Thursday, July 30, 2026
20.5 C
Indonesia

Sinergi Kementan-TNI Salurkan 10 Ton Bahan Pangan ke Bener Meriah Aceh


Jakarta,

Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) mempercepat distribusi bantuan pangan ke wilayah Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Total sebanyak 18 ton beras disalurkan melalui jalur darat dan udara guna memastikan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

Pada Minggu (21/12) pukul 08.00 WIB, telah diberangkatkan pasukan SPM dari Korem 011/Lilawangsa bersama komunitas bermotor yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Korem (Kasrem). Tim ini bertugas mendistribusikan 10 ton beras ke wilayah Kabupaten Bener Meriah (Gayo Lues) dan Kabupaten Aceh Tengah (Takengon) melalui jalur darat.

Komandan pelaksana kegiatan, Letnan Kolonel Patri Andi Ariyanto, menyampaikan bahwa pendistribusian dilakukan dengan melibatkan sekitar 100 personel, menggunakan metode khusus menyesuaikan kondisi medan di wilayah sasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Distribusi beras dilakukan menggunakan sepeda motor, dengan setiap personel membawa sekitar 25 kilogram beras. Target penyaluran sebanyak 10 ton diselesaikan dalam waktu dua hari sebagai bentuk percepatan distribusi kepada masyarakat,” ujar Patri.

Selain jalur darat, percepatan distribusi juga dilakukan melalui jalur udara. Pada hari yang sama, satu unit pesawat Hercules diberangkatkan dari Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh menuju Bandara Rembele, mengangkut tambahan 8 ton beras bantuan untuk wilayah terdampak.

Sebelumnya, Kementan melalui program Kementan Peduli telah mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Aceh sebanyak tiga tahap menggunakan kapal perang TNI Angkatan Laut (KRI). Pengiriman dilakukan secara bertahap untuk memastikan bantuan menjangkau wilayah terdampak secara merata, termasuk daerah pesisir dan wilayah dengan akses terbatas.

Inspektur Jenderal Kementan, Irham Waroihan menegaskan bahwa seluruh proses pengiriman dan pendistribusian bantuan tersebut dikawal secara ketat agar tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan. Hal itu disampaikan dalam peninjauan pelepasan distribusi bantuan beras Kementan dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) ke Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Utara dari Posko Korem 011/Lilawangsa, Lhokseumawe.

“Distribusi bantuan kami pastikan berjalan terukur dan diawasi dengan ketat. Aceh menjadi prioritas karena kondisi darurat yang dihadapi masyarakat, dan bantuan disalurkan bertahap agar pasokan tetap terjaga dan merata,” ujar Irham.

Ia menambahkan, penggunaan jalur laut, darat, dan udara merupakan strategi percepatan distribusi logistik di wilayah dengan tantangan geografis.

“Kami berkolaborasi dengan TNI dan seluruh pemangku kepentingan agar bantuan tidak hanya cepat sampai, tetapi juga benar-benar diterima masyarakat,” katanya.

Selain dari Kementan Peduli, pemerintah juga menyalurkan berbagai bentuk bantuan logistik lainnya sebagai bagian dari upaya terpadu penanganan kondisi darurat di wilayah terdampak.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pada kesempatan berbeda menegaskan bahwa pengiriman bantuan bencana di wilayah Sumatra dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Kementan terus berkoordinasi dengan BNPB, kementerian koordinator terkait, Kementerian Dalam Negeri, TNI, serta Kementerian Pertahanan guna memastikan distribusi bantuan menjangkau lokasi terdampak secara cepat dan tepat.

“Ini adalah kolaborasi untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena bencana. Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat adalah cobaan bagi kita semua. Karena itu, kita hadir bersama untuk membantu dan meringankan beban mereka,” kata Mentan Amran.

Langkah ini merupakan wujud sinergi kuat antara Kementerian Pertanian dan TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya di daerah dengan akses terbatas. Kementan memastikan komitmen untuk terus mendistribusikan pangan secara cepat, tepat sasaran, dan merata, terutama ke wilayah pedalaman.

(rea/rir)


Sumber

Sedang Hangat

Mentan Ngamuk! Penggilingan Beras Tipu Masyarakat, 36 Orang Tersangka – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mentan Ngamuk!...

Warga Ibadah Dirudal-Ibu Hamil Tewas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga Ibadah...

Bank Mandiri Permudah Pembayaran Kartu Kredit Nirsentuh Global di MRT

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bank Mandiri...

DPR Bocorkan 2 Solusi Tuntaskan Kisruh Ekspor Nikel Cs Imbas LTJ – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai DPR Bocorkan...

Begini Peran 3 Pelaku Ganjal ATM di Pamulang, Incar Nasabah Pagi Hari

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Begini Peran...

Topik Terbaru

Mentan Ngamuk! Penggilingan Beras Tipu Masyarakat, 36 Orang Tersangka – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mentan Ngamuk!...

Warga Ibadah Dirudal-Ibu Hamil Tewas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga Ibadah...

Bank Mandiri Permudah Pembayaran Kartu Kredit Nirsentuh Global di MRT

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bank Mandiri...

DPR Bocorkan 2 Solusi Tuntaskan Kisruh Ekspor Nikel Cs Imbas LTJ – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai DPR Bocorkan...

Begini Peran 3 Pelaku Ganjal ATM di Pamulang, Incar Nasabah Pagi Hari

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Begini Peran...

Wacana Ambang Batas Nikotin Belum Jadi Prioritas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wacana Ambang...

PIRA Gerindra Bagikan Ribuan Sembako ke Warga Jaktim, Ungkap Arahan Prabowo

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PIRA Gerindra...

Alasan Freeport Minta Perpanjang Izin Tambang Sebelum 2041

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Alasan Freeport...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories