Wednesday, July 29, 2026
18.8 C
Indonesia

Pemkab Jember Jalin Kerja Sama Sister City dengan Kota Jinhua China

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemkab Jember Jalin Kerja Sama Sister City dengan Kota Jinhua China yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta – Bupati Kabupaten Jember Muhammad Fawait yang juga akrab disapa Gus Fawait, terima kehadiran Konsul Jenderal Republik Rakyat China Ye Su dan Wakil Ketua Komite Konferensi Konsultatif Politik Kota Jinhua Yang Jian Ming. Kehadiran Ye Su yang berkantor di Surabaya dan Yang Jian Ming di Pendapa Wahyawibawagraha, Jember, disambut jabatan tangan erat oleh Gus Fawait.

“Selamat datang di Kabupaten Jember dan semoga Bapak Ibu semua bisa betah di Jember dan bisa kembali lagi ke Kota Jember tercinta ini,” sambut Gus Fawait, dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026)

Dalam agenda yang digelar pada Selasa (2/6) itu, Gus Fawait tak henti tebar senyum dan jabat erat tangan orang-orang penting yang hadir. Pertemuan ini menjadi momen bersejarah Kabupaten Jember usai Pemerintah Kabupaten Jember (Pemkab Jember) sepakati kerja sama Sister City dengan Kota Jinhua.

Dalam kurun waktu lebih kurangnya 18 menit, Gus Fawait jabarkan potensi Jember yang jalin kerja sama dengan Jinhua.

“Orang-orang pondok pesantren sudah mengenal istilah uthlubul ilma walau bish-shiin. Tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri China,” katanya.

Bukan hanya soal tuntut ilmu sampai ke Negeri China, Gus Fawait tegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bangun kerja sama yang saling menguntungkan serta berorientasi kesejahteraan masyarakat.

Jember dinilai punya berbagai potensi yang bisa jadi fondasi kerja sama internasional. Dengan jumlah total penduduk menyentuh 2,6 juta jiwa, Jember pegang kekuatan di beberapa sektor meliputi pertanian, perkebunan, pendidikan, hingga industri kreatif.

Sebagai salah satu kota yang jadi lumbung pangan Jawa Timur, Jember tawarkan komoditas unggulan seperti jagung, kopi robusta, edamame, okra, tembakau, dan cerutu yang berhasil tembus pasar ekspor.

Ditambah lagi, kekuatan sumber daya alam ditopang kekuatan dunia pendidikan dengan kehadiran perguruan tinggi, sekolah, dan pondok pesantren.

Melihat potensi yang besar, Gus Fawait harap kerja sama dengan Jinhua tidak hanya fokus pada urusan ekonomi. Menurutnya, Sister City bukan hanya sebuah status sehingga ia ingin buka peluang pengembangan kolaborasi yang lebih luas di sektor lain seperti pendidikan, kesehatan, perdagangan, investasi, pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga pertukaran pengetahuan.

“Jadi bukan hanya Sister City, tapi Sister University, Sister School, maupun Sister Hospital yang bisa memperkuat hubungan masyarakat kedua kota sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” imbuh Gus Fawait.

Guru Besar Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember Agus Trihartono berikan apresiasi atas langkah Gus Fawait. Menurutnya, kota-kota saat ini memiliki peran yang semakin besar dalam membangun kerja sama lintas negara.

“Dan saya kira hubungan Indonesia dan Tiongkok akan menjadi salah satu hubungan paling penting di Asia pada abad ke-21,” kata Agus.

Agus sebut kerja sama ini sebagai investasi kepercayaan yang hasilnya akan terlihat di masa mendatang, bahkan saat pemerintahan Bupati Fawait berakhir.

“Hubungan yang dirawat baik sering kali baru menunjukkan nilainya lima, sepuluh, bahkan dua puluh tahun kemudian,” imbuhnya.

Di sisi lain, akademisi Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang Irfan Kharisma Putra sebut kedatangan delegasi China ke Jember bawa pesan yang besar untuk publik. Menurutnya, kehadiran mereka jadi tanda Jember mulai dipandang sebagai kawasan dengan peluang ekonomi, pertanian modern, industri kreatif, pariwisata, serta SDM yang berdaya saing global.

“Ini adalah pengakuan bahwa Jember mulai diperhitungkan. Pengakuan bahwa Jember memiliki sesuatu yang menarik untuk ditawarkan kepada dunia,” pungkas Irfan.

(akn/ega)

Sumber

Sedang Hangat

Waduh, Pangkalan Militer AS Ketiban Malapetaka-Warga Dievakuasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Waduh, Pangkalan...

3 Anggota DPRD di NTT yang Diduga Intimidasi dr Icha Dinonaktifkan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3 Anggota...

Pelni Serap Stimulus Transportasi di atas 80% saat Libur Sekolah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pelni Serap...

Ternyata AS Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ternyata AS...

2 WNI Operator Scamming Online Sempat Disekap di Myanmar Pulang ke RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 2 WNI...

Topik Terbaru

Waduh, Pangkalan Militer AS Ketiban Malapetaka-Warga Dievakuasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Waduh, Pangkalan...

3 Anggota DPRD di NTT yang Diduga Intimidasi dr Icha Dinonaktifkan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3 Anggota...

Pelni Serap Stimulus Transportasi di atas 80% saat Libur Sekolah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pelni Serap...

Ternyata AS Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ternyata AS...

2 WNI Operator Scamming Online Sempat Disekap di Myanmar Pulang ke RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 2 WNI...

Toyota Geber GIIAS 2026, Boyong Mobil Bensin Bongsor-Listrik BEV

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Toyota Geber...

Siaga Perang Asia, Armada China Mulai Kepung Taiwan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Siaga Perang...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories