Saturday, April 4, 2026
26.9 C
Indonesia

Daripada Uang Dikorupsi, Lebih Baik Rakyat Bisa Makan

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Daripada Uang Dikorupsi, Lebih Baik Rakyat Bisa Makan yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai prioritas pemerintah di tengah berbagai kritik dan tantangan fiskal.

Menurut Prabowo, program tersebut merupakan bentuk keberpihakan negara kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, sekaligus bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia.

“Saya akan bertahan sedapat mungkin. Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan,” ujar Prabowo dalam dialog bersama tokoh dan jurnalis di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dikutip Sabtu (21/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyoroti langsung kondisi anak-anak yang mengalami stunting sebagai alasan utama program tersebut terus dijalankan.

“Anda enggak lihat anak-anak yang stunting? Saya lihat. Saya kampanye sekian kali, saya di desa-desa, saya lihat. Umurmu berapa? 11 tahun. Badannya anak 4 tahun. Saya aku yakin saya berada di jalan yang benar. Uang kita ada,” ujarnya.

Selain berdampak pada aspek sosial, Prabowo menyebut program MBG juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja di berbagai sektor.

“MBG nanti di puncaknya kita akan punya 31 ribu dapur. Katakanlah, untuk gampang, hitungnya 30 ribu dapur. Tiap dapur mempekerjakan 50 orang. Itu sudah 1,5 juta kerja,” katanya.

Ia menambahkan, setiap dapur juga akan melibatkan sejumlah pemasok bahan pangan yang berpotensi menyerap tenaga kerja tambahan.

“Tiap dapur menciptakan vendor-vendor supplier antara 5-10 vendor tiap dapur… tiap vendor ini empiris mempekerjakan sekitar 5 petani. Jadi itu sudah berapa? Sudah 50 lagi. Another 1,5 juta orang kerja,” ujar Prabowo.

Meski demikian, Prabowo mengakui implementasi program tersebut masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Pemerintah, kata dia, telah mengambil langkah penertiban terhadap dapur yang bermasalah.

“Ada seribu, lebih seribu (dapur) yang sudah kita tutup,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pembiayaan program MBG tidak bersumber dari utang baru, melainkan dari efisiensi anggaran dan upaya menekan kebocoran keuangan negara.

“Uang kita ada. Tinggal kita organisir, kita kurangi kebocoran,” kata Prabowo.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.

“Rakyat kita sebagian besar sudah terlalu lama tidak menikmati kebaikan daripada ekonomi kita,” pungkas Prabowo.

(lau/ins)











Add

as a preferred
source on Google





Sumber

Hot this week

Breaking! PBB Konfirmasi 3 Personel TNI Jadi Korban Lagi di Lebanon

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Breaking! PBB...

Trump Ajak Khamenei Gencatan Senjata, Iran Tolak Mentah-Mentah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Ajak...

Beri Hunian Layak, Satgas PRR Kebut Pembangunan Huntap & Huntara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Beri Hunian...

Pertamina NRE Gandeng USGBC, Perkuat Pengembangan Ekosistem Bioetanol

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina NRE...

Prediksi Kemarau Panjang, 410 Ribu KK di Jatim Terancam Kekeringan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prediksi Kemarau...

Topics

Breaking! PBB Konfirmasi 3 Personel TNI Jadi Korban Lagi di Lebanon

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Breaking! PBB...

Trump Ajak Khamenei Gencatan Senjata, Iran Tolak Mentah-Mentah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Ajak...

Beri Hunian Layak, Satgas PRR Kebut Pembangunan Huntap & Huntara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Beri Hunian...

Pertamina NRE Gandeng USGBC, Perkuat Pengembangan Ekosistem Bioetanol

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina NRE...

Prediksi Kemarau Panjang, 410 Ribu KK di Jatim Terancam Kekeringan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prediksi Kemarau...

4 Fakta ASN Kementerian ‘Basah’ PU: Kebal Hukum-Rumah Pondok Indah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 4 Fakta...

DPR RI Tegaskan Vonis Bebas Amsal Tak Bisa Banding

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai DPR RI...

Hormuz Bukan Medan Mudah Bagi AS

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hormuz Bukan...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img