal dari Gudang Buku

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kebakaran SDN...

Topik Terbaru

MPR Ungkap Poin-poin Penting PPHN, Opsi Amendemen UUD 1945 Menguat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai MPR Ungkap...

Sudaryono Copot Pengelola Dapur MBG di Jayapura Usai Keracunan Massal – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sudaryono Copot...

Legislator Desak Usut Akar Masalah Terkait Nakes Diduga Hina Pasien BPJS

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Legislator Desak...

Investasi Sosial Gagal Jika Hanya Ikuti Siklus Anggaran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Investasi Sosial...

Kebakaran SDN 04 Srengseng Sawah Jaksel, Api Berasal dari Gudang Buku

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kebakaran SDN...

Tingkat Pengangguran di Aceh, Jawa Tengah-Papua Naik!

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tingkat Pengangguran...

Bos Mal Tak Peduli Peringatan Kontraktor, Berujung 502 Orang Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bos Mal...

Heboh Beras Fortifikasi Abal-abal, Bos Bulog Sampai Sidak-Ini Hasilnya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Heboh Beras...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories