Monday, July 6, 2026
20 C
Indonesia

Pengelolaan Sampah Butuh Perubahan Dasar

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pengelolaan Sampah Butuh Perubahan Dasar yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno menyampaikan keprihatinannya atas kebakaran yang terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin.

Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa Indonesia perlu segera bertransformasi dari sistem pengelolaan sampah yang bertumpu pada penimbunan menuju pengelolaan yang lebih modern melalui mekanisme Waste-to-Energy (WTE).

Ia menilai pengelolaan sampah berbasis WTE merupakan langkah yang tepat karena tidak hanya mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA, tetapi juga mampu menghasilkan energi yang bermanfaat bagi masyarakat.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kebakaran TPA Jatiwaringin menjadi alarm bahwa kapasitas pengelolaan sampah kita sudah berada di titik yang membutuhkan perubahan mendasar. Termasuk di dalamnya adalah memproses sampah menjadi sumber daya yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk menjadi energi listrik,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (5/7/2026).

Menurutnya, Indonesia menghasilkan sekitar 56 juta ton sampah setiap tahun dan sebagian besar masih berakhir di tempat pemrosesan akhir melalui sistem penimbunan.

Kondisi tersebut meningkatkan risiko kebakaran akibat akumulasi gas metana, memperbesar pencemaran lingkungan, sekaligus membuat potensi energi dan nilai ekonomi dari sampah belum dimanfaatkan secara optimal.

Karena itu, ia mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang tengah mempercepat pembangunan fasilitas Waste-to-Energy di berbagai daerah sebagai bagian dari pembenahan sistem pengelolaan sampah nasional.

“Program Waste-to-Energy merupakan salah satu solusi strategis karena mampu menjawab dua tantangan sekaligus, yakni mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA dan menghasilkan energi listrik yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Inilah bentuk nyata ekonomi sirkular yang memberikan nilai tambah dari sesuatu yang selama ini dianggap sebagai limbah,” katanya.

Ia menambahkan, teknologi WTE telah diterapkan di berbagai negara dengan standar lingkungan yang ketat.

Menurutnya, pembangunan dan operasional fasilitas tersebut harus memenuhi ketentuan lingkungan hidup, menggunakan teknologi terbaik, diawasi secara transparan, serta memenuhi standar emisi internasional.

Selain pembangunan fasilitas WTE, ia menegaskan pengurangan sampah dari sumber tetap harus menjadi prioritas melalui pemilahan sampah rumah tangga, peningkatan kegiatan daur ulang, penguatan bank sampah, serta edukasi kepada masyarakat.

“Waste-to-Energy bukan berarti kita mengabaikan upaya pengurangan sampah. Justru WTE menjadi bagian dari sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi. Sampah yang masih memiliki nilai ekonomi harus didaur ulang terlebih dahulu, sedangkan residunya dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi,” jelasnya.

Ia berharap kebakaran TPA Jatiwaringin menjadi momentum untuk mempercepat transformasi sistem pengelolaan sampah nasional.

Menurutnya, Indonesia perlu beralih dari pendekatan landfill oriented menuju sistem pengelolaan sampah modern yang mengedepankan teknologi, ekonomi sirkular, dan energi bersih.

“Persoalan sampah tidak cukup diselesaikan dengan memperluas TPA. Kita membutuhkan keberanian melakukan lompatan kebijakan melalui percepatan pembangunan Waste-to-Energy sebagai bagian dari strategi nasional menuju Indonesia yang lebih bersih, lebih sehat, sekaligus lebih mandiri dalam penyediaan energi. Momentum ini harus kita manfaatkan agar kejadian seperti kebakaran TPA Jatiwaringin tidak terus berulang di masa mendatang,” pungkasnya.

Lihat juga Video: Taman Safari Indonesia Terima Penghargaan Sustainable Tourism dengan Pengelolaan Sampah Terpadu

(prf/ega)

Sumber

Sedang Hangat

Muka Dua ala Eropa, Teriak Genosida Gaza, tapi Guyur Rp56 T ke Israel – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Muka Dua...

PMI Manufaktur Jatuh, Ekonom Soroti Daya Beli dan Ancaman PHK

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PMI Manufaktur...

Sejumlah Rumah di Palmerah Jakbar Kebakaran, 13 Damkar Diterjunkan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sejumlah Rumah...

Bukan Bom, Eks Presiden Rusia Sebut Iran Punya Senjata Setara Nuklir – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bukan Bom,...

Baca Arsip Lama, Pria Ini Temukan 100 Batang Emas di Laut Riau – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Baca Arsip...

Topik Terbaru

Muka Dua ala Eropa, Teriak Genosida Gaza, tapi Guyur Rp56 T ke Israel – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Muka Dua...

PMI Manufaktur Jatuh, Ekonom Soroti Daya Beli dan Ancaman PHK

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PMI Manufaktur...

Sejumlah Rumah di Palmerah Jakbar Kebakaran, 13 Damkar Diterjunkan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sejumlah Rumah...

Bukan Bom, Eks Presiden Rusia Sebut Iran Punya Senjata Setara Nuklir – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bukan Bom,...

Baca Arsip Lama, Pria Ini Temukan 100 Batang Emas di Laut Riau – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Baca Arsip...

PM Singapura Lawrence Wong Tiba di Indonesia, Disambut Menlu Sugiono

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PM Singapura...

Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mandiri Donor...

P2G Kecam Korupsi Seragam Sekolah yang Seret Bupati Langkat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai P2G Kecam...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories