Friday, November 6, 2026
29.1 C
Indonesia

Alasan GoTo PHK Massal Karyawan Tokopedia

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Alasan GoTo PHK Massal Karyawan Tokopedia yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengungkapkan alasan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap karyawan unit bisnis mereka, Tokopedia.

Direktur GOTO, Simon Tak Leung Ho mengungkapkan kebijakan tersebut merupakan bagian dari rencana penyesuaian organisasi yang dilakukan manajemen Tokopedia setelah TikTok menjadi pemegang saham mayoritas.

PHK disebut-sebut dilakukan terhadap 90 persen karyawan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Perseroan sebagai pemegang saham sebesar 24,99% di PT Tokopedia, menghormati setiap langkah-langkah yang diambil atau akan diambil oleh manajemen PT Tokopedia sehubungan dengan rencana penyesuaian organisasi,” ujar Direktur GOTO, Simon Tak Leung Ho seperti dikutip dari detik, Minggu (5/7).



TikTok juga menjelaskan pihaknya tengah melakukan penyesuaian organisasi riset dan pengembangan untuk mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis perusahaan.

“Kami tengah menyelaraskan organisasi riset dan pengembangan pada ranah yang dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis kami, komunitas kreator, dan penjual di platform kami,” kata Juru Bicara TikTok.

Sementara itu, GoTo meyakini PHK tak akan berdampak besar terhadap perseroan. Menurut GoTo, dampak PHK hanya bersifat terbatas pada akun laba/rugi bersih di entitas asosiasi dan ventura bersama.

Hal itu dibenarkan Tokopedia yang menegaskan PHK tak memiliki dampak terhadap laba/rugi perusahaan. PHK juga tak berdampak pada biaya layanan e-commerce yang diterima Perseroan dari Tokopedia.

“Terkait dengan aspek non-keuangan, Perseroan juga tidak memperkirakan adanya dampak material sehubungan dengan berita yang beredar tersebut,” kata Simon.

Kabar PHK Tokopedia sebelumnya diunggah akun Instagram @ecommurz. Unggahan itu menyebut ByteDance, induk usaha TikTok, melakukan PHK di Tokopedia dan hanya akan menyisakan sekitar 10 persen karyawan di awal Juli 2026 ini.

(van/mik)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Kala Jokowi Tunjukkan Ijazah di Sidang tapi Roy Suryo Tetap Tak Percaya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kala Jokowi...

Kita Hormati Hak di Konstitusi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kita Hormati...

Investor Pasar Modal RI Tembus 33,55 Juta, Tambah 1,38 Juta Sebulan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Investor Pasar...

Ajudan Jokowi Jadi Saksi di Sidang dr Tifa 12 November

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ajudan Jokowi...

Ketum Muhammadiyah Desak Penyadapan oleh Listyo dkk Diusut Transparan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ketum Muhammadiyah...

Topik Terbaru

Kala Jokowi Tunjukkan Ijazah di Sidang tapi Roy Suryo Tetap Tak Percaya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kala Jokowi...

Kita Hormati Hak di Konstitusi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kita Hormati...

Investor Pasar Modal RI Tembus 33,55 Juta, Tambah 1,38 Juta Sebulan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Investor Pasar...

Ajudan Jokowi Jadi Saksi di Sidang dr Tifa 12 November

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ajudan Jokowi...

Ketum Muhammadiyah Desak Penyadapan oleh Listyo dkk Diusut Transparan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ketum Muhammadiyah...

Bos KAI Pastikan Batal Impor KRL Bekas Jepang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bos KAI...

Respons Jokowi Soal Putusan MA Terkait Suket Ijazah SMA Gibran Tak Sah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Respons Jokowi...

Jokowi Ungkap Sosok Dumatno yang Kerap Dikaitkan dengan Foto Ijazahnya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jokowi Ungkap...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories