Thursday, August 13, 2026
24.7 C
Indonesia

Perhitungan Sementara, Kerugian Negara Kasus Toba Pulp Tembus Rp2 T

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perhitungan Sementara, Kerugian Negara Kasus Toba Pulp Tembus Rp2 T yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap kerugian negara akibat kasus dugaan korupsi PT TPL Tbk mencapai hingga Rp2 triliun berdasarkan perhitungan sementara.

“Sementara dari hasil penyidikan kami, diperoleh sementara nilai kerugian sebesar Rp 2 triliun,” kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung RI Saiful Bahri Siregar, dalam jumpa pers di Gedung Bundar Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (12/8).



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saiful mengatakan kerugian negara ini karena dua pemeriksa pajak mengabaikan manipulasi ekspor pulp yang dilakukan oleh PT TPL. Pengabaian membuat  pendapatan negara menurun, tidak sebagaimana mestinya.

Saiful berkata Rp2 triliun kerugian negara belum final. Hasil resminya akan diberikan oleh pihak auditor.





“Untuk kerugian keuangan negara dalam perkara ini masih dalam proses perhitungan oleh tim auditor. Nanti hasilnya secara resmi akan diberikan oleh tim auditor,” ucapnya.

Kejagung telah menetapkan dua pemeriksa pajak Kemenkeu, BP dan SR, sebagai tersangka kasus manipulasi ekspor pulp atau bubur kertas oleh PT TPL.

Kejagung menyebut kedua tersangka berperan membantu PT TPL memanipulasi nilai pajak dari proses ekspor pulp yang dilakukan oleh PT TPL. Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 603 jo. Pasal 20 huruf a atau c UU Nomor 1 Tahun 2023 serta subsidair Pasal 604 UU Nomor 1 Tahun 2023.

Keduanya juga langsung ditahan di Rutan Salemba cabang Kejagung selama 20 hari ke depan.

Dalam kasus ini, Saiful mengatakan Toba Pulp Lestari melakukan ekspor dengan cara under invoicing yakni dengan melaporkan sebagai produk paper grade pulp atau bleached hardwood kraft pulp atau BHKP.

“Padahal secara karakteristik, kegunaan, dan harga nilai pasar produk tersebut merupakan produk dissolving pulp. Di sini HS Code untuk ekspornya sudah berubah,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (12/8).

Saiful menjelaskan dengan perubahan HS Code yang dilaporkan itu, nilai produk Toba Pulp Lestari yang tercatat sejak periode 2008 hingga 2025 tidak sesuai dengan kondisi asli atau berkurang. Akibatnya, penjualan produk dissolving pulp dengan nama Hight Alpha Pulp kepada PT Asia Pacific Rayon atau perusahaan afiliasinya tidak tercatat dengan semestinya.

“Sehingga berdampak pada penurunan nilai pajak badan atau perusahaan dari yang seharusnya diterima oleh negara,” jelasnya.

(tfq/wis)


Sumber

Sedang Hangat

Prabowo Resmikan 895 Jembatan & Ekosistem Motor Listrik Hari Ini – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Resmikan...

Ketua MK Minta Jajaran Jaga Kepercayaan Publik: Jangan Mudah Dipengaruhi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ketua MK...

Harga Minyak Dunia Turun ke US$87,69 Imbas Proyeksi Permintaan 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Minyak...

Kecelakaan Maut, Helikopter Apache Jatuh-2 Tentara Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kecelakaan Maut,...

Komisi V DPR Soroti Kebakaran Kapal Berulang, Minta Evaluasi Total

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi V...

Topik Terbaru

Prabowo Resmikan 895 Jembatan & Ekosistem Motor Listrik Hari Ini – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Resmikan...

Ketua MK Minta Jajaran Jaga Kepercayaan Publik: Jangan Mudah Dipengaruhi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ketua MK...

Harga Minyak Dunia Turun ke US$87,69 Imbas Proyeksi Permintaan 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Minyak...

Kecelakaan Maut, Helikopter Apache Jatuh-2 Tentara Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kecelakaan Maut,...

Komisi V DPR Soroti Kebakaran Kapal Berulang, Minta Evaluasi Total

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi V...

MSCI Pertahankan Status Indonesia di Level Emerging Market

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai MSCI Pertahankan...

Prabowo Undang 8 Tamu Khusus di Sidang Tahunan MPR

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Undang...

Investor Asing Masuk ke Jalan Tol RI, Nilainya Tembus Rp 36 T – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Investor Asing...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories