Monday, August 3, 2026
19.2 C
Indonesia

Integrasi Data Dukcapil Perkuat Bansos Tepat Sasaran – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Integrasi Data Dukcapil Perkuat Bansos Tepat Sasaran yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi keberhasilan pilot project program perlindungan sosial (Perlinsos) di Kabupaten Banyuwangi. Keberhasilan tersebut, menurutnya, menunjukkan pentingnya peran Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) sebagai fondasi e-government atau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Berdasarkan hasil pilot project per 30 Juni 2026, dari 323.339 kepala keluarga (KK) pendaftar Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), sebanyak 45,2% diidentifikasi berpotensi layak menerima bantuan, sedangkan sisanya berpotensi tidak layak. Sementara itu, dari 290.967 KK pendaftar Program Keluarga Harapan (PKH), sebanyak 31,2% berpotensi layak dan 68,4% berpotensi tidak layak.

“Tahap pertamanya e-government ini, kita mau menyasar dulu masalah bantuan sosial, supaya bantuan sosial ini tepat sasaran diintegrasikan dari data Dukcapil yang punya face recognition dan fingerprint, dan retina mata,” ujar Tito dikutip dari keterangan tertulis, Senin (3/8/2026).

Dia menjelaskan, dalam pelaksanaan e-government, data Dukcapil diintegrasikan dengan data Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mengetahui apakah calon penerima bantuan sosial memiliki aset tanah. Data tersebut juga dipadankan dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS) melalui survei door to door.

Selain itu, data Dukcapil turut diintegrasikan dengan data kepolisian, khususnya Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat), guna memastikan kepemilikan kendaraan calon penerima bantuan.

“[Jadi] ada beberapa kementerian bergabung menjadi satu. Tapi data yang dipakai awal, itu adalah data perorangan yang ada di Dukcapil,” jelasnya.

Ia menambahkan, integrasi data antarkementerian dan lembaga tersebut akan menghasilkan data yang lebih akurat sehingga bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria.

“Ya kalau seandainya jatuh ke tangan yang enggak berhak, sayang dan menimbulkan kecemburuan sosial dari mereka yang enggak dapat, tapi mereka susah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Tito menyampaikan keberhasilan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendorong pemerintah mereplikasi penerapan e-government ke berbagai daerah. Ia mengaku telah meninjau langsung implementasi sistem tersebut untuk program Perlinsos di Kabupaten Gianyar, Bali, pada 4 Juli 2026. Berdasarkan hasil pemantauan, sistem tersebut mampu menghasilkan data yang akurat, real-time, dan transparan.

“Kalau jatuh ke tangan orang yang benar, bansos itu efektif, efisien membantu masyarakat apalagi di tengah tekanan ekonomi saat ini,” terangnya.

Karena itu, ia menargetkan penerapan e-government untuk Perlinsos di 143 kabupaten/kota pada Agustus ini. Daerah yang dipilih merupakan wilayah yang memenuhi sejumlah kriteria, antara lain memiliki infrastruktur internet yang memadai, Dinas Dukcapil yang responsif, serta dukungan dari kepala daerah.

(rah/rah)

Sumber

Sedang Hangat

Prabowo Sambut PM Thailand di Istana, Kunjungan Perdana Setelah 15 Tahun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Sambut...

Bos OJK Ungkap Pasar Modal Mulai Putih, IHSG Tumbuh 10% pada Juli

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bos OJK...

Pernyataan Mabes Polri soal Fenomena Mal Pasang Pagar Tinggi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pernyataan Mabes...

Resmi! Harga LPG 3 Kg, 5,5-12 Kg di Agen-Pangkalan per 3 Agustus 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Resmi! Harga...

KSP Dudung Buka-bukaan Soal Polemik Logam Tanah Jarang – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KSP Dudung...

Topik Terbaru

Prabowo Sambut PM Thailand di Istana, Kunjungan Perdana Setelah 15 Tahun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Sambut...

Bos OJK Ungkap Pasar Modal Mulai Putih, IHSG Tumbuh 10% pada Juli

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bos OJK...

Pernyataan Mabes Polri soal Fenomena Mal Pasang Pagar Tinggi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pernyataan Mabes...

Resmi! Harga LPG 3 Kg, 5,5-12 Kg di Agen-Pangkalan per 3 Agustus 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Resmi! Harga...

KSP Dudung Buka-bukaan Soal Polemik Logam Tanah Jarang – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KSP Dudung...

Lampung Financial Festival 2026 Siap Digelar, Jangan Lupa Daftar!

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Lampung Financial...

Tito Sebut Integrasi Data Dukcapil Perkuat Perlinsos Tepat Sasaran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tito Sebut...

Total Pemakaian BBM Subsidi RI Capai 80 Persen

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Total Pemakaian...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories