Friday, October 9, 2026
27.6 C
Indonesia

Banyak Perusahaan Korea Minati Investasi Proyek Waste to Energy RI


Jakarta, —

Korea Selatan menaruh minat untuk berinvestasi pada program pengelolaan sampah menjadi sumber listrik atau waste to energy yang tengah dikerjakan BPI Danantara.

Hal ini disampaikan Konsuler Bidang Ekonomi Kedutaan Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chanwoo di acara diskusi FPCI bertajuk APEC at the Crossroads: Building Bridges for Regional Growth, Jakarta, Senin (13/10) lalu.

“Jadi, tentunya kami, perusahaan-perusahaan Korea, memiliki ketertarikan dalam proyek itu,” kata Kim dalam diskusi yang merupakan bagian dari program Indonesia Next Generation Journalist Network on Korea oleh FPCI dan Korea Foundation.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya itu, Kim menyebut perusahaan asal Korea juga tertarik dengan proyek carbon credit storage atau transfer di Indonesia.

Kim menyebut belakangan perusahaan Korea Selatan tengah menaruh minat pada proyek hijau dan energi terbarukan.

Oleh karenanya, ia menyebut perusahaan Korea akan tertarik pada proyek waste to energy garapan Danantara tersebut.

“Proyek pengolahan sampah menjadi energi merupakan salah satu area energi terbarukan, sehingga perusahaan Korea pasti akan tertarik,” ucap dia.

Pada saat yang sama, Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Tirta Nugraha Mursitama juga menyebut banyak perusahaan yang telah berkomitmen untuk turut serta menggarap proyek waste to energy tersebut.

BPI Danantara tengah menggarap proyek waste to energy. CEO Danantara Rosan Roeslani pada (6/11) lalu menyampaikan program itu masuk pada proses penjaringan investor.

Ia menyebut ada sekitar 240 calon investor yang berminat berinvestasi pada program tersebut.

“Kita minggu depan itu kita akan buka untuk proses bidding-nya. Bidding-nya, maksudnya masukkan penawarannya ya. Itu mulai proses kita memberikan data dan penawaran itu kita mulai minggu depan. Karena dari tujuh itu memang kesediaan lahannya kan sudah ada,” kata Rosan di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/11).

Rosan juga menyampaikan sejauh ini ada tujuh daerah yang berpotensi menjadi tempat groundbreaking program.

Ia mengatakan tujuh daerah itu telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.

Rosan menyebut proyek ini nantinya akan disertai teknologi yang mumpuni. Di mana sampah dalam proses pengolahan tak perlu lagi dipisah-pisahkan.

Ia mengatakan pengolahan sampah tanpa perlu diklasifikasikan itu berbeda dengan proses hari ini.

(mnf/agt)


Sumber

Sedang Hangat

Keren! Ratu Thailand Sukses Terbangkan Jet Tempur Sendirian

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Keren! Ratu...

Usul Dapil Nasional di RUU Pemilu, 58 Kursi DPR Mau Diisi Caleg Kalah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Usul Dapil...

Legislator PDIP Minta Semua Pihak Terlibat Markas Judol di Rumdin TNI Diproses

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Legislator PDIP...

Thomas Sugiarto Diangkat Jadi Dirut Garuda Indonesia, Ini Profilnya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Thomas Sugiarto...

AS Bakal Siarkan Langsung Eksekusi Mati Pelaku Pembantaian Fort Hood – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai AS Bakal...

Topik Terbaru

Keren! Ratu Thailand Sukses Terbangkan Jet Tempur Sendirian

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Keren! Ratu...

Usul Dapil Nasional di RUU Pemilu, 58 Kursi DPR Mau Diisi Caleg Kalah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Usul Dapil...

Legislator PDIP Minta Semua Pihak Terlibat Markas Judol di Rumdin TNI Diproses

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Legislator PDIP...

Thomas Sugiarto Diangkat Jadi Dirut Garuda Indonesia, Ini Profilnya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Thomas Sugiarto...

AS Bakal Siarkan Langsung Eksekusi Mati Pelaku Pembantaian Fort Hood – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai AS Bakal...

Ditjen PAS Jatim Beber Alasan Cabut Bebas Bersyarat Bechi Anak Kiai

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ditjen PAS...

Wamendagri Pastikan Dana Otsus Papua Dimanfaatkan untuk Masyarakat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wamendagri Pastikan...

Likuiditas Saja Tak Cukup, Rupiah Harus ke Sektor Produktif

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Likuiditas Saja...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories