Jakarta, —
Aktris Hayden Panettiere dilaporkan meninggal dunia akibat efek toksik dari fentanyl dan zat-zat lainnya. Panettiere ditemukan tidak bernyawa pada 16 Agustus 2026.
Kantor Koroner Greenville County di South Carolina menyebut penyebab kematiannya Panettiere sebagai kecelakaan, Selasa (22/9), dikutip dari CNN.
Panettiere, yang membintangi serial TV Heroes dan Nashville, meninggal dunia di sebuah apartemen di Greenville pada 16 Agustus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas medis yang menanggapi panggilan darurat 911 menemukan wanita berusia 36 tahun itu dalam kondisi henti jantung dan tidak berhasil melakukan resusitasi.
Sang aktris pernah berbicara secara terbuka mengenai perjuangannya melawan masalah kesehatan mental dan penyalahgunaan zat. Depresi pascamelahirkan dan kecanduan sempat menghantui masa mudanya serta menghentikan sementara karier yang telah ia mulai sejak berusia kurang dari satu tahun.
Pada tahun ini, Panettiere membahas pergulatan hidupnya dalam sebuah memoar dan berbicara secara terbuka tentang kehilangan saudara laki-lakinya. Kariernya pun mulai bangkit kembali, dengan film terbarunya dirilis pada bulan Januari.
Oleh karena itu, ketika wanita berusia 36 tahun tersebut dinyatakan meninggal di gedung apartemen di South Carolina, rasa terkejut dan duka menyebar mulai dari Hollywood hingga Ukraina.
Mantan pasangan Panettiere, juara tinju dunia dan Olimpiade Wladimir Klitschko, memberikan penghormatan terakhir dan berjanji akan memastikan putri mereka, Kaya, akan selalu mengenang sosok ibunya.
Panettiere juga pernah menjadi sorotan setelah sebuah wawancara dengan People pada 2024 memicu kekhawatiran penggemar mengenai kondisi dirinya. Sejumlah penggemar menyoroti cara bicaranya yang terdengar kurang jelas dalam wawancara tersebut.
Panettiere kemudian memberikan penjelasan melalui unggahan di Instagram. Ia mengatakan dirinya sangat kelelahan karena tidak tidur selama dua hari sebelum wawancara akibat salah satu anjing peliharaannya menjalani operasi darurat.
Menurutnya, perwakilannya bahkan menghentikan wawancara lebih awal karena melihat dirinya mulai kelelahan, terutama ketika pembahasan beralih ke topik yang lebih berat. Panettiere juga menegaskan pentingnya menjaga kesehatan mental dan meminta publik lebih berhati-hati dalam memberikan komentar mengenai kondisi seseorang.
“Kesehatan mental sangat penting,” tulisnya saat itu.
Ia juga mengingatkan bahwa komentar yang disampaikan orang di balik layar komputer dapat memberikan dampak besar terhadap kehidupan orang lain.
Panettiere telah berkarier di dunia hiburan sejak masih berusia lima tahun. Ia pertama kali tampil dalam sinetron One Life to Live pada 1994 dan muncul dalam 27 episode.
Kariernya kemudian berlanjut lewat Guiding Light, di mana ia tampil dalam 45 episode. Namanya mulai dikenal luas setelah membintangi film Remember the Titans pada 2000.
Namun, peran yang membuat Panettiere semakin populer datang pada 2006 ketika ia bergabung dalam serial Heroes. Ia memerankan Claire Bennet, seorang pemandu sorak yang memiliki kemampuan regenerasi.
Panettiere tampil dalam 73 episode serial drama NBC tersebut. Peran itu sekaligus menjadi salah satu karakter yang paling dikenang dari perjalanan kariernya.
(cnn/fra)




