Wednesday, October 7, 2026
27.6 C
Indonesia

Trump Murka, Suruh AS Selidiki Pembunuhan Komandan Hamas oleh Israel


Jakarta, —

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan murka hingga memerintahkan Washington menyelidiki pembunuhan seorang komandan senior Hamas Raad Saad oleh Israel pada Sabtu (13/12).

Raad Saad tewas bersama tiga orang lainnya setelah mobil yang mereka tumpangi menjadi sasaran serangan udara di dekat Lapangan Al Nabulsi, barat Kota Gaza, Jalur Gaza, Palestina.

Serangan drone Israel saat gencatan senjata berlangsung ini menewaskan empat orang dan melukai sedikitnya 25 orang lainnya.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip Hurriyet Daily dan Middle East Eye, Trump mengatakan Washington “sedang menyelidiki” apakah Israel melanggar perjanjian gencatan senjata dengan Hamas atas pembunuhan tersebut.

Saad merupakan anggota senior Brigade Al Qassam, sayap militer Hamas. Menurut Reuters, ia disebut sebagai tokoh nomor dua setelah kepala militer terbaru kelompok tersebut, Izz Al Din Al Haddad.

Israel disebut telah berulang kali melanggar gencatan senjata yang ditandatangani pada 10 Oktober dan dijamin oleh Mesir, Qatar, serta Amerika Serikat.

Kantor Media Pemerintah Gaza mencatat lebih dari 350 warga Palestina tewas akibat tindakan Israel, yang menurut mereka mencakup sedikitnya 738 pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata tersebut.

Kepala negosiator Hamas mengatakan pembunuhan Saad mengancam keberlangsungan gencatan senjata di Gaza.

Ia bahkan menyerukan Trump agar menuntut Israel mematuhi perjanjian gencatan senjata, salah satunya menghentikan penyerangan dan bombardir di Gaza.

Sementara itu, Trump dilaporkan murka mengetahui penyerangan Israel yang menewaskan komandan Hamas ini.

Gedung Putih bahkan dilaporkan menyampaikan pesan keras kepada Benjamin Netanyahu, menyebut pembunuhan itu melanggar kesepakatan perdamaian

(rds)


Sumber

Sedang Hangat

Krisis Perumahan Menggila, Pemerintah Akhirnya Sahkan 2 Dekret Baru – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Krisis Perumahan...

4 WNI Kru Kapal Disandera Bajak Laut Somalia Lima Bulan Tiba di RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 4 WNI...

Mengupas Tuah Kemenko Baru Prabowo, Bawa Berkah atau Justru Bencana?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mengupas Tuah...

Chaos! Bak Medan Perang, 250.000 Pelajar Turun ke Jalan Tuntut Hal Ini – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Chaos! Bak...

PDIP Ungkap Alasan Dukung RUU Satu Data Indonesia Disahkan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PDIP Ungkap...

Topik Terbaru

Krisis Perumahan Menggila, Pemerintah Akhirnya Sahkan 2 Dekret Baru – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Krisis Perumahan...

4 WNI Kru Kapal Disandera Bajak Laut Somalia Lima Bulan Tiba di RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 4 WNI...

Mengupas Tuah Kemenko Baru Prabowo, Bawa Berkah atau Justru Bencana?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mengupas Tuah...

Chaos! Bak Medan Perang, 250.000 Pelajar Turun ke Jalan Tuntut Hal Ini – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Chaos! Bak...

PDIP Ungkap Alasan Dukung RUU Satu Data Indonesia Disahkan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PDIP Ungkap...

160 Lansia di Kota Bogor Dapat Bantuan Becak Listrik Gratis Presiden Prabowo

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 160 Lansia...

Putusan MK Soal Gugatan Ijazah Gibran – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Putusan MK...

GAPKI Usul Kebijakan Biofuel Fleksibel, Sawit Bisa Dialihkan ke Ekspor

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai GAPKI Usul...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories