Friday, June 19, 2026
18.8 C
Indonesia

Kejagung Sita Alphard Milik Orang Kepercayaan Sony Sonjaya

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kejagung Sita Alphard Milik Orang Kepercayaan Sony Sonjaya yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita satu unit mobil Toyota Alphard milik tersangka Asep Yusuf Somantri (AYS) di kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Syarief Sulaeman Nahdi menyebut penyitaan dilakukan pihaknya usai menemukan aset hasil korupsi MBG milik orang kepercayaan eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya itu.

“Mobil itu dari salah satu tersangka yang sudah kita tahan pada saat itu, yaitu saudara AYS. Itu yang kita tahan sekitar satu minggu yang lalu. Itu baru kami dapat mobilnya pada hari ini, salah satu hartanya kita sita,” ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (18/6).



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Syarief mengatakan pihaknya masih terus menelusuri aset-aset milik para tersangka yang diduga berasal dari hasil tindak pidana rasuah di kasus MBG.

Termasuk, kata dia, aset uang tunai yang diserahkan kepada eks Kepala BGN Dadan Hindayana dari Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, Glory Harimas Sihombing hasil jual beli titik SPPG.





“Masih proses. Untuk penyitaan aset-aset masih proses,” katanya.

Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan total enam orang tersangka dalam kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026.

Keenam orang itu eks Kepala BGN Dadan Hindayana; eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung; kaki tangan Sony, Asep Yusuf Somantri (AYS); Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono; dan Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, Glory Harimas Sihombing.

Dalam perkara ini, Kejagung menjelaskan program MBG seharusnya dikelola oleh yayasan Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terafiliasi dengan sekolah penerima.

Akan tetapi, dalam pelaksanaannya banyak SPPG yang ditunjuk karena mempunyai afiliasi dengan petinggi BGN. Selain itu banyak yayasan sejatinya juga tidak memiliki syarat untuk menjadi mitra SPPG.

Selanjutnya terdapat mark up harga pengadaan barang sehingga terjadi kerugian yang tidak mendukung operasional pelaksanaan MBG. Mulai dari 21.801 unit motor listrik senilai Rp1,03 triliun, 32.000 pasang sepatu, 31.994 unit tablet serta 5.400 unit televisi 75 inch.

(tfq/isn)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

RUPS Pelni Rombak Direksi, Budi Setyawan Wijaya Jadi Dirut Baru

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai RUPS Pelni...

Bos Yayasan Indonesia Food Security Review Tersangka Baru Korupsi MBG! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bos Yayasan...

Kejagung Masih Pelajari JC yang Diajukan Eks Waka BGN Sony Sonjaya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kejagung Masih...

Selat Hormuz Dibuka, tapi Jangan Senang Dulu – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Selat Hormuz...

Kumpulkan Bos Bank BUMN di Istana, Apa Saja yang Dibahas Prabowo?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kumpulkan Bos...

Topik Terbaru

RUPS Pelni Rombak Direksi, Budi Setyawan Wijaya Jadi Dirut Baru

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai RUPS Pelni...

Bos Yayasan Indonesia Food Security Review Tersangka Baru Korupsi MBG! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bos Yayasan...

Kejagung Masih Pelajari JC yang Diajukan Eks Waka BGN Sony Sonjaya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kejagung Masih...

Selat Hormuz Dibuka, tapi Jangan Senang Dulu – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Selat Hormuz...

Kumpulkan Bos Bank BUMN di Istana, Apa Saja yang Dibahas Prabowo?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kumpulkan Bos...

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Sigi Sulawesi Tengah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gempa Magnitudo...

Warga Kuala Kampar Minta Sekat Kanal Pencegah Karhutla Dirawat Berkelanjutan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga Kuala...

Pengungsi Korban Banjir Sumatra Tak Ada Lagi yang Tinggal di Tenda

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pengungsi Korban...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories