Tuesday, August 25, 2026
17.9 C
Indonesia

Ukuran Brankas di Kafe Cipete Capai 2×1 Meter

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ukuran Brankas di Kafe Cipete Capai 2×1 Meter yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Polisi mengungkap brankas yang ditemukan di lantai 2 kafe de’Clan Signature di Cipete, Jakarta Selatan memiliki ukuran sebesar 2×1 meter.

Brankas itu diketahui disembunyikan di balik lemari di lantai 2 kafe tersebut. Brankas itu berisi dokumen dan sejumlah uang, mulai dari rupiah, dolar Amerika Serikat hingga dolar Singapura.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Ternyata brankas itu dibuka dengan luas lebih kurang 2×1 meter. Artinya, ini sebesar kamar lah yang untuk penyimpanan dokumen dan uang-uang tadi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di lokasi, Rabu (8/7) malam.





Di kafe tersebut, polisi telah menyita uang sekitar Rp67,2 miliar, rinciannya SGD 3.000.000, USD 889.965 dan Rp259.159.000. Saat ini, lantai 2 kafe tersebut telah disegel oleh penyidik untuk kepentingan proses penyidikan.

“Di lantai 2 itu berupa kantor, itu yang kami lakukan status quo dalam proses penyidikan dugaan korupsi,” ucap Budi.

Sementara itu, dalam penggeledahan di Koin Money Changer polisi menyita 71 item barang bukti dan 16 mata uang asing dengan total senilai Rp7,2 miliar. Di lokasi ini, polisi juga telah melakukan penyegelan.

Kakortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto sebelumnya mengatakan penggeledahan ini terkait penanganan tiga perkara. Kata dia, penanganan perkara ini dilakukan bersama Polda Metro Jaya dengan mekanisme joint investigation.

“Penanganan perkara korupsi dan pencucian uang pada proses penanganan hukum terhadap perkara PLN BB, kemudian Asabri tahun 2020 sampai 2025, dan perkara dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI tahun 2020-2025,” ucap dia.

Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Victor Dean Macbon menyampaikan penanganan perkara ini berawal dari dua laporan polisi yang diterima.

Laporan pertama terkait dugaan tindak pidana korupsi dan atau TPPU dalam proses penanganan hukum oleh oknum pegawai negeri atau oknum penyelenggara negara dalam perkara PT Asabri (Persero) dan atau Asuransi Jiwasraya yang terjadi pada kurun waktu tahun 2020- 2025.

Lalu laporan kedua terkait dugaan tindak pidana korupsi dan atau TPPU dalam proses penyelesaian utang atau kewajiban PT CBS kepada PT KNI oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara yang terjadi pada kurun waktu 2020-2025.

“Langkah-langkah yang kami lakukan pada hari ini, kami melakukan upaya di dalam pemenuhan alat bukti di kira-kira delapan lokasi yang kami lakukan penggeledahan,” ujarnya.

(dis/fra)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

5.000 ASN Dikerahkan Tangani Karhutla di 6 Provinsi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 5.000 ASN...

Hanura Dukung Pemerintah Sanksi Tegas Korporasi Terlibat Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hanura Dukung...

Pemerintah Siapkan Rencana Bangun Ulang Desa Sade NTB yang Terbakar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Siapkan...

Bos Pengusaha Sawit Buka Suara Soal Karhutla Landa Kalimantan-Sumatera – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bos Pengusaha...

TPA di Guinea Longsor Akibat Hujan, 30 Orang Tewas Tertimbun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai TPA di...

Topik Terbaru

5.000 ASN Dikerahkan Tangani Karhutla di 6 Provinsi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 5.000 ASN...

Hanura Dukung Pemerintah Sanksi Tegas Korporasi Terlibat Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hanura Dukung...

Pemerintah Siapkan Rencana Bangun Ulang Desa Sade NTB yang Terbakar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Siapkan...

Bos Pengusaha Sawit Buka Suara Soal Karhutla Landa Kalimantan-Sumatera – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bos Pengusaha...

TPA di Guinea Longsor Akibat Hujan, 30 Orang Tewas Tertimbun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai TPA di...

Geger! Anggota DPR Ini Terkuak Jadi Bandar Judol-Tukang Cuci Uang – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Geger! Anggota...

2 Hektare Lahan Kosong di Tallasa City Makassar Kebakaran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 2 Hektare...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories