Monday, July 6, 2026
27.2 C
Indonesia

Turbulensi Lukai Penumpang Maskapai Terbaik Dunia, Pilot Diwarning – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Turbulensi Lukai Penumpang Maskapai Terbaik Dunia, Pilot Diwarning yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Insiden turbulensi yang melukai awak kabin dalam penerbangan Singapore Airlines (SIA) dan Scoot menjadi peringatan baru bagi industri penerbangan. Otoritas keselamatan Singapura meminta pilot lebih berhati-hati saat mendekati cuaca buruk lantaran radar cuaca tidak selalu mencerminkan kondisi sebenarnya.

Biro Investigasi Keselamatan Transportasi Singapura (TSIB) dalam laporan akhirnya menyatakan kedua insiden tersebut menunjukkan pentingnya tindakan pencegahan yang lebih dini.

“Kasus-kasus ini menggarisbawahi perlunya awak penerbangan untuk berhati-hati saat beroperasi di dekat cuaca buruk dan mengambil tindakan lebih awal guna mengurangi risiko cedera akibat turbulensi,” tulis TSIB, seperti dikutip Channel News Asia, Senin (6/7/2026).

Laporan yang dirilis sekitar satu tahun setelah kejadian itu juga menegaskan bahwa turbulensi dapat terjadi meski radar cuaca hanya menampilkan hujan ringan atau bahkan tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi cuaca di luar pesawat.

Karena itu, TSIB menilai pilot sebaiknya lebih cepat menyalakan tanda sabuk pengaman dan menginstruksikan awak kabin untuk menghentikan layanan serta segera duduk ketika pesawat mendekati area berpotensi turbulen.

Salah satu insiden terjadi pada 27 Juni 2025 ketika pesawat Airbus A350-900 milik Singapore Airlines tengah menuruni ketinggian menuju Bandara Internasional Shanghai Pudong. Dua pilot memutuskan melintasi celah di antara dua sel cuaca yang terlihat aman berdasarkan radar. Namun setelah keluar dari lapisan awan, pesawat ternyata berada sangat dekat dengan salah satu sel badai dan akhirnya dihantam turbulensi.

Akibat kejadian tersebut, enam awak kabin mengalami cedera, termasuk satu orang yang mengalami patah tulang pergelangan kaki kiri. Tidak ada penumpang yang terluka karena tanda sabuk pengaman sudah dinyalakan, tetapi awak kabin masih diperbolehkan melanjutkan tugas. Menurut TSIB, risiko cedera kemungkinan dapat dikurangi apabila awak kabin telah diminta duduk sebelum pesawat melintasi area cuaca tersebut.

Sebagai tindak lanjut, Singapore Airlines memperbarui prosedur penanganan turbulensi dengan mendorong pilot menerapkan pendekatan yang lebih konservatif. Maskapai juga memasukkan skenario turbulensi tak terduga ke dalam pelatihan pilot dan awak kabin, serta memperkenalkan alat Rapidly Developing Cumulus Area (BRCA) untuk membantu pilot memantau potensi turbulensi secara lebih akurat.

“Alat ini memberikan informasi kepada pilot untuk meningkatkan pemantauan turbulensi dan membuat penilaian yang lebih akurat untuk manajemen penerbangan,” kata TSIB.

Insiden serupa dialami pesawat Scoot pada 9 Juni 2025 dalam penerbangan menuju Guangzhou. Saat melintasi wilayah informasi penerbangan Ho Chi Minh, pilot mendeteksi indikasi cuaca yang berpotensi menyebabkan turbulensi dan berencana mengubah jalur penerbangan. Namun permintaan kepada pengatur lalu lintas udara tertunda karena frekuensi radio sedang padat.

Pilot akhirnya memutuskan melewati area yang di radar tampak hanya memiliki curah hujan ringan sambil menyalakan tanda sabuk pengaman. Namun sebelum awak kabin sempat diminta menghentikan layanan dan duduk, pesawat dihantam turbulensi selama sekitar 32 detik.

“Selama terjadinya turbulensi, beberapa anggota awak kabin terangkat sesaat dan jatuh kembali ke lantai kabin,” ungkap TSIB. Dua awak kabin terluka, masing-masing satu mengalami luka serius dan satu luka ringan, sementara seluruh penumpang selamat.

TSIB menilai awak kabin seharusnya dapat memperoleh waktu lebih banyak untuk mengamankan diri apabila tanda sabuk pengaman dan pengumuman kepada kru dilakukan lebih awal. Biro tersebut juga mengingatkan bahwa dalam kondisi mendesak, pilot dapat menyimpang dari jalur penerbangan tanpa menunggu izin lebih dahulu demi menghindari cuaca berbahaya. Seluruh awak Scoot kini juga telah menjalani pelatihan ulang mengenai manajemen turbulensi.

Menanggapi hasil investigasi tersebut, Singapore Airlines dan Scoot menyatakan menerima temuan TSIB serta telah bekerja sama penuh selama proses penyelidikan. Kedua maskapai menegaskan telah memperkuat prosedur keselamatan, mulai dari peningkatan pelatihan, penggunaan teknologi pendeteksi turbulensi yang lebih canggih, hingga penyempurnaan prosedur operasional. Seluruh awak kabin yang terdampak dalam kedua insiden tersebut juga telah kembali bertugas.

(tfa/tfa)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Tiket Pesawat Tak Bebas PPN Lagi, Jangan Khawatir Masih Ada Diskon Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tiket Pesawat...

Polda Metro Terima Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti, Kapolda: Ini Amanah Negara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polda Metro...

DJP Catat Kurang Bayar Pajak ASN Capai Rp9,16 T per Juni 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai DJP Catat...

Perpres Prabowo 111/2025 Ungkap soal Ancaman LGBT, DPR Respons

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perpres Prabowo...

YASOP dan Artha Graha Peduli Bentuk Karakter 360 Siswa Lewat Aksi Sosial

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai YASOP dan...

Topik Terbaru

Tiket Pesawat Tak Bebas PPN Lagi, Jangan Khawatir Masih Ada Diskon Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tiket Pesawat...

Polda Metro Terima Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti, Kapolda: Ini Amanah Negara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polda Metro...

DJP Catat Kurang Bayar Pajak ASN Capai Rp9,16 T per Juni 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai DJP Catat...

Perpres Prabowo 111/2025 Ungkap soal Ancaman LGBT, DPR Respons

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perpres Prabowo...

YASOP dan Artha Graha Peduli Bentuk Karakter 360 Siswa Lewat Aksi Sosial

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai YASOP dan...

Harga Minyak Turun ke US$71,88 usai OPEC+ Sepakati Kenaikan Produksi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Minyak...

Keluarga Dokter Icha Akan Penuhi Panggilan BKD DPRD TTU Hari Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Keluarga Dokter...

250 Tahun Merdeka, Trump Sebut Ancaman Ini Bisa Jadi ‘Kanker’ bagi AS – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 250 Tahun...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories