Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pilot Positif Ganja, Pesawat Bawa 145 Orang Tiba-Tiba Terjun 300 Kaki yang sedang hangat diperbincangkan.
Jakarta, – Pilot Air India di penerbangan Phuket-Delhi yang dilanda turbulensi hebat 4 Agustus lalu ternyata positif ganja. Hal ini terungkap dalam tes narkoba yang dilakukan, sebagaimana diungkap New Indian Express, Kamis (13/8/2026).
Penerbangan Airbus A320, AI 2379, yang membawa 145 orang itu, mengalami penurunan ketinggian sekitar 300 kaki di udara di atas Odisha, negara bagian di India bagian timur. Sebanyak 17 orang, termasuk empat awak kabin, terluka akibat insiden yang awalnya disebut “terkait gangguan teknis”.
“Pilot yang bertugas sebagai pilot-in-command dalam penerbangan Air India rute Delhi-Phuket dinyatakan positif mengonsumsi ganja dalam tes narkoba konfirmasi,” tulis laman itu merujuk ke dua sumber yang mengetahui perkembangan tersebut.
Seorang pilot juga mengonfirmasi perkembangan tersebut. Kapten yang bertugas berusia akhir 30-an itu kemungkinan akan dikenai sanksi berat, termasuk diberhentikan oleh Air India.
Sejauh ini, pilot sudah langsung dikeluarkan dari jadwal penerbangan. Ini juga berlaku untuk kopilot dalam penerbangan yang sama.
Sebelumnya pada Selasa, Menteri Penerbangan Sipil India Ram Mohan Naidu memperingatkan akan ada tindakan jika pilot terbukti menggunakan zat terlarang. Ia juga mengatakan akan memanggil CEO Air India, Campbell Wilson, terkait insiden penerbangan Phuket tersebut.
“Jika pilot terbukti menggunakan zat apa pun secara tidak semestinya, hal itu akan ditangani dengan sangat serius. Jika peraturan yang ada perlu disesuaikan, kami juga akan melakukannya,” ujarnya kepada wartawan kemarin lusa.
Sebelumnya, setelah insiden pada 4 Agustus, otoritas Bandara Internasional Indira Gandhi di Delhi diminta oleh Aircraft Accident Investigation Bureau (AAIB) untuk melakukan dua jenis pemeriksaan. Seorang sumber mengatakan setelah pesawat tiba di Delhi, kedua pilot menjalani tes breathalyser untuk mendeteksi kandungan alkohol, dan hasilnya negatif untuk keduanya.
Mereka kemudian menjalani tes darah dan urine. Karena hasil pemeriksaan pilot utama menunjukkan adanya zat psikotropika, tes konfirmasi kembali dilakukan dan sampelnya dikirim ke laboratorium tersertifikasi untuk memastikan hasil tersebut.
“Sampel rambut juga diambil,” tambah sumber tersebut.
Air India mengatakan pihaknya tidak mengetahui hasil tes awal maupun hasil tes final. Perusahaan menolak memberikan komentar.
(sef/sef)




