Thursday, July 16, 2026
20.4 C
Indonesia

Geger 28.000 Berlian Rp 179 M Diselundupkan, Seret Raksasa Perhiasan – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Geger 28.000 Berlian Rp 179 M Diselundupkan, Seret Raksasa Perhiasan yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Skandal kini terjadi perusahaan “raksasa” perhiasan terbesar Vietnam, Phu Nhuan Jewelry JSC (PNJ). Otoritas membongkar jaringan penyelundupan berlian internasional yang diduga telah memasukkan puluhan ribu batu mulia ilegal ke negara itu.

Mengutip Japan Times dan Channel News Asia (CNA), Rabu (16/7/2026), polisi Vietnam tengah menyelidiki sindikat yang diduga menyelundupkan lebih dari 28.000 berlian senilai hampir US$11 juta atau sekitar Rp179 miliar (kurs Rp16.300/US$) sejak 2024. Dalam pengembangan kasus tersebut, aparat telah menangkap Dang Ngoc Thao, mantan Direktur PNJ Laboratory, anak usaha PNJ yang bergerak di bidang sertifikasi batu mulia.

Selain itu, lebih dari 30 orang juga ditangkap karena diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan yang telah beroperasi selama beberapa tahun. Kementerian Keamanan Publik Vietnam menyatakan polisi telah menggerebek lebih dari 20 lokasi, termasuk toko perhiasan dan rumah para tersangka, yang sebagian besar berada di Ho Chi Minh City.

Media pemerintah Vietnam juga melaporkan sejumlah toko yang terkait dengan penyelidikan mendadak tutup setelah operasi penegakan hukum dilakukan. Menurut penyidik, sindikat tersebut menggunakan modus yang sangat terorganisasi.

Disebutkan bagaimana berlian didatangkan dari India, kemudian dikirim ke Vietnam melalui Hong Kong secara ilegal. Dang Ngoc Thao diduga berperan melegalkan berlian selundupan dengan cara menghapus tanda laser milik Gemological Institute of America (GIA) yang menjadi identitas asli batu mulia tersebut.

Setelah itu, berlian diberi kode identifikasi baru milik PNJ Laboratory dan diterbitkan sertifikat baru sebelum dijual kembali ke pasar. Hingga kini, polisi telah menyita 1.239 berlian beserta sejumlah perhiasan yang tidak memiliki dokumen atau bukti asal-usul yang sah.

PNJ Bantah Terlibat

Meski nama anak usahanya ikut terseret, PNJ menegaskan perusahaan tidak menjadi tersangka dalam perkara tersebut. Dalam pernyataan resminya, PNJ menyebut penyelidikan hanya berkaitan dengan dugaan pelanggaran individu mantan pegawainya.

Perusahaan juga menegaskan seluruh produk berlian yang telah disertifikasi oleh PNJ Laboratory memiliki jejak asal-usul yang dapat ditelusuri. Manajemen menjamin perhiasan mereka memenuhi standar kualitas.

“Kasus ini menyangkut tanggung jawab hukum individu,” demikian pernyataan perusahaan.

Namun demikian, kasus tersebut tetap mengguncang kepercayaan investor. Sejumlah dana kelolaan VinaCapital telah mengurangi kepemilikan sahamnya di PNJ dan tidak lagi tercatat sebagai pemegang saham utama. 

“Apabila perusahaan gagal membangun kembali kepercayaan atau penyelidikan menemukan keterlibatan langsung perusahaan, situasinya dapat menjadi jauh lebih sulit,” tulis analis ACB Securities, Chi Luong, dalam riset.

Sebagai upaya meredam kepanikan pasar, Chief Executive Officer (CEO) PNJ Phan Quoc Cong telah mendaftarkan rencana pembelian 1 juta saham perusahaan pada 11 Juli. PNJ juga berencana melakukan aksi buyback saham bulan depan.

Ketua PNJ Cao Thi Ngoc Dung memastikan kondisi keuangan perusahaan tetap kuat. Perusahaan, kata dia, memiliki cadangan dana yang cukup untuk menghadapi situasi saat ini.

(sef/sef)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Kemendagri Sebut Kolaborasi Pusat-Daerah Permudah MBR Akses Perumahan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kemendagri Sebut...

Kadin Minta Kepastian Aturan DSI Agar Tak Ganggu Ekspor Komoditas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kadin Minta...

TNI AU Kirim 4 Pesawat Tempur Ikut Latihan Pitch Black di Australia

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai TNI AU...

Pesawat Jatuh Tewaskan 260 Orang, Misteri Penyebabnya Segera Terungkap – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pesawat Jatuh...

Mensos Sebut Penyaluran Bansos Akan Lewat Kopdes Merah Putih

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mensos Sebut...

Topik Terbaru

Kemendagri Sebut Kolaborasi Pusat-Daerah Permudah MBR Akses Perumahan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kemendagri Sebut...

Kadin Minta Kepastian Aturan DSI Agar Tak Ganggu Ekspor Komoditas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kadin Minta...

TNI AU Kirim 4 Pesawat Tempur Ikut Latihan Pitch Black di Australia

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai TNI AU...

Pesawat Jatuh Tewaskan 260 Orang, Misteri Penyebabnya Segera Terungkap – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pesawat Jatuh...

Mensos Sebut Penyaluran Bansos Akan Lewat Kopdes Merah Putih

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mensos Sebut...

Gandeng Danantara, Menpar Bakal Bangun Tempat Konser Kelas Dunia

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gandeng Danantara,...

ASN BPN Nias Lompat dari Lantai 12 Apartemen Usai Diperas Teman Kencan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai ASN BPN...

Enam Bulan Jadi Peserta TASPEN, Ahli Waris Terima Manfaat Rp832,8 Juta – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Enam Bulan...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories