Wednesday, October 28, 2026
29.7 C
Indonesia

OJK Wanti-wanti PFII Tak Senggol Dana Nasabah Domestik

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai OJK Wanti-wanti PFII Tak Senggol Dana Nasabah Domestik yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta bakal pelaku usaha di Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) untuk tidak menghimpun atau mengelola dana dari masyarakat di luar kawasan atau pasar domestik.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyatakan pembatasan ini mengacu pada praktik PFII terbaik di global agar kehadiran kawasan finansial khusus tersebut tidak menyedot likuiditas nasional.

“Sesuai best practice di berbagai dunia, pelaku usaha di sana tidak bisa menarik atau mengelola dana di Indonesia (domestik). Karena kalau itu dibolehkan, nanti saling makan,” ujar Dian dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi XI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat pada Rabu (8/7).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dian mengkhawatirkan tanpa aturan tegas, dana dari perbankan nasional justru akan bermigrasi ke PFII demi mengejar fasilitas dan insentif perpajakan. Ia menegaskan PFII akan menerapkan prinsip out-in, yakni murni menarik modal asing untuk pembiayaan pembangunan dalam negeri.



“Bukan mengambil dana dari domestik lalu dipindahkan ke sana,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa kawasan ini akan didasari oleh konsep universal banking atau bank universal untuk memfasilitasi layanan satu pintu (one-stop service). Lewat konsep ini, satu entitas bank dapat menjalankan berbagai fungsi jasa keuangan sekaligus tanpa sekat sektor konvensional.

[Gambas:Youtube]

“Bank bisa melakukan commercial bank, investment bank, termasuk asuransi, bahkan kalau nanti ada izin kripto bisa masuk di situ,” papar Dian.

Pendekatan ini diambil demi simplifikasi regulasi agar pelaku usaha tidak perlu mengurus banyak perizinan terpisah untuk setiap produk yang berbeda. Langkah ini juga dipersiapkan untuk mendongkrak sektor keuangan nasional seperti pasar modal dan asuransi yang selama ini dinilai stagnan karena masih sangat bergantung pada perbankan konvensional (bank driven economy).

Mengenai pengawasan, Dian menyebut operasional di PFII akan diatur secara khusus (enclave). OJK menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada pemerintah dan DPR terkait opsi pembentukan lembaga pengawas baru atau OJK khusus kawasan tersebut.

“Apakah ini akan jadi OJK khusus atau lembaga tersendiri, kami serahkan kepada pemerintah dan DPR. Tapi yang paling penting, koordinasinya harus tetap berjalan,” pungkas Dian.

(fln/ins)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

53 Demo di Jakarta, Lalin Masih Normal Belum Ada Pengalihan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 53 Demo...

Telkomsel Borong 8 Penghargaan Marketing Excellence Awards 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Telkomsel Borong...

Pertamina Genjot Penyaluran & Pelayanan BBM di Seluruh SPBU RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Genjot...

Kapolri Pastikan Polri Kedepankan Pendekatan Humanis Kawal Aksi Unjuk Rasa

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapolri Pastikan...

Antrean Terkendali, Pertamina Genjot Penyaluran-Pelayanan BBM di SPBU

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Antrean Terkendali,...

Topik Terbaru

53 Demo di Jakarta, Lalin Masih Normal Belum Ada Pengalihan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 53 Demo...

Telkomsel Borong 8 Penghargaan Marketing Excellence Awards 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Telkomsel Borong...

Pertamina Genjot Penyaluran & Pelayanan BBM di Seluruh SPBU RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Genjot...

Kapolri Pastikan Polri Kedepankan Pendekatan Humanis Kawal Aksi Unjuk Rasa

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapolri Pastikan...

Antrean Terkendali, Pertamina Genjot Penyaluran-Pelayanan BBM di SPBU

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Antrean Terkendali,...

Ada Demo 28 Oktober, Pramono Pastikan Sekolah Masih Berjalan Normal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ada Demo...

Harga Emas Antam Melonjak Rp20 Ribu Jadi Rp2,570 Juta per Gram

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Emas...

Atalia Kecam Aksi Dwi Bunuh Istri Siri dan Anak, Desak Pelaku Dihukum Berat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Atalia Kecam...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories