Monday, July 6, 2026
17.7 C
Indonesia

Terdakwa Kasus Korupsi LPEI Jimmy Marsin Kecewa Divonis 8 Tahun Penjara


Jakarta

Komisaris Utama PT Petro Energy dan penerima manfaat PT Petro Energy, Jimmy Marsin divonis 8 tahun penjara dalam kasus korupsi pemberian fasilitas kredit oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang merugikan keuangan negara Rp 958,5 miliar. Jimmy kecewa dengan vonis tersebut.

“Kecewa sih tapi ya memang ini perjalanan persidangan ya, saya hormati namun saya rasa fakta-fakta persidangan banyak yang tidak diungkapkan. Ya mudah-mudahan ada masa depannya,” ujar Jimmy Marsin usai persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2025) malam.

Jimmy mengaku masih pikir-pikir apakah akan mengajukan banding atau menerima vonis tersebut. Dia mengaku saat ini dalam keadaan tidak tenang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya pikir-pikir dulu, perlu waktu, saya sekarang lagi kurang tenang,” kata Jimmy.

“Saya bilang fakta-fakta persidangan banyak yang tidak diungkapkan ya,” imbuhnya.

Jimmy menjalani sidang vonis kasus korupsi pemberian fasilitas kredit oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) bersama dua terdakwa lainnya. Mereka ialah Newin Nugroho selaku Presiden Direktur PT Petro Energy dan Susy Mira Dewi Sugiarta selaku Direktur PT Petro Energy.

Kasus yang menjerat tiga terdakwa ini merupakan bagian dari kasus yang disebut KPK merugikan negara total Rp 11,7 triliun. Hakim menyatakan Jimmy, Newin dan Susy melanggar Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Berikut vonis terhadap para terdakwa:

– Newin divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsider 4 bulan kurungan.

– Susy divonis 6 tahun dan denda Rp 250 juta subsider 4 bulan kurungan.

– Jimmy divonis 8 tahun penjara, denda Rp 250 juta subsider 4 bulan kurungan, serta uang pengganti USD32.691.551,88 subsider 4 tahun penjara.

(mib/azh)

Sumber

Sedang Hangat

PM India Bakal Kunjungi Candi Prambanan Terkait Kerja Sama Pemugaran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PM India...

Bank Syariah Indonesia Raih Anugerah Adinata Syariah 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bank Syariah...

Kemendagri Genjot Validasi Data untuk Target 400 Ribu BSPS

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kemendagri Genjot...

Unilever Bangun Hub Rantai Pasok Global di KEK Sei Mangkei

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Unilever Bangun...

Kacau! Kerusuhan Besar Pecah di Penjara, Puluhan Orang Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kacau! Kerusuhan...

Topik Terbaru

PM India Bakal Kunjungi Candi Prambanan Terkait Kerja Sama Pemugaran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PM India...

Bank Syariah Indonesia Raih Anugerah Adinata Syariah 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bank Syariah...

Kemendagri Genjot Validasi Data untuk Target 400 Ribu BSPS

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kemendagri Genjot...

Unilever Bangun Hub Rantai Pasok Global di KEK Sei Mangkei

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Unilever Bangun...

Kacau! Kerusuhan Besar Pecah di Penjara, Puluhan Orang Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kacau! Kerusuhan...

Lahan Negara Banyak Terbengkalai di Kemayoran-Ini Ultimatum Pemerintah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Lahan Negara...

Usai Lepas PM Singapura, Prabowo Sambut Kedatangan PM India Modi di Halim

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Usai Lepas...

Kementan Tetapkan Harga Ayam Hidup Rp19.500, Telur Rp24 Ribu per Kg

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kementan Tetapkan...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories