Wednesday, July 29, 2026
18.8 C
Indonesia

Blora Masuk Zona Aman LSD, Jalan Pendirian Kampus Baru Makin Terbuka – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Blora Masuk Zona Aman LSD, Jalan Pendirian Kampus Baru Makin Terbuka yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Kabupaten Blora berhasil memenuhi target nasional penetapan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Hal ini tentu memberikan kepastian bagi sejumlah program strategis daerah, mulai dari pendirian Kampus Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) hingga pengembangan investasi.

Bupati Blora Arief Rohman menuturkan, capaian Blora yang masuk dalam kelompok 13 kabupaten/kota di Jawa Tengah dengan persentase LP2B di atas 87 persen menjadi kabar baik bagi sejumlah agenda pembangunan daerah.

“Dengan masuknya Blora dalam 13 kabupaten/kota yang sudah memenuhi target LSD, kita berada pada angka sekitar 88% sehingga masuk kategori aman dan tidak terkena pembatasan,” ungkap Arief dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026).

Dirinya bilang, kepastian tersebut turut mendukung penyelesaian berbagai persyaratan perizinan strategis, termasuk pendirian PSDKU UNY di Kabupaten Blora.

“Izin pendirian PSDKU UNY di Blora akhirnya tuntas. Status Blora masuk dalam 13 kabupaten/kota yang sudah di atas 87 persen. Kita LP2B-nya sekitar 88 persen. Ini menjadi syarat penting untuk perizinan LSD, Sekolah Rakyat, maupun pendirian kampus UNY,” terang dia.

Di sisi lain, Arief menegaskan, lahan yang ditetapkan sebagai LP2B tidak boleh dialihfungsikan. Sebab, lahan tersebut sudah menjadi bagian dari komitmen menjaga ketahanan pangan nasional.

Untuk itu, Arief pun telah menerima dua SK terkait penggunaan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat tercatat dengan nomor 689/SK-PP.04.03/V/2026, dan SK penggunaan lahan untuk pembangunan Kampus PSDKU UNY bernomor 688/SK-PP.04.03/V/2026.

“Kami juga sudah menerima SK Menteri ATR/BPN tentang Rekomendasi Perubahan Penggunaan Tanah pada Lahan Sawah Dilindungi sudah keluar. Diserahkan oleh Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Pak Lampri,” ujarnya.

Selain mendukung sektor pendidikan, penetapan LP2B juga dinilai memberikan kepastian bagi investasi dan menjadi dasar dalam peninjauan kembali Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Blora.

“Dengan kepastian ini, kran investasi semakin terbuka lebar. Penetapan LP2B juga menjadi dasar untuk peninjauan kembali Perda RTRW yang masa berlakunya berakhir pada 2021,” kata Bupati Arief.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebutkan, Kabupaten Blora berdasarkan data pengendalian Lahan Baku Sawah tahun 2026, telah mengusulkan penetapan sekitar 61.006 hektare lahan sebagai LP2B atau mencapai 88,23 persen dari total Lahan Baku Sawah seluas 69.145 hektare. Angka tersebut melampaui target nasional minimal 87 persen.

Sementara itu, Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan turut mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang melibatkan seluruh kepala daerah dalam percepatan penetapan luas baku sawah.

Secara regional Ossy menjelaskan, luas Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) yang telah masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jawa Tengah mencapai sekitar 825 ribu hektare. Adapun luas baku sawah yang telah terdata mencapai sekitar 970 ribu hektare atau setara 85,11 persen dari target nasional.

“Jawa Tengah termasuk daerah yang progresif. Tinggal sedikit lagi yang harus dikejar agar mencapai target nasional,” ujarnya.

Bagi Blora, capaian LP2B sebesar 88,23% dan dua SK Mentri ATR/BPN tidak hanya menunjukkan komitmen menjaga ketahanan pangan, tetapi juga membuka ruang percepatan pembangunan sektor pendidikan, investasi, dan penataan ruang wilayah secara lebih terarah. Dengan kepastian status lahan tersebut, sejumlah proyek strategis daerah kini memiliki landasan hukum yang lebih kuat untuk direalisasikan.

(rah/rah)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Waduh, Pangkalan Militer AS Ketiban Malapetaka-Warga Dievakuasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Waduh, Pangkalan...

3 Anggota DPRD di NTT yang Diduga Intimidasi dr Icha Dinonaktifkan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3 Anggota...

Pelni Serap Stimulus Transportasi di atas 80% saat Libur Sekolah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pelni Serap...

Ternyata AS Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ternyata AS...

2 WNI Operator Scamming Online Sempat Disekap di Myanmar Pulang ke RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 2 WNI...

Topik Terbaru

Waduh, Pangkalan Militer AS Ketiban Malapetaka-Warga Dievakuasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Waduh, Pangkalan...

3 Anggota DPRD di NTT yang Diduga Intimidasi dr Icha Dinonaktifkan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3 Anggota...

Pelni Serap Stimulus Transportasi di atas 80% saat Libur Sekolah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pelni Serap...

Ternyata AS Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ternyata AS...

2 WNI Operator Scamming Online Sempat Disekap di Myanmar Pulang ke RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 2 WNI...

Toyota Geber GIIAS 2026, Boyong Mobil Bensin Bongsor-Listrik BEV

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Toyota Geber...

Siaga Perang Asia, Armada China Mulai Kepung Taiwan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Siaga Perang...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories