Thursday, October 8, 2026
28 C
Indonesia

Prabowo Blak-blakan Sebut Penyakit Pengelolaan Kekayaan RI




Jakarta, – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekayaan alam yang melimpah tidak otomatis menjamin kesejahteraan rakyat jika negara gagal mengelolanya dengan baik.

Ia menilai persoalan utama bukan terletak pada ketersediaan sumber daya, melainkan pada kualitas tata kelola dan keberanian untuk melakukan koreksi diri. Menurutnya, negara harus jujur melihat kelemahan internal agar tidak terus terjebak dalam kesalahan yang sama.

“Negara kita kaya, tapi kadang-kadang harus koreksi diri, kadang-kadang kurang pandai mengelola kekayaan. Kita sekarang harus menegakkan hukum, menegakkan peraturan. Negara harus hadir, negara harus bersih, pemerintah harus bersih. Pemerintah tidak bisa mengizinkan institusinya korupsi,” katanya di Serang, Sabtu (20/12/2025).

Dalam pandangan Prabowo, persoalan penegakan hukum tidak bisa dipisahkan dari integritas lembaga negara. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak cukup hanya membuat kebijakan besar tanpa memastikan pelaksana di lapangan bekerja secara jujur dan profesional. Aparat negara menjadi kunci karena mereka adalah wajah negara yang langsung berhadapan dengan masyarakat.

“Saya bertekad berusaha untuk membersihkan aparat, karena aparat adalah yang akan meneruskan memberi pelayanan kepada rakyat. Kalau yang memberi pelayanan tidak baik, tidak jujur, saya kira kekayaan akan terus tidak sampai ke rakyat,” kata Prabowo.

Lebih jauh, Prabowo menyebut bahwa pemerintahan yang bersih adalah prasyarat utama bagi kebangkitan dan kesejahteraan sebuah bangsa. Ia mengingatkan bahwa anggaran negara sebesar apa pun tidak akan bermakna jika bocor di tengah jalan. Tanpa integritas, menurutnya, pembangunan hanya akan menjadi angka di atas kertas.

“Jadi ini pelajaran ke semua negara di dunia. Selama ribuan tahun, pemerintah yang bersih adalah kunci kebangkitan suatu bangsa, kesejahteraan datang manakala pemerintah bersih. Kita boleh anggarkan ratusan triliun, kalau tidak sampai ke rakyat, sangat sedih kita,” ujar Prabowo.

 

(luc/luc)

Sumber

Sedang Hangat

Eksekusi Mati Gagal, Terpidana Bangun-Bingung & Bilang Di Mana Saya? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Eksekusi Mati...

Nakhoda KM Virgo Jadi Tersangka, Ditahan di Rutan Polda Kalsel

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Nakhoda KM...

DPR Tunjuk Bahtra Banong sebagai Ketua Panja RUU Pemilu

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai DPR Tunjuk...

Panja RUU Pemilu Bakal Tampung Masukan Saat Reses DPR, Semua Isu Dibahas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Panja RUU...

Perpres Terbit, Potongan Ojol Maksimal 8 Persen Resmi Berlaku

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perpres Terbit,...

Topik Terbaru

Eksekusi Mati Gagal, Terpidana Bangun-Bingung & Bilang Di Mana Saya? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Eksekusi Mati...

Nakhoda KM Virgo Jadi Tersangka, Ditahan di Rutan Polda Kalsel

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Nakhoda KM...

DPR Tunjuk Bahtra Banong sebagai Ketua Panja RUU Pemilu

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai DPR Tunjuk...

Panja RUU Pemilu Bakal Tampung Masukan Saat Reses DPR, Semua Isu Dibahas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Panja RUU...

Perpres Terbit, Potongan Ojol Maksimal 8 Persen Resmi Berlaku

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perpres Terbit,...

Bos IMF Serukan Bank Sentral Lebih Agresif Jinakkan Inflasi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bos IMF...

Pemerintah Beri Bukti Aktivitas Ekonomi Pulih Usai Bencana Sumatera

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Beri...

Ijazah Gibran Bukan Tidak Ada, Belum Ditemukan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ijazah Gibran...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories